Stabilitas Sosial Kunci Pembangunan Kerinci dan Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yazzer Arafat Kabid SDA Dinas PUPR Provinsi Jambi

Yazzer Arafat Kabid SDA Dinas PUPR Provinsi Jambi

Britakini.com, Jambi – Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Yazzer Arafat, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Dilansir jambiexpres, menurutnya, kondisi sosial yang aman akan membuat program pembangunan dari pemerintah pusat terus berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Tokoh pemuda sekaligus Pembina Ikatan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh (IMKS) itu menilai, situasi sosial yang kondusif menjadi syarat utama bagi investasi infrastruktur. Ia menekankan, sektor sumber daya air dan irigasi pertanian sangat bergantung pada iklim sosial yang tenang.

Baca Juga :  Dapatkan Kode Redeem Mobile Legends Januari 2026

“Saya mengajak seluruh warga, terutama di Kerinci dan Sungai Penuh, serta semua elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial. Dengan suasana yang damai, infrastruktur akan terus masuk dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujar Yazzer Arafat.

Yazzer menjelaskan bahwa dana pemerintah pusat berperan besar dalam pembangunan infrastruktur di Kerinci dan Sungai Penuh. Sebagian besar proyek daerah, kata dia, masih mengandalkan alokasi dari program Instruksi Presiden (Inpres) dan sumber pembiayaan pusat lainnya.

“Dana pusat sangat penting untuk mempercepat pembangunan. Tanpa dukungan itu, proyek strategis bisa terhenti atau tidak terpelihara,” tegasnya dikutip dari .

Baca Juga :  Ditjenpas Jambi dan Wako Sungai Penuh Teken MoU

Ia menambahkan, proyek irigasi dan pengelolaan air menjadi sektor yang paling bergantung pada anggaran pusat. Tanpa dukungan dana tersebut, infrastruktur yang sudah dibangun tidak akan optimal dan manfaatnya berkurang bagi petani.

Yazzer mengingatkan agar semua pihak menjaga suasana tetap kondusif. Ia menyoroti pengalaman masa lalu ketika aksi protes terhadap pelaksana proyek sempat menunda pencairan dana pembangunan.

Saat ini, pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Karena itu, daerah sangat membutuhkan dana Inpres 2 tahun 2025 dan program Optimalisasi Lahan (Oplah) dari Kementerian.

Berita Terkait

Tari Rewang Batang Hari Meriahkan Festival Tari Jambi 2026
Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi
Kapolda Jambi Pimpin Serah Terima Pataka Siginjai Sakti
Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar, Ini Rincian Penggunaannya
Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar Belum Terserap
Kebakaran Tahura STS Jambi Hanguskan 30 Hektare Lahan
Penerbangan Sultan Thaha Jambi Terganggu Kabut Asap
Cuaca Jambi Rabu, Kerinci Berpotensi Hujan Ringan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Tari Rewang Batang Hari Meriahkan Festival Tari Jambi 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kapolda Jambi Pimpin Serah Terima Pataka Siginjai Sakti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar, Ini Rincian Penggunaannya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar Belum Terserap

Berita Terbaru

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Stabil, Simak Daftar Harga Terbaru

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB