Tari Rewang Batang Hari Meriahkan Festival Tari Jambi 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penari perempuan dari Kabupaten Batang Hari menampilkan tari Rewang yang mengangkat tradisi gotong royong masyarakat.(Foto : Tribun Jambi/Srituti Apriliani Putri)

Penari perempuan dari Kabupaten Batang Hari menampilkan tari Rewang yang mengangkat tradisi gotong royong masyarakat.(Foto : Tribun Jambi/Srituti Apriliani Putri)

Jambi, Britakini.com – Sepuluh penari perempuan asal Kabupaten Batang Hari menampilkan tari kreasi Rewang dalam Festival dan Gelar Seni Tari Lah Puar Jelupung Tumbuh XIV 2026. Mereka tampil di Taman Budaya Jambi pada Sabtu (17/10/2026).

Melalui tarian tersebut, para penari memperkenalkan tradisi gotong royong masyarakat Batang Hari. Tradisi ini mengajarkan warga untuk saling membantu saat seseorang menggelar hajatan besar, seperti pernikahan.

Masyarakat biasanya bekerja sama menyiapkan berbagai kebutuhan acara. Mereka mendirikan tenda, memasak hidangan, dan membawa bahan kebutuhan pokok.

Kebiasaan ini menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat Batang Hari. Warga saling membantu tanpa mengandalkan tenaga keluarga yang menggelar hajatan saja.

Para penari mengolah nilai kebersamaan tersebut menjadi gerakan tari yang menarik. Mereka juga mengajak masyarakat mempertahankan semangat gotong royong di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis.

Selain menyampaikan pesan kebersamaan, tari Rewang mengingatkan masyarakat tentang pentingnya hubungan sosial. Setiap orang membutuhkan bantuan orang lain untuk menjalani kehidupan.

Melalui seni tari kreasi, para seniman turut memperkenalkan tradisi lokal Batang Hari kepada masyarakat luas. Mereka berharap generasi muda terus mengenal dan melestarikan warisan budaya daerah.

Zulva Fadhil Dukung Tujuh Kelompok Tari Batang Hari

Kabupaten Batang Hari mengirimkan tujuh kelompok tari untuk mengikuti Festival dan Gelar Seni Tari Lah Puar Jelupung Tumbuh XIV 2026. Para peserta menampilkan kreativitas dan kemampuan mereka di Taman Budaya Jambi pada Sabtu (17/10/2026).

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, hadir langsung untuk menyaksikan penampilan para peserta. Ia juga memberikan dukungan dan semangat kepada para penari muda.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Mengikuti Rakor Lintas Sektoral

Zulva mengapresiasi keberanian para peserta yang tampil membawa nama Kabupaten Batang Hari. Menurutnya, sebuah kompetisi tidak hanya berorientasi pada kemenangan. Para peserta juga perlu menghargai proses belajar, usaha, dan kesempatan untuk mengembangkan bakat.

“Kami dari Batanghari membawa tujuh kelompok tari. Bunda mengapresiasi anak-anak Bunda yang sudah menunjukkan penampilan terbaiknya. Juara atau tidak juara bukan masalah, yang penting kalian sudah berusaha,” ujar Zulva.

Selain memberikan apresiasi, Zulva menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta. Ia berharap mereka terus berlatih dan mengembangkan kemampuan di bidang seni budaya.

“Bunda mengucapkan terima kasih kepada anak-anak Bunda. Teruslah berprestasi,” tuturnya.

Zulva juga berharap para penari muda terus meraih prestasi melalui berbagai kegiatan seni. Dengan begitu, mereka dapat ikut memperkenalkan budaya Batang Hari kepada masyarakat yang lebih luas.

Festival Tari Jambi Pererat Silaturahmi Seniman

Sanggar Sekintangdayo menggelar Festival dan Gelar Seni Tari Lah Puar Jelupung Tumbuh XIV pada 16–18 Oktober 2026. Melalui kegiatan tahunan ini, penyelenggara memberikan ruang bagi seniman dan generasi muda untuk menampilkan karya sekaligus melestarikan seni tari daerah.

Panitia pelaksana dari Sanggar Sekintangdayo, Rieke, mengatakan bahwa pihaknya rutin mengadakan festival tersebut setiap tahun. Ia ingin mempertemukan seniman dan komunitas seni dari berbagai daerah di Provinsi Jambi.

“Kegiatan ke-14 rutin dilaksanakan setiap tahun. Kami mendatangkan seniman dan komunitas di Provinsi Jambi untuk menjalin silaturahmi antarseniman di Provinsi Jambi,” ujar Rieke pada Sabtu (17/10/2026).

Menurut Rieke, festival ini tidak hanya menghadirkan kompetisi tari. Kegiatan tersebut juga mendorong para seniman untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, dan mengenal perkembangan seni tari di Jambi.

Baca Juga :  Guru PPPK Dapat Kabar Besar, Berpeluang Jadi PNS

Tahun ini, panitia mencatat 32 peserta dari empat daerah. Kota Jambi mengirimkan peserta terbanyak dalam festival tersebut.

Sementara itu, Kabupaten Batang Hari mengirimkan tujuh peserta. Kabupaten Muaro Jambi mengikutsertakan empat peserta, sedangkan Kabupaten Tebo mengirimkan satu peserta.

Peserta lainnya berasal dari Kota Jambi. Mereka mengikuti festival untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperluas pengalaman di bidang seni tari.

Dua Kategori Usia Perebutkan Penghargaan

Panitia membagi kompetisi menjadi dua kategori usia. Kategori I mencakup peserta berusia 7–13 tahun, sedangkan Kategori II mencakup peserta berusia 16–23 tahun.

Melalui pembagian tersebut, panitia memberikan kesempatan kepada penari muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Para peserta juga berpeluang meraih penghargaan dan memperebutkan Piala Bergilir Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi.

Rieke berharap festival ini dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai seni tari daerah. Ia juga mengajak para seniman di Provinsi Jambi untuk berpartisipasi dalam kegiatan berikutnya.

“Harapannya, semoga festival ini dapat menginspirasi banyak orang. Kami juga mengajak seluruh seniman untuk ikut serta. Jangan lupa saksikan besok, ada pergelaran dari Sanggar Tari Sekintang Dayo,” tutupnya.

Melalui festival ini, para seniman memperkenalkan kekayaan budaya Jambi kepada masyarakat luas. Mereka juga mendorong generasi muda untuk mempelajari dan mengembangkan seni tari daerah.

Dengan dukungan berbagai pihak, seni tari dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Jambi. (ven*)

Penulis : Vendra

Editor : Vendra

Sumber Berita: jambi.tribunnews.com

Berita Terkait

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi
Kapolda Jambi Pimpin Serah Terima Pataka Siginjai Sakti
Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar, Ini Rincian Penggunaannya
Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar Belum Terserap
Kebakaran Tahura STS Jambi Hanguskan 30 Hektare Lahan
Penerbangan Sultan Thaha Jambi Terganggu Kabut Asap
Cuaca Jambi Rabu, Kerinci Berpotensi Hujan Ringan
Guru PPPK Dapat Kabar Besar, Berpeluang Jadi PNS
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Tari Rewang Batang Hari Meriahkan Festival Tari Jambi 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kapolda Jambi Pimpin Serah Terima Pataka Siginjai Sakti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar, Ini Rincian Penggunaannya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar Belum Terserap

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB