Wako Alfin Antisipasi Banjir Dengan Normalisasi Sungai

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Batang Merao sekarang tampak lebih bersih dan lancar setelah normalisasi Wako Alfin.

Sungai Batang Merao sekarang tampak lebih bersih dan lancar setelah normalisasi Wako Alfin.

Britakini.com, Sungai Penuh – Program normalisasi Sungai Batang Merao yang dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh  disambut positif oleh masyarakat.

Terlihat setelah dilakukan normalisasi, fisik sungai tampak lebih bersih dan memiliki daya tampung lebih besar untuk mencegah banjir.

“Seperti ini air lancar dan banjir juga teratasi, terima kasih kepada Wali Kota Alfin telah menormalisasi Sungai Batang Merao,” ungkap mereka.

Diketahui, normalisasi sepanjang sekitar 3.000 meter dilakukan dari Air Sempit (Hamparan Rawang) hingga Debai. Saat ini, pekerjaan masih berlangsung, termasuk membersihkan pulau-pulau di sekitar Batang Merao.

Baca Juga :  Ahli Pertanian Lingkungan: Langkah Tepat RKE Menjadi TPST

Wali Kota Alfin sebelumnya mengajukan proposal ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta. Berkat persetujuan kementerian, Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) VI Jambi melaksanakan program ini.

“Dengan normalisasi ini, kami berharap banjir segera teratasi dan sawah masyarakat yang sebelumnya terendam bisa kembali diolah,” ujar Wali Kota Alfin. Ia menambahkan, seluruh proses normalisasi berjalan lancar, sukses, dan tepat waktu.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus SMSI Kerinci-Sungai Penuh Tertata Rapi

Menurut Alfin, penanganan banjir tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang terdampak banjir tahunan. Meskipun pemerintah pusat sedang memangkas anggaran, komitmen Wali Kota untuk memperjuangkan proyek penanganan banjir tetap kuat.

Penyebab utama banjir selama ini disinyalir dari penyempitan dan pendangkalan aliran Sungai Batang Merao, yang memperlambat arus air menuju muara dan Danau Kerinci. Dengan normalisasi ini, diharapkan aliran sungai kembali lancar dan risiko banjir berkurang.

Berita Terkait

Wali Kota Sungai Penuh Resmikan Kantor Camat Pesisir
Ketua DPRD Hadiri HUT PGRI dan Hari Guru
Ketua DPRD Hadiri Peringatan Hari Ibu ke-97
Walikota Alfin Pimpin Upacara Hari Guru Nasional
Prestasi Gemilang SD 004 Pelayang Raya Terukir
Perayaan Hari Ibu ke-97 Kota Sungai Penuh
Wawako Azhar Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD Soal APBD
Ketua DPRD Apresiasi Bujang Gadis Sungai Penuh
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:44 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Resmikan Kantor Camat Pesisir

Jumat, 19 Desember 2025 - 23:24 WIB

Ketua DPRD Hadiri HUT PGRI dan Hari Guru

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:00 WIB

Ketua DPRD Hadiri Peringatan Hari Ibu ke-97

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:10 WIB

Walikota Alfin Pimpin Upacara Hari Guru Nasional

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:04 WIB

Prestasi Gemilang SD 004 Pelayang Raya Terukir

Berita Terbaru

sroli, Humas PLTA Merangin Hidro, memberikan penjelasan terkait turunnya debit air Danau Kerinci di Aula Hotel Mahkota, Sungai Penuh.

Kerinci

PLTA Merangin Jelaskan Turunnya Debit Air Danau

Kamis, 5 Feb 2026 - 12:15 WIB

ASN Luhah Rio Jayo mengikuti pertemuan persiapan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh 2026 di Mushala Nurus Sabah, Rio Jayo.

Daerah

ASN Luhah Rio Jayo Solid Dukung Kenduri Sko 2026

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:23 WIB

Ilustrasi buaya di sungai. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batang Kuantan menyusul kasus serangan buaya terhadap seorang anak.

Daerah

Buaya Serang Bocah 6 Tahun di Sungai Kuantan

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:00 WIB

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengembalikan shuttlecock saat menghadapi Christo Popov pada perempat final India Open 2026.

Sport

Jonatan Christie Tembus Semifinal India Open 2026

Jumat, 16 Jan 2026 - 23:07 WIB

Petugas BNN memperlihatkan barang bukti ribuan cartridge vape berisi liquid narkoba jenis etomidate yang diproduksi dua WNA di sebuah apartemen Jakarta Selatan.

Nasional

BNN Ungkap Produksi Vape Narkoba Senilai Rp18 Miliar

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:00 WIB