Iran Klaim Hancurkan 22 Drone Hermes

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Militer Iran mengklaim menembak jatuh 10 drone canggih dalam eskalasi konflik terbaru dengan AS dan Israel.

Militer Iran mengklaim menembak jatuh 10 drone canggih dalam eskalasi konflik terbaru dengan AS dan Israel.

Jakarta, Britakini.comTentara Iran menembak jatuh 10 drone canggih di berbagai wilayah negara itu hari ini. Dengan tambahan tersebut, Iran mengklaim telah menghancurkan total 22 drone Hermes yang diduga milik Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Mengutip laporan Al Jazeera, Senin (2/3/2026), otoritas Iran menyatakan mereka memasuki fase perlawanan skala penuh dan siap meningkatkan intensitas serangan.

Iran Tembak Jatuh 10 Drone

Militer Iran mengerahkan sistem pertahanan udara untuk melacak dan menghancurkan drone-drone tersebut. Otoritas pertahanan Iran menyebut seluruh drone yang mereka jatuhkan merupakan perangkat pengintai dan tempur canggih.

Pemerintah Iran menegaskan belum mengerahkan seluruh kemampuan militernya. Mereka masih menyimpan sejumlah sistem rudal canggih dan memperingatkan Amerika Serikat (AS) serta Israel agar bersiap menghadapi konsekuensi berat atas serangan mereka.

Baca Juga :  Mossad Dukung Protes Ekonomi Demonstran Iran Meluas

Para pemimpin Iran menggambarkan konflik ini sebagai perang eksistensial. Mereka menolak mundur, menolak berkompromi, dan berjanji tidak akan menyerah sampai mampu mempertahankan martabat dan kedaulatan negara.

Garda Revolusi Serang USS Abraham Lincoln

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran menyerang kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, di kawasan Teluk. Mereka meluncurkan empat rudal balistik ke arah kapal tersebut setelah serangan AS dan Israel menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Dalam pernyataan yang dimuat media lokal dan dikutip Al Jazeera pada Minggu (1/3/2026), Garda Revolusi menyatakan empat rudal balistik menghantam kapal induk itu. Mereka juga memperingatkan musuh-musuh Iran agar tidak mendekati wilayah darat maupun laut yang berada dalam jangkauan militer Iran.

USS Abraham Lincoln telah beroperasi di Laut Arab sejak akhir Januari. Hingga kini, militer AS belum menyampaikan laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa akibat serangan tersebut.

Baca Juga :  Azerbaijan Lepas 22 Ton Emas Saat Harga Melonjak

Operasi Epic Fury Picu Eskalasi

AS dan Israel memulai eskalasi dengan meluncurkan operasi militer bertajuk Epic Fury ke Iran pada Sabtu (28/2). Serangan itu menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, serta ratusan warga lainnya.

Iran segera membalas serangan tersebut pada Sabtu (28/2) dan Minggu (1/3). Pada Sabtu, militer Iran juga menargetkan Riyadh dan wilayah Provinsi Timur Arab Saudi sebagai bagian dari respons terhadap serangan AS dan Israel.

Konflik yang terus memanas ini memperlihatkan peningkatan intensitas serangan dari kedua belah pihak dan berpotensi memperluas dampaknya ke kawasan yang lebih luas.

(Ven*)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB

Teknologi

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar

Senin, 8 Jun 2026 - 15:00 WIB