Serangan AS Israel Targetkan Fasilitas Nuklir Arak Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan AS dan Israel menargetkan fasilitas nuklir Arak di Iran, meningkatkan ketegangan kawasan.

Serangan AS dan Israel menargetkan fasilitas nuklir Arak di Iran, meningkatkan ketegangan kawasan.

Jakarta, Britakini.comAmerika Serikat dan Israel kembali menyerang Iran. Kali ini, mereka menargetkan fasilitas nuklir Arak dalam operasi terbaru.

Pertama, pejabat Iran menyebut “musuh Amerika-Zionis” menyerang pabrik di Ardakan, Provinsi Yazd. Ia menyampaikan informasi itu sesaat setelah serangan terjadi.

Selanjutnya, organisasi energi atom Iran menjelaskan bahwa serangan tersebut mengenai fasilitas pengolahan uranium. Mereka juga menegaskan bahwa serangan berlangsung hari ini waktu setempat.

Tidak Ada Korban Jiwa

Selain itu, pejabat Provinsi Markazi menegaskan bahwa pasukan AS dan Israel melakukan serangan tersebut. Namun, ia memastikan tidak ada korban jiwa karena pihaknya telah menjalankan langkah pengamanan lebih awal.

Peringatan Evakuasi dari Israel

Sebelum serangan dimulai, militer Israel terlebih dahulu memperingatkan warga sipil di barat laut Arak dan Zona Industri Khir Abad untuk segera evakuasi. Dengan demikian, warga memiliki waktu untuk menjauh dari lokasi target.

Baca Juga :  Trump Ancam Iran, Demonstrasi Besar Guncang Teheran

Kemudian, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan rencana serangan melalui platform X dalam bahasa Farsi. Mereka menyatakan akan menargetkan infrastruktur militer Iran di wilayah tersebut.

Tak lama setelah itu, IDF memastikan bahwa Angkatan Udara Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran. Mereka mengklaim serangan dilakukan berdasarkan data intelijen yang akurat.

Status Reaktor dan Kekhawatiran Global

Sementara itu, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyebut reaktor air berat Arak masih dalam tahap pembangunan hingga tahun lalu. Artinya, fasilitas tersebut belum beroperasi sepenuhnya.

Di sisi lain, fasilitas ini telah lama memicu kekhawatiran negara-negara Barat. Pasalnya, air berat dapat menghasilkan plutonium yang berpotensi digunakan untuk membuat senjata nuklir.

Baca Juga :  Demonstrasi Iran Meluas Korban Tewas Trump Bereaksi

Pada 2015, Iran menyetujui kesepakatan nuklir dengan sejumlah negara besar. Dalam kesepakatan itu, Iran berjanji memodifikasi fasilitas Arak untuk membatasi potensi produksi plutonium.

Eskalasi Konflik Berlanjut

Namun demikian, kesepakatan tersebut kini sudah tidak berlaku. Akibatnya, ketegangan di kawasan kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, pada Juni 2025, Israel juga menyerang reaktor Arak saat konflik berlangsung selama 12 hari. Saat itu, IAEA menyatakan reaktor belum aktif dan tidak mengandung material nuklir.

Akhirnya, serangan terbaru ini menunjukkan eskalasi konflik yang terus berlanjut. Oleh karena itu, situasi kawasan kini semakin tegang dan berisiko memicu konflik yang lebih luas.

(Ven*)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Terbaru Hari Ini, Antam UBS Stabil

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Manfaat JKK TASPEN Rp832 Juta Meski Kepesertaan Singkat

Kamis, 16 Jul 2026 - 01:00 WIB

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kanan) bersama jajaran saat konferensi pers memaparkan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara di Jakarta, 2026.(Foto : Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Wisata

Kunjungan Wisman Meningkat, Pariwisata Indonesia Stabil

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Nissan Tekton tampil dengan desain SUV tangguh dan modern, resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp 199 jutaan.(Foto: Dok. Nissan)

Teknologi

Harga Nissan Tekton SUV Baru Irit Fitur Lengkap

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB