Jakarta, Britakini.com — Banyak orang mengira penyakit ginjal hanya menimbulkan nyeri pinggang atau sulit buang air kecil. Mereka menganggap hal ini wajar karena posisi ginjal berada di punggung bawah. Akibatnya, banyak orang langsung menghubungkan gangguan ginjal dengan rasa sakit di area tersebut.
Padahal, pada beberapa kasus, tanda awal penyakit ginjal justru muncul dari perubahan pada wajah. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari tanda ini. Mereka sering mengira wajah pucat hanya akibat kelelahan, kurang tidur, atau kurang makan.
Wajah Pucat Bisa Menjadi Tanda Gangguan Ginjal
Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB PERNEFRI), Dr. dr. Pringgodigdo Nugroho, SpPD-KGH, menjelaskan bahwa penurunan fungsi ginjal dapat membuat wajah terlihat pucat. Kondisi ini muncul ketika ginjal tidak lagi bekerja secara optimal.
Ginjal memiliki peran penting dalam memproduksi hormon eritropoietin (EPO). Hormon ini merangsang sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah atau hemoglobin (HB). Sel darah merah kemudian membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Peran Hormon EPO dalam Produksi Sel Darah Merah
Ketika fungsi ginjal menurun, produksi hormon EPO juga ikut berkurang. Akibatnya, tubuh memproduksi lebih sedikit sel darah merah. Kondisi ini membuat wajah terlihat pucat.
Selain itu, penderita biasanya merasa lemas, mudah lelah, dan kurang bertenaga.
Jumlah sel darah merah yang berkurang juga membuat distribusi oksigen dalam tubuh tidak optimal. Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai fungsi organ dan membuat seseorang cepat lelah saat beraktivitas.
Cara Sederhana Mengenali Pucat karena Gangguan Ginjal
Menurut dr. Pringgo, seseorang dapat mengenali pucat akibat gangguan ginjal melalui pemeriksaan sederhana pada mata.
Caranya, tarik kulit di bawah mata. Pada kondisi normal, bagian tersebut akan terlihat kemerahan. Warna ini menunjukkan bahwa sel darah merah masih mengalir dengan baik.
Namun, jika tubuh tidak memproduksi hormon EPO secara normal, bagian bawah mata akan terlihat putih atau pucat. Kondisi ini dapat menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan sel darah merah.
Pentingnya Waspada terhadap Perubahan pada Wajah
Jika kondisi semakin berat, wajah bahkan seluruh tubuh penderita bisa terlihat semakin pucat. Perubahan warna kulit ini biasanya terjadi secara bertahap sehingga banyak orang tidak menyadarinya.
Karena itu, masyarakat perlu lebih peka terhadap perubahan pada wajah. Jika muncul gejala yang tidak biasa, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga kesehatan. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu memastikan kondisi ginjal dan mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius.
(Ven*)









