Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Kesehatan Ginjal Tubuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ginjal manusia yang menggambarkan peran organ ini dalam menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Ilustrasi ginjal manusia yang menggambarkan peran organ ini dalam menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Britakini.com — Banyak orang menjaga kesehatan ginjal dengan minum air putih, membatasi garam, dan tidak sembarangan mengonsumsi obat. Namun, sebagian kebiasaan yang dianggap sehat justru dapat merusak ginjal jika dilakukan terus-menerus.

1. Mengonsumsi Protein Secara Berlebihan

Banyak orang meningkatkan konsumsi protein karena ingin membentuk otot lebih cepat. Namun, tubuh justru membebani ginjal ketika seseorang mengonsumsi protein terlalu banyak. Ginjal kemudian bekerja lebih keras untuk menyaring protein dari darah.

Sebagian orang yang rutin mengonsumsi protein shake tidak menyadari risiko ini. Para ahli menyarankan agar seseorang menjaga asupan protein sekitar 0,8–1 gram per kilogram berat badan. Mereka juga mendorong masyarakat untuk mengganti sebagian protein hewani dengan protein nabati seperti kacang-kacangan, kedelai, dan lentil, terutama bagi penderita gangguan ginjal.

2. Mengonsumsi Suplemen Tanpa Pengawasan Dokter

Banyak orang mengonsumsi suplemen tanpa mempertimbangkan dosis dan kondisi tubuh. Namun, penggunaan suplemen berlebihan justru memicu gangguan pada ginjal.

Baca Juga :  Air Putih Minuman Terbaik Untuk Kesehatan Ginjal

Beberapa zat seperti kunyit, vitamin C, dan kalsium dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Selain itu, vitamin D dapat memperburuk kondisi penderita penyakit ginjal kronis, terutama ketika berinteraksi dengan obat tertentu.

Sementara itu, sebagian suplemen herbal mengandung kalium tinggi yang dapat membahayakan ginjal. Karena itu, seseorang perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.

3. Mengonsumsi Teh Detoks Secara Berlebihan

Banyak orang minum teh detoks untuk membersihkan tubuh atau menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, teh ini justru meningkatkan produksi urine secara berlebihan karena efek diuretiknya.

Kondisi tersebut menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan mengalami ketidakseimbangan elektrolit. Selain itu, banyak produk teh detoks tidak memiliki takaran bahan yang jelas sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Padahal, tubuh sudah memiliki sistem detoks alami melalui ginjal. Seseorang cukup mendukungnya dengan mengonsumsi makanan sehat, cukup serat, dan menjaga hidrasi yang seimbang.

Baca Juga :  Ahli Diet Coba Sarapan Putih Telur Dua Minggu

4. Minum Air Terlalu Banyak dalam Waktu Singkat

Banyak orang berpikir semakin banyak minum air maka semakin sehat tubuhnya. Namun, tubuh justru mengalami gangguan ketika seseorang minum air terlalu banyak dalam waktu singkat.

Ginjal tidak mampu memproses cairan secara cepat jika asupan air masuk terlalu berlebihan. Akibatnya, kadar natrium dalam darah menjadi terlalu encer.

Kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Dalam kasus berat, tubuh bisa mengalami pembengkakan dan gangguan pada otak.

Kesimpulan

Seseorang perlu menjaga kesehatan ginjal dengan cara yang seimbang. Ia tidak hanya mengandalkan konsumsi air putih, tetapi juga mengatur pola makan, menggunakan suplemen secara bijak, dan menghindari kebiasaan berlebihan yang membebani kerja ginjal. (Ven*)

Berita Terkait

7 Makanan Kaya Kalsium untuk Tulang Sehat
Pelari Amatir Wajib Kenali Tanda Jantung Mulai Bermasalah
Lari dan Jogging Jadi Cara Mudah Menjaga Kebugaran
Kursi Ergonomis Kantor, Pilihan Nyaman untuk Kerja Produktif
Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan
Telur Bikin Bisul? Ini Fakta Menurut Ahli
Waspada Kabut Asap, Ini Gejala ISPA yang Perlu Dikenali
Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:00 WIB

7 Makanan Kaya Kalsium untuk Tulang Sehat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Pelari Amatir Wajib Kenali Tanda Jantung Mulai Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 03:00 WIB

Lari dan Jogging Jadi Cara Mudah Menjaga Kebugaran

Senin, 28 September 2026 - 01:00 WIB

Kursi Ergonomis Kantor, Pilihan Nyaman untuk Kerja Produktif

Jumat, 25 September 2026 - 02:00 WIB

Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan

Berita Terbaru

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB

Yadea GT80 mengandalkan baterai ganda untuk mengejar jarak tempuh lebih dari 180 km dalam sekali pengisian daya.(Foto : Ist)

Teknologi

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:00 WIB

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB