Harga Emas Tak Naik Meski Timur Tengah Memanas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas Antam terpantau stagnan meski tensi geopolitik di Timur Tengah meningkat.(Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

Harga emas Antam terpantau stagnan meski tensi geopolitik di Timur Tengah meningkat.(Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

Jakarta, Britakini.com — Harga emas di Jakarta tetap bergerak stagnan meskipun situasi di Timur Tengah kembali memanas. Kondisi ini berbeda dari periode sebelumnya, ketika konflik geopolitik langsung mendorong harga emas melonjak tajam hingga menembus Rp 3 juta per gram. Sepanjang perdagangan 20 hingga 25 Juli 2026, harga emas Antam 24 karat hanya mencatat kenaikan tipis sebesar Rp 2.000 per gram.

Perubahan Preferensi Investasi

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai perubahan preferensi investasi masyarakat menjadi faktor utama yang menahan laju kenaikan harga emas. Ia melihat masyarakat kini lebih aktif mengalihkan dana ke instrumen valuta asing (valas) untuk mengejar keuntungan jangka pendek. Mereka memanfaatkan pergerakan nilai tukar yang lebih cepat untuk mendapatkan cuan dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Pegadaian Naikkan Harga Emas Antam UBS Galeri 24

Ibrahim menegaskan bahwa masyarakat tetap menyimpan emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global. Namun, mereka tidak lagi menjadikan emas sebagai instrumen utama untuk meraih keuntungan cepat. Sebaliknya, mereka memilih valas karena dinilai lebih fleksibel dan responsif terhadap dinamika pasar.

Selisih Harga Jadi Pertimbangan

Selain perubahan preferensi, Ibrahim juga menyoroti selisih harga beli dan harga buyback emas yang masih lebar. Ia menyebut selisih tersebut sempat menembus lebih dari Rp 300 ribu. Kondisi ini membuat calon investor berpikir ulang sebelum membeli emas karena mereka berisiko mengalami kerugian saat menjual kembali.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan minat masyarakat terhadap emas justru diikuti oleh pelebaran selisih harga beli dan jual. Situasi ini membuat calon pembeli menahan diri karena mereka khawatir tidak mendapatkan keuntungan. Bahkan, sebagian dari mereka memilih menghindari potensi rugi dengan beralih ke valas yang memiliki selisih harga lebih kecil.

Baca Juga :  69 Saham Turun di Bawah Rp50, Ini Dampaknya

Prospek Harga Emas

Meski harga emas saat ini bergerak stagnan, Ibrahim tetap memproyeksikan tren kenaikan dalam jangka menengah hingga panjang. Ia meyakini konflik di Timur Tengah yang belum mereda akan terus mendorong permintaan emas sebagai aset aman.

Menurutnya, ketegangan geopolitik yang berkepanjangan akan menjaga daya tarik emas di pasar global. Oleh karena itu, ia memperkirakan harga emas masih memiliki prospek positif dan berpotensi menguat pada periode 2027 hingga 2028. (Ven*)

Berita Terkait

Update Harga BBM Hari Ini, Pertamax hingga Diesel
Pasar Obligasi Bergejolak, Ini Strategi Investasi yang Tepat
Rupiah Diprediksi Tembus Rp 18.320 per Dolar AS Pekan Depan
Harga Emas Antam Melemah, Minyak Dunia Justru Melonjak
Harga Minyak Melonjak, Investor Waspadai Risiko Energi Global
Harga BBM Pertamina Terbaru November 2026 Seluruh Wilayah
20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru
IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:00 WIB

Update Harga BBM Hari Ini, Pertamax hingga Diesel

Minggu, 1 November 2026 - 16:00 WIB

Pasar Obligasi Bergejolak, Ini Strategi Investasi yang Tepat

Minggu, 1 November 2026 - 14:00 WIB

Rupiah Diprediksi Tembus Rp 18.320 per Dolar AS Pekan Depan

Minggu, 1 November 2026 - 11:00 WIB

Harga Minyak Melonjak, Investor Waspadai Risiko Energi Global

Minggu, 1 November 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru November 2026 Seluruh Wilayah

Berita Terbaru

Harga BBM terbaru di sejumlah SPBU Indonesia pada 1 November 2026.(Foto : Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Ekonomi

Update Harga BBM Hari Ini, Pertamax hingga Diesel

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:00 WIB

Rupiah melemah terhadap dolar AS, sementara yield obligasi pemerintah Indonesia terus meningkat. (AP Photo/Tatan Syuflana)

Ekonomi

Pasar Obligasi Bergejolak, Ini Strategi Investasi yang Tepat

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:00 WIB

Sekda Kota Sungai Penuh Alpian menghadiri pelantikan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Jambi.

Jambi

MTQH Jambi 2026 Resmi Dimulai, Alpian Hadir

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:35 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan HUT ke-18 Kota Sungai Penuh di Lapangan Merdeka.

Sungai Penuh

HUT ke-18 Sungai Penuh, Azhar Hamzah Gaungkan Hidup Sehat

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:00 WIB

Pergerakan rupiah menghadapi tekanan dolar AS dan ketidakpastian pasar keuangan.(Foto: Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Ekonomi

Rupiah Diprediksi Tembus Rp 18.320 per Dolar AS Pekan Depan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:00 WIB