Jakarta, Britakini.com – Penjualan mobil Agustus 2026 menunjukkan perubahan tren di pasar otomotif Indonesia. Penjualan mobil bensin dan hybrid menurun. Sebaliknya, mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) mencatatkan kenaikan signifikan.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat data tersebut melalui penjualan wholesales. Data ini menunjukkan distribusi mobil dari pabrik ke dealer.
Pada Agustus 2026, penjualan mobil berbahan bakar bensin mencapai 54.683 unit. Angka ini turun dari 57.166 unit pada Juli 2026.
Dengan demikian, penjualan mobil bensin turun 2.483 unit. Penurunan tersebut mencapai sekitar 4,34 persen dalam satu bulan.
Penjualan Mobil Bensin Agustus 2026 Menurun
Data penjualan mobil bensin mencakup beberapa kelompok kendaraan. Kelompok tersebut terdiri atas Low Cost Green Car (LCGC), mobil ICE non-LCGC, dan Commercial Vehicles.
Namun, tidak semua segmen mengalami penurunan. Penjualan LCGC justru meningkat pada Agustus 2026.
Pada Juli 2026, penjualan LCGC mencapai 9.127 unit. Angka tersebut kemudian naik menjadi 9.675 unit pada Agustus 2026.
Sebaliknya, penjualan ICE non-LCGC dan Commercial Vehicles mengalami penurunan. Penjualannya turun dari 48.039 unit pada Juli menjadi 45.008 unit pada Agustus 2026.
Penjualan Mobil Hybrid Ikut Turun
Penjualan mobil hybrid juga menurun pada Agustus 2026. Gaikindo mencatat penjualan hybrid sebanyak 7.667 unit.
Pada Juli 2026, penjualan hybrid masih mencapai 8.004 unit. Artinya, penjualan hybrid turun 337 unit dalam satu bulan.
Penurunan tersebut mencapai sekitar 4,21 persen. Dengan hasil ini, mobil hybrid belum mengikuti pertumbuhan yang terjadi pada BEV.
Penjualan PHEV Naik Tipis
Penjualan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) justru mengalami kenaikan. Namun, pertumbuhannya masih relatif kecil.
Pada Juli 2026, penjualan PHEV mencapai 1.973 unit. Angka tersebut naik menjadi 1.993 unit pada Agustus 2026.
Artinya, penjualan PHEV bertambah 20 unit. Pertumbuhannya mencapai sekitar 1,01 persen dalam satu bulan.
Penjualan BEV Agustus 2026 Melonjak
BEV mencatatkan pertumbuhan paling tinggi pada Agustus 2026. Penjualan mobil listrik murni mencapai 17.413 unit.
Pada Juli 2026, penjualan BEV mencapai 13.972 unit. Artinya, penjualan BEV bertambah 3.441 unit dalam satu bulan.
Pertumbuhan tersebut mencapai sekitar 24,63 persen. Angka ini jauh lebih tinggi daripada pertumbuhan segmen kendaraan lainnya.
Kenaikan penjualan tersebut membuat BEV menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Tren Mobil Listrik Semakin Kuat
Kenaikan penjualan BEV menunjukkan tren elektrifikasi mobil semakin kuat di Indonesia.
Pemerintah terus mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan dan insentif. Produsen otomotif juga terus menghadirkan model BEV baru.
Selain itu, harga kendaraan listrik semakin kompetitif. Kondisi tersebut memberi konsumen lebih banyak pilihan di pasar otomotif.
Faktor-faktor tersebut ikut mendorong pertumbuhan pasar mobil listrik di Indonesia.
Penjualan Mobil Nasional Tumbuh 20,1 Persen
Secara keseluruhan, penjualan mobil nasional mencapai 599.491 unit sepanjang Januari-Agustus 2026.
Angka tersebut tumbuh 20,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan pasar otomotif Indonesia masih berada dalam tren pemulihan.
Pertumbuhan BEV juga memberikan sinyal positif bagi industri otomotif. Pada saat beberapa segmen mengalami penurunan, mobil listrik justru mencatatkan kenaikan yang kuat.
Rincian Penjualan Mobil Agustus 2026
Berikut rincian penjualan mobil pada Agustus 2026:
- Mobil hybrid: 7.667 unit
- PHEV: 1.993 unit
- BEV: 17.413 unit
- LCGC: 9.675 unit
- ICE Passenger non-LCGC dan Commercial Vehicles: 45.008 unit
Rincian Penjualan Mobil Juli 2026
Sebagai pembanding, berikut rincian penjualan mobil pada Juli 2026:
- Mobil hybrid: 8.004 unit
- PHEV: 1.973 unit
- BEV: 13.972 unit
- LCGC: 9.127 unit
- ICE non-LCGC dan Commercial Vehicles: 48.039 unit
Data tersebut menunjukkan perubahan tren pada penjualan mobil Agustus 2026. Penjualan mobil bensin dan hybrid mengalami penurunan. PHEV naik tipis. Sementara itu, BEV mencatatkan lonjakan hingga 24,63 persen dalam satu bulan. (Ven*)
Penulis : Vendra
Editor : Vendra
Sumber Berita: detik.com









