Pertamina Dorong Energi Bersih Indonesia Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SPBU melakukan pengisian salah satu kendaraan. (Foto: Pertamina)

Petugas SPBU melakukan pengisian salah satu kendaraan. (Foto: Pertamina)

Jakarta, Britakini.com — PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transisi energi nasional. Selain itu, perusahaan mengembangkan ekosistem energi dan mobilitas berkelanjutan di sektor darat, laut, dan udara. Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi transformasi jangka panjang untuk mendukung target net zero emission Indonesia pada tahun 2060.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menegaskan bahwa perusahaan menjalankan seluruh upaya tersebut secara terarah dan berkelanjutan. Ia menyampaikan hal itu dalam forum Studium Generale Sustainability di Universitas Pertamina, Jakarta, yang menghadirkan akademisi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan.

Pertamina Dorong Inovasi Energi Ramah Lingkungan

Selain memperkuat inovasi, Pertamina juga mendorong kolaborasi lintas sektor melalui forum ini. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai transisi energi. Di samping itu, forum ini membuka ruang diskusi untuk menghasilkan solusi rendah karbon yang relevan dengan kebutuhan Indonesia.

Pertamina menilai bahwa percepatan transisi energi membutuhkan kerja sama erat antara industri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan terus mendorong sinergi untuk mempercepat inovasi energi berkelanjutan.

Baca Juga :  Pajak JHT BPJS Terbaru, Begini Cara Hitungnya

Penguatan Transisi Energi di Sektor Darat

Di sektor darat, Pertamina memperluas pembangunan ekosistem kendaraan listrik dengan menghadirkan charging station di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan sistem battery swapping bersama Indonesia Battery Corporation guna mempercepat adopsi kendaraan listrik nasional.

Lebih lanjut, Pertamina mengembangkan bioenergi melalui pembangunan pabrik bioetanol di Glenmore, Banyuwangi. Pabrik tersebut memanfaatkan bahan baku tebu lokal sehingga sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya domestik secara berkelanjutan.

Inovasi Energi Bersih di Sektor Laut dan Udara

Sementara itu, di sektor kelautan, Pertamina meningkatkan efisiensi energi kapal dengan menerapkan teknologi dual fuel. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan green ammonia serta memasang panel surya pada beberapa armada kapal untuk menekan emisi karbon.

Di sektor udara, Pelita Air mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang berbahan baku minyak jelantah. Dengan demikian, industri penerbangan dapat mengurangi jejak karbon secara signifikan.

Pertamina Perkuat Langkah Menuju Energi Berkelanjutan

Pertamina terus menjalankan transformasi bisnis secara bertahap dan terukur. Dengan demikian, perusahaan memastikan setiap langkah tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Agung Wicaksono menegaskan bahwa seluruh inisiatif tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan pelestarian lingkungan. Selain itu, upaya ini juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan bagi generasi mendatang.

Baca Juga :  BI Jelaskan Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.300

Peran Akademisi dalam Akselerasi Transisi Energi

Dari sisi akademik, Acting Rector Universitas Pertamina, Djoko Triyono, menekankan bahwa kolaborasi antara kampus dan industri menjadi kunci percepatan transisi energi. Ia menegaskan bahwa tantangan energi tidak dapat diselesaikan secara individu, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.

Oleh karena itu, Universitas Pertamina berkomitmen menjembatani riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung agenda energi berkelanjutan Indonesia.

Pandangan Global tentang Transisi Energi

Di tingkat global, Guru Besar University of Southern California, Prof. Marlon Boarnet, menilai bahwa dunia sedang memasuki fase awal transformasi menuju mobilitas hijau. Ia menekankan bahwa biofuel berperan penting sebagai teknologi jembatan, sementara green ammonia mendukung dekarbonisasi sektor pelayaran.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa transisi energi bukan hanya sekadar kebijakan, tetapi juga perubahan struktural dalam industri global. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu bekerja sama untuk mempercepat transformasi tersebut.

(vvr)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: iNBrita.com

Berita Terkait

InJourney Airports Hadirkan Keseruan Liburan Untuk Keluarga
BGN Efisiensi Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima
Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos
Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Prima SPBU di Denpasar
Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Mudah Cepat
PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun
SAPA UMKM: Fitur, Cara Daftar, dan Peluang Usaha
Idul Adha 2026 Diperkirakan Berlangsung Pada 27 Mei
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Keseruan Liburan Untuk Keluarga

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Efisiensi Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:00 WIB

Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Prima SPBU di Denpasar

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Mudah Cepat

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Terbaru Hari Ini, Antam UBS Stabil

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Manfaat JKK TASPEN Rp832 Juta Meski Kepesertaan Singkat

Kamis, 16 Jul 2026 - 01:00 WIB

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kanan) bersama jajaran saat konferensi pers memaparkan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara di Jakarta, 2026.(Foto : Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Wisata

Kunjungan Wisman Meningkat, Pariwisata Indonesia Stabil

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Nissan Tekton tampil dengan desain SUV tangguh dan modern, resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp 199 jutaan.(Foto: Dok. Nissan)

Teknologi

Harga Nissan Tekton SUV Baru Irit Fitur Lengkap

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB