Iran Siap Gencatan Senjata Jika Serangan Dihentikan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memberikan pernyataan kepada media dalam sebuah forum diplomatik

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memberikan pernyataan kepada media dalam sebuah forum diplomatik

Britakini.comMenteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan Iran siap menyetujui gencatan senjata jika pihak lawan menghentikan seluruh serangan. Ia juga menegaskan bahwa Iran akan membuka jalur pelayaran aman di Selat Hormuz selama dua minggu. Pemerintah Iran akan menjalankan langkah ini melalui koordinasi militer dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis di lapangan.

Trump Tawarkan Gencatan Senjata Dua Arah

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana gencatan senjata dua arah selama dua minggu. Ia menyatakan siap menghentikan serangan terhadap Iran jika Teheran segera membuka Selat Hormuz secara menyeluruh, aman, dan tanpa hambatan.

Trump menilai keputusan ini tepat karena Amerika Serikat telah mencapai target militernya. Ia juga menegaskan bahwa kedua negara semakin dekat dengan kesepakatan damai jangka panjang di Timur Tengah. Menurutnya, sepuluh poin syarat dari Iran dapat menjadi dasar kuat untuk mempercepat negosiasi.

Israel Tetap Lanjutkan Operasi di Lebanon

Pemerintah Israel mendukung keputusan tersebut, tetapi tetap mengecualikan konflik di Lebanon dari kesepakatan. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memastikan militer terus melanjutkan operasi terhadap Hizbullah.

Baca Juga :  Harga Emas Terancam Turun Meski Sempat Menguat Tajam

Militer Israel menghentikan serangan ke Iran sesuai arahan politik, namun tetap menggelar operasi darat dan udara di Lebanon. Mereka juga menyiapkan respons cepat untuk menghadapi setiap pelanggaran terhadap kesepakatan.

Iran Ajukan 10 Syarat Utama

Pemerintah Iran mengajukan sepuluh syarat utama dalam proposal gencatan senjata. Iran menuntut penghentian total konflik di kawasan, pencabutan seluruh sanksi, serta pembebasan aset yang dibekukan oleh Amerika Serikat.

Selain itu, Iran meminta jaminan keamanan navigasi di Selat Hormuz dan menuntut pembayaran kompensasi atas kerusakan akibat perang. Iran juga menegaskan komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir jika semua pihak menyetujui seluruh syarat tersebut.

Pakistan Jadi Mediator Kunci

Pakistan berperan aktif sebagai mediator antara Iran dan Amerika Serikat. Perdana Menteri Shehbaz Sharif memimpin upaya diplomasi dengan menjembatani komunikasi kedua pihak.

Baca Juga :  Fajar Soroti Keberuntungan Aaron/Wooi Yik di Semifinal

Kepala Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, turut memperkuat langkah tersebut. Pakistan secara konsisten mengirimkan pesan diplomatik dalam beberapa pekan terakhir untuk mendorong tercapainya kesepakatan.

Harga Minyak Turun, Pasar Merespons Cepat

Pasar global langsung merespons pengumuman gencatan senjata. Harga minyak mentah turun tajam karena pelaku pasar melihat peluang meredanya konflik di kawasan Teluk.

Para analis menilai penurunan ini terjadi karena ekspektasi bahwa jalur pelayaran di Selat Hormuz akan kembali normal. Meski demikian, mereka memperkirakan harga minyak belum akan kembali ke level sebelum konflik dalam waktu dekat.

Dua Pekan Jadi Penentu Perdamaian

Kedua pihak masih menghadapi krisis kepercayaan, terutama dalam isu pengayaan uranium dan kendali Selat Hormuz. Para diplomat akan melanjutkan perundingan di Islamabad untuk memfinalisasi kesepakatan.

Dua pekan ke depan akan menjadi fase penentu. Setiap keputusan yang diambil akan menentukan arah stabilitas kawasan Timur Tengah, apakah menuju perdamaian atau kembali memanas.

(Ven*)

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Azerbaijan Lepas 22 Ton Emas Saat Harga Melonjak
AS Butuh Enam Bulan Bersihkan Ranjau Selat Hormuz
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:00 WIB

Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun

Kamis, 30 April 2026 - 21:00 WIB

Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal

Berita Terbaru

Ikon vitamin D berbentuk tetesan cairan berwarna emas yang melambangkan peran penting vitamin D dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan.(foto pixels)

Kesehatan

Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:00 WIB

Prof. Zudan Arif Fakrullah selaku Kepala BKN memberikan penjelasan dalam diskusi mengenai kebijakan perumahan ASN dan PPPK di lingkungan Badan Kepegawaian Negara.(Foto Humas BKN)

Nasional

PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Pompa minyak beroperasi di tengah cuaca cerah, mencerminkan dinamika industri energi global di tengah fluktuasi harga minyak dunia.( Foto: AFP)

Internasional

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Grafik menunjukkan penurunan penjualan mobil Nissan di Indonesia dalam enam tahun terakhir.(Nissan. Foto: Ari Saputra)

Ekonomi

Penjualan Nissan Indonesia Merosot Tajam Hingga Tahun 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh bersama Bupati Bungo dan Bupati Kerinci saat membahas pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta, Jumat (29/5).(fhoto :Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Rute Batik Air Bungo Jakarta Perkuat Konektivitas Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB