Harga emas Antam naik hari ini dipicu sentimen global

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi emas batangan Antam dengan harga terbaru yang mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini.

Ilustrasi emas batangan Antam dengan harga terbaru yang mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini.

Jakarta, Britakini.comHarga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali mencatat kenaikan pada perdagangan Kamis (2/4/2026). Saat ini, Antam mematok harga emas di level Rp 2.922.000 per gram atau naik Rp 20.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Selain menaikkan harga jual, Antam juga meningkatkan harga pembelian kembali (buyback) menjadi Rp 2.637.000 per gram. Kenaikan sebesar Rp 50.000 ini sekaligus mempertegas tren penguatan harga emas di pasar domestik.

Daftar Harga Emas Hari Ini

Untuk memberikan gambaran lebih rinci, berikut daftar lengkap harga emas Logam Mulia Antam hari ini:

Harga Emas (02 Apr 2026)

Berat Harga Dasar (Rp) Harga + Pajak PPh 0.25% (Rp)
0.5 gr 1.511.000 1.514.778
1 gr 2.922.000 2.929.305
2 gr 5.784.000 5.798.460
3 gr 8.651.000 8.672.628
5 gr 14.385.000 14.420.963
10 gr 28.715.000 28.786.788
25 gr 71.662.000 71.841.155
50 gr 143.245.000 143.603.113
100 gr 286.412.000 287.128.030
250 gr 715.765.000 717.554.413
500 gr 1.431.320.000 1.434.898.300
1000 gr 2.862.600.000 2.869.756.500

Harga Emas Dunia Dorong Kenaikan

Di saat yang sama, lonjakan harga emas dunia ikut mendorong kenaikan harga emas Antam. Pada perdagangan sebelumnya, pasar mencatat harga emas spot di level US$ 4.791,1 per troy ons. Angka ini melonjak 2,49% dan sekaligus menjadi posisi tertinggi dalam dua pekan terakhir sejak 18 Maret.

Baca Juga :  Kurs Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026, Dolar AS Perkasa

Dengan kondisi tersebut, pasar global secara langsung memberi dorongan kuat bagi penguatan harga emas di dalam negeri.

Sentimen Damai dari Timur Tengah

Selanjutnya, perkembangan geopolitik di Timur Tengah turut memperkuat sentimen positif terhadap emas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan sinyal bahwa konflik dengan Iran akan segera berakhir. Ia bahkan memperkirakan perang dapat selesai dalam waktu 2–3 pekan ke depan, seperti dilaporkan Bloomberg News.

Di sisi lain, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengambil langkah diplomatis dengan menyampaikan pesan damai melalui surat terbuka. Ia menegaskan bahwa rakyat Iran tidak menyimpan kebencian terhadap negara lain, termasuk Amerika Serikat, Eropa, maupun negara tetangga.

Lebih jauh, Pezeshkian secara tegas menolak anggapan bahwa Iran merupakan ancaman. Ia menilai persepsi tersebut tidak berdasar dan lebih mencerminkan kepentingan politik serta ekonomi pihak tertentu.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa Iran tidak memulai konflik dan hanya bertindak untuk mempertahankan diri. Ia memperingatkan bahwa jika perang terus berlanjut, masyarakat sipil akan menanggung dampak paling besar, mulai dari kehilangan tempat tinggal hingga masa depan.

Baca Juga :  Qatar Cegat Serangan Rudal, Sirene Peringatan Menggema Doha

Karena itu, Iran terus mendorong jalur negosiasi dan kesepakatan. Pezeshkian menilai konfrontasi hanya akan memperbesar biaya dan memperparah kekerasan. Pada akhirnya, ia menegaskan bahwa pilihan antara konflik dan perdamaian akan menentukan masa depan generasi mendatang.

Harga Minyak Turun, Inflasi Berpotensi Melunak

Seiring meningkatnya harapan perdamaian, pasar energi justru merespons dengan penurunan harga minyak. Harga minyak Brent turun 2,7% ke level US$ 101,16 per barel.

Jika tren ini berlanjut, tekanan inflasi global berpotensi mereda. Dengan demikian, bank sentral di berbagai negara memiliki ruang lebih luas untuk melonggarkan kebijakan moneter.

Emas Semakin Menarik bagi Investor

Pada akhirnya, penurunan suku bunga akan meningkatkan daya tarik emas. Investor cenderung memilih emas karena instrumen ini tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Ketika suku bunga turun, biaya peluang untuk memegang emas ikut menurun. Oleh sebab itu, permintaan terhadap emas berpotensi meningkat, sekaligus memperkuat tren kenaikan harga ke depan.

(Ven*)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa memimpin rapat kerja gabungan pembahasan perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.(Foto : Humas Dprd Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan Anggaran APBD 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama pimpinan DPRD menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Pemkot dan DPRD Sungai Penuh Sepakati KUA PPAS 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Wali Kota Alfin Tinjau Progres Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

Sungai Penuh

SMPN 8 Sungai Penuh Dukung Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi deposito perbankan BUMN dan perbandingan bunga BRI, BNI, serta Bank Mandiri pada Agustus 2026.(Foto: deposito)

Ekonomi

Deposito BRI BNI Mandiri, Cek Bunga Terbaru Agustus

Senin, 31 Agu 2026 - 13:00 WIB