Rupiah Anjlok, Ini Kurs Dolar Empat Bank Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin, 31 Agustus 2026.(Foto : ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin, 31 Agustus 2026.(Foto : ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Jakarta, Britakini.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin, 31 Agustus 2026. Tekanan pasar valuta asing kembali memengaruhi pergerakan rupiah pada awal pekan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 55 poin atau 0,31% pada pukul 09.05 WIB. Pada perdagangan di pasar spot exchange, rupiah berada di level Rp17.748 per dolar AS.

Pergerakan tersebut menunjukkan pelemahan dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya. Selain memantau pasar spot, masyarakat juga bisa melihat kurs dolar AS yang berlaku di sejumlah bank besar.

BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI menetapkan kurs beli dan jual dolar AS dengan nilai yang berbeda. Perbedaan tersebut bergantung pada jenis transaksi dan layanan yang digunakan nasabah.

Kurs Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan beberapa kurs dolar AS untuk kebutuhan transaksi nasabah. Pada pukul 09.06 WIB, BCA menetapkan kurs beli Rp17.745 dan kurs jual Rp17.765 melalui layanan e-rate.

BCA juga menetapkan kurs melalui layanan TT counter. Dalam layanan tersebut, BCA mematok harga beli Rp17.550 dan harga jual Rp17.830 per dolar AS.

Baca Juga :  Setelah Sempat Turun, Harga Emas Antam Kini Ngegas Tajam

Untuk transaksi bank notes, BCA kembali menetapkan harga yang sama. Bank memasang harga beli Rp17.550 dan harga jual Rp17.830 per dolar AS.

Kurs Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga menetapkan kurs dolar AS pada Senin pagi. Untuk layanan special rate, Bank Mandiri memasang harga beli Rp17.730 dan harga jual Rp17.760 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Mandiri menetapkan harga beli Rp17.490 dan harga jual Rp17.790 melalui layanan TT counter.

Bank Mandiri juga menggunakan kurs tersebut untuk transaksi bank notes. Nasabah perlu memperhatikan jenis layanan sebelum melakukan transaksi karena setiap layanan dapat memiliki ketentuan kurs yang berbeda.

Kurs Dolar AS di BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turut memperbarui kurs dolar AS pada perdagangan Senin. Pada pukul 09.09 WIB, BRI menetapkan harga beli Rp17.608 dan harga jual Rp17.799 per dolar AS.

Perbedaan harga beli dan jual menunjukkan selisih nilai yang diterapkan bank dalam transaksi valuta asing. Karena itu, nasabah sebaiknya membandingkan kurs sebelum membeli atau menjual dolar AS.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Tajam, Ini Strategi Investasi Valas Aman

Kurs Dolar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga menetapkan kurs dolar AS untuk transaksi nasabah. BNI menyediakan kurs melalui layanan TT counter dan bank notes.

Melalui TT counter, BNI menetapkan harga beli Rp17.500 dan harga jual Rp17.800 per dolar AS.

BNI juga menggunakan nilai tersebut untuk transaksi bank notes. Dengan begitu, nasabah dapat menjadikan kurs tersebut sebagai acuan saat melakukan transaksi dolar AS pada Senin pagi.

Rupiah Kembali Melemah

Pelemahan rupiah pada awal perdagangan membuat pergerakan dolar AS menjadi perhatian pelaku pasar. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi masyarakat dan pelaku usaha yang melakukan transaksi menggunakan valuta asing.

Setiap bank menetapkan kurs berdasarkan jenis layanan yang tersedia. Karena itu, nasabah sebaiknya mengecek kurs terbaru sebelum melakukan transaksi.

Pada pembukaan perdagangan Senin, rupiah berada di level Rp17.748 per dolar AS. Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini. (Ven*)

Berita Terkait

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi
Harga Emas Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru
Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Akibat Inflasi Amerika Serikat
Daftar Tarif Listrik PLN Oktober 2026 untuk Semua Golongan
Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed
Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam
Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:00 WIB

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Akibat Inflasi Amerika Serikat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Daftar Tarif Listrik PLN Oktober 2026 untuk Semua Golongan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed

Berita Terbaru

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB

Yadea GT80 mengandalkan baterai ganda untuk mengejar jarak tempuh lebih dari 180 km dalam sekali pengisian daya.(Foto : Ist)

Teknologi

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:00 WIB

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB