Rocky Candra Soroti Krisis Sampah di Kerinci dan Sungai Penuh, Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Jakarta.

Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Jakarta.

Britakini.com. Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, mengangkat persoalan sampah yang semakin memprihatinkan di Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

Menurut Politisi muda dari Partai Gerindra itu melihat tumpukan sampah yang tak terkelola dengan baik telah merusak keindahan alam yang sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata yang sangat indah.

“Kerinci dan Sungai Penuh dulunya sangat terkenal akan keindahan alamnya. Masyarakat bahkan menyebutnya sebagai sekepal tanah dari surga. Tapi sekarang, kita menghadapi persoalan sampah yang belum juga terselesaikan,” ujar Rocky dalam Rapat
Dengar Pendapat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Rabu, 14 Mei 2025, di ruang rapat Komisi XII DPR RI, Jakarta.

Baca Juga :  Wako Alfin Perjuangkan Dana Pusat untuk Infrastruktur Sungai Penuh

Dalam forum tersebut, Rocky mendesak agar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan jajaran kementerian segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi darurat sampah di Kerinci dan Sungai Penuh.

“Kita meminta solusi konkret berupa dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
karna kita melihat adanya keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi penghambat utama bagi pemerintah daerah dalam menangani permasalahan lingkungan tersebut”, ujarnya.

Baca Juga :  Mediasi Ijazah Gagal Kembali, Jokowi Tegas Tolak Jalan Damai

Rocky mengatakan APBD daerah sangat kecil, tidak mampu membiayai pengelolaan sampah secara maksimal. Karena itu, saya meminta adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat, baik melalui anggaran negara maupun program CSR.

Sebagai bentuk keseriusan, Rocky turut menyerahkan proposal pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Proposal itu diserahkan langsung kepada Menteri Hanif dalam rapat tersebut.
(Eni Syamsir)

Berita Terkait

BNN Ungkap Produksi Vape Narkoba Senilai Rp18 Miliar
Banjir Jakarta Utara Naikkan Jumlah Servis Bengkel Motor
TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport di Papua
Oditur Tuntut Hukuman Mati Prajurit TNI Pembunuh
DJP Tegas Cabut Izin Konsultan Pajak Tersangka Suap
BBNKB Mobil Bekas Resmi Dihapus Pemerintah
Basarnas Terus Cari Warga Spanyol Hilang Komodo
Pemerintah Tegaskan 2 Januari 2026 Bukan Libur Nasional
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:00 WIB

BNN Ungkap Produksi Vape Narkoba Senilai Rp18 Miliar

Senin, 12 Januari 2026 - 23:00 WIB

Banjir Jakarta Utara Naikkan Jumlah Servis Bengkel Motor

Senin, 12 Januari 2026 - 21:00 WIB

TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport di Papua

Senin, 12 Januari 2026 - 19:00 WIB

Oditur Tuntut Hukuman Mati Prajurit TNI Pembunuh

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:51 WIB

DJP Tegas Cabut Izin Konsultan Pajak Tersangka Suap

Berita Terbaru

sroli, Humas PLTA Merangin Hidro, memberikan penjelasan terkait turunnya debit air Danau Kerinci di Aula Hotel Mahkota, Sungai Penuh.

Kerinci

PLTA Merangin Jelaskan Turunnya Debit Air Danau

Kamis, 5 Feb 2026 - 12:15 WIB

ASN Luhah Rio Jayo mengikuti pertemuan persiapan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh 2026 di Mushala Nurus Sabah, Rio Jayo.

Daerah

ASN Luhah Rio Jayo Solid Dukung Kenduri Sko 2026

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:23 WIB

Ilustrasi buaya di sungai. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batang Kuantan menyusul kasus serangan buaya terhadap seorang anak.

Daerah

Buaya Serang Bocah 6 Tahun di Sungai Kuantan

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:00 WIB

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengembalikan shuttlecock saat menghadapi Christo Popov pada perempat final India Open 2026.

Sport

Jonatan Christie Tembus Semifinal India Open 2026

Jumat, 16 Jan 2026 - 23:07 WIB

Petugas BNN memperlihatkan barang bukti ribuan cartridge vape berisi liquid narkoba jenis etomidate yang diproduksi dua WNA di sebuah apartemen Jakarta Selatan.

Nasional

BNN Ungkap Produksi Vape Narkoba Senilai Rp18 Miliar

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:00 WIB