UNDSS Kunjungi IKN, Dorong Kerja Sama Global dan Keamanan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat mengunjungi kawasan Plaza Seremoni di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dengan latar patung sayap Garuda.

Masyarakat mengunjungi kawasan Plaza Seremoni di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dengan latar patung sayap Garuda.

Jakarta, Britakini.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan perwakilan United Nations Department of Safety and Security (UNDSS) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Senin (13/04/2026). Kunjungan ini memperluas pemahaman tentang progres pembangunan IKN sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional.

Security Adviser dan Representative UNDSS untuk Indonesia dan Timor-Leste, Allan Mendoza, memimpin langsung rombongan. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama jajaran menyambut mereka di lokasi. Dalam pertemuan tersebut, UNDSS menyampaikan minat terhadap perkembangan IKN serta peluang kerja sama ke depan.

Allan menyatakan ketertarikan pada berbagai kemajuan di Ibu Kota Nusantara. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menindaklanjuti survei komunitas diplomatik tahun lalu. Ia juga menilai Otorita IKN membuka ruang bagi keterlibatan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Allan berharap perwakilan lain dapat segera menyusul kunjungan ke IKN.

Baca Juga :  Rincian Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Terungkap

UNDSS, sebagai bagian dari Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa, menjalankan koordinasi keselamatan dan keamanan untuk seluruh entitas PBB di tingkat global.

Dalam kesempatan yang sama, Basuki memaparkan perkembangan pembangunan IKN yang kini memasuki tahap penguatan kawasan inti pemerintahan. Ia menegaskan pemerintah akan mengarahkan fokus berikutnya pada pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif sebagai bagian dari rencana jangka panjang.

Baca Juga :  Rupiah Fluktuatif Cenderung Melemah Dipicu Sentimen Global

Basuki menjelaskan bahwa pemerintah membagi pembangunan Ibu Kota Nusantara ke dalam lima tahap dari 2022 hingga 2045. Saat ini, pemerintah menuntaskan pembangunan sektor inti pusat pemerintahan perkantoran. Ia menambahkan bahwa pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif sudah mulai berjalan dan akan menjadi fokus utama pada tahap selanjutnya.

Kunjungan ini membuka ruang dialog antara Otorita IKN dan Perserikatan Bangsa-Bangsa serta memperkuat posisi Nusantara sebagai kawasan yang siap menjalin kolaborasi global di masa depan. (Ven*)

Berita Terkait

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla
Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara
Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla
Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan
Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap
Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik
15 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB