Pemerintah Upayakan Kapal Pertamina Keluar dari Selat Hormuz

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua kapal tanker milik Pertamina International Shipping masih berada di Selat Hormuz, pemerintah menempuh jalur diplomasi untuk mengupayakan keluarnya kapal tersebut.

Dua kapal tanker milik Pertamina International Shipping masih berada di Selat Hormuz, pemerintah menempuh jalur diplomasi untuk mengupayakan keluarnya kapal tersebut.

Jakarta, Britakini,comPT Pertamina (Persero) menyampaikan perkembangan terbaru terkait dua kapal tanker milik anak usahanya, PT Pertamina International Shipping, yang saat ini masih berada di Selat Hormuz.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, mengatakan perusahaan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah mengenai kondisi kedua kapal tersebut.

“Kami terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah. Kami juga saling memberikan pembaruan informasi. Saat ini kami masih memonitor perkembangan situasi dan memastikan semuanya tetap dalam pengawasan,” kata Arya di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Arya berharap kedua kapal tanker beserta seluruh kru dapat segera kembali ke Indonesia dengan selamat. Pertamina, kata dia, terus berupaya agar kapal dan para kru bisa pulang dengan aman.

Baca Juga :  Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

“Kami sangat berharap keselamatan aset dan para pekerja kami di sana. Kami terus memantau kondisi mereka dan berusaha melakukan yang terbaik,” ujar Arya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, juga menanggapi situasi dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping yang berada di Selat Hormuz.

Bahlil mengatakan pemerintah saat ini menempuh jalur diplomasi agar kedua kapal tersebut bisa keluar dari wilayah tersebut.

“Kami sedang melakukan upaya diplomasi agar ada solusi terbaik sehingga kapal-kapal itu bisa keluar,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga :  Tampilan Baru Suzuki Burgman 400 2026 Lebih Premium

Bahlil juga menjelaskan kemungkinan terburuk jika kapal tersebut tidak bisa keluar dari Selat Hormuz. Menurutnya, kondisi itu berpotensi mengganggu pasokan minyak Indonesia.

Namun pemerintah sudah menyiapkan langkah antisipasi. Pemerintah mencari sumber pasokan minyak mentah dari wilayah lain di luar Selat Hormuz.

“Jika kapal itu tidak bisa keluar, kami sudah menyiapkan alternatif dengan mencari sumber crude dari tempat lain, dan kami sudah mendapatkannya. Jadi ini bukan sesuatu yang sangat krusial,” jelas Bahlil.

(Ven*)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

Prosesi penurunan benda pusaka di Rumah Gedang Rio Jayo sebagai rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah di Sungai Penuh, Kamis, 2 Juli 2026. ( Foto iNBrita)

Sungai Penuh

Penurunan Pusaka Warnai Kenduri Sko Luhah Rio Jayo

Kamis, 2 Jul 2026 - 15:00 WIB

Puluhan anak mengikuti Sunatan Massal Gratis yang digelar PT Kerinci Merangin Hidro di kawasan PLTA sebagai bagian dari program CSR perusahaan.

Kerinci

PT KMH Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Anak Kerinci

Kamis, 2 Jul 2026 - 11:00 WIB

Petani Kelompok Tani Sinar Cabe memanen buah naga organik di Sumbermulyo, Banyuwangi, yang berhasil menembus pasar ekspor.(Foto : KOMPAS.com/ Zintan Prihatini)

Ekonomi

Sukses Buah Naga Organik, Petani Kantongi Puluhan Juta

Minggu, 28 Jun 2026 - 01:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menghadiri malam pergelaran seni budaya Kenduri Sko Enam Luhah 2026.( Foto : Diskominfosta Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Wali Kota Alfin Hadiri Pergelaran Budaya Kenduri Sko 2026

Jumat, 26 Jun 2026 - 03:00 WIB

New Honda Vario 160 Evo 2026 hadir dengan desain sporty dan pilihan warna terbaru.(Foto : kompas.com/adityo)

Teknologi

Honda Resmi Luncurkan Vario 160 Evo 2026, Ini Harganya

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:00 WIB