Demonstrasi Iran Meluas Korban Tewas Trump Bereaksi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demonstran terlibat bentrokan dengan aparat keamanan Iran dalam aksi protes akibat krisis ekonomi dan anjloknya nilai mata uang.

Demonstran terlibat bentrokan dengan aparat keamanan Iran dalam aksi protes akibat krisis ekonomi dan anjloknya nilai mata uang.

Teheran, Britakini.comKetegangan di Iran meningkat tajam akibat gelombang unjuk rasa yang dipicu lonjakan biaya hidup. Hingga hari kelima demonstrasi, sejumlah laporan menyebutkan korban luka dan tewas. Pada saat yang sama, nilai mata uang Iran terus melemah di pasar terbuka.

Protes Menyebar ke Banyak Kota

Video yang diverifikasi BBC Persia menunjukkan bahwa protes menyebar ke berbagai kota, termasuk Lordegan, Teheran, dan Marvdasht di Provinsi Fars pada 1 Januari.

Aksi yang awalnya terpusat di Teheran kini meluas ke wilayah barat dan selatan Iran.

Korban Tewas di Lordegan dan Azna

Kantor berita Fars melaporkan dua orang tewas dalam bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan di Lordegan, wilayah barat daya Iran. Kelompok hak asasi manusia Hengaw mengidentifikasi korban sebagai demonstran bernama Ahmad Jalil dan Sajjad Valamanesh.

Laporan lain menyebutkan tiga orang tewas di Azna, dekat Lorestan. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah korban berasal dari demonstran atau aparat keamanan. BBC Persia belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Bentrokan dan Pembakaran Kendaraan

Sejumlah video yang beredar pada 1 Januari memperlihatkan mobil-mobil terbakar saat bentrokan terjadi antara demonstran dan aparat keamanan.

Gambar-gambar tersebut menunjukkan eskalasi kekerasan di sejumlah titik protes.

Aparat Keamanan Juga Jadi Korban

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa seorang anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tewas dalam bentrokan dengan demonstran pada malam pergantian tahun, 31 Desember, di kota Kouhdasht.

Selain itu, lemparan batu melukai 13 anggota polisi dan pasukan Basij yang berafiliasi dengan IRGC.

Tuntutan Demonstran: Pemimpin Mundur

Para demonstran turun ke jalan untuk menuntut pengunduran diri pemimpin tertinggi Iran. Sebagian massa juga menyerukan kembalinya sistem monarki.

Slogan-slogan politik terdengar semakin lantang seiring membesarnya jumlah peserta aksi.

Akar Protes: Nilai Mata Uang Anjlok

Gelombang demonstrasi ini bermula dari kemarahan para pedagang di Teheran. Pemicu utamanya adalah jatuhnya nilai mata uang Iran terhadap dolar AS di pasar terbuka.

Baca Juga :  Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal

Protes kemudian meluas ke berbagai sektor masyarakat.

Mahasiswa Turun ke Jalan

Pada 30 Desember, mahasiswa ikut bergabung dalam aksi. Sejak saat itu, demonstrasi semakin membesar dan menyebar ke lebih banyak kota.

Keterlibatan mahasiswa mempercepat meluasnya gerakan protes.

Penutupan Sekolah dan Kampus

Sehari setelah aksi mahasiswa, pemerintah menutup sekolah, universitas, dan lembaga publik di seluruh Iran.

Pemerintah menyebut langkah ini sebagai upaya penghematan energi akibat cuaca dingin. Namun, banyak warga menilai penutupan tersebut bertujuan membatasi pergerakan massa.

Aksi Terbesar Sejak 2022

Gelombang demonstrasi kali ini menjadi yang terbesar sejak pemberontakan tahun 2022 akibat kematian Mahsa Amini di tahanan polisi moral.

Dibandingkan aksi sebelumnya, skala protes saat ini dinilai lebih luas dan lebih terorganisir.

Pemerintah Janji Dengarkan, Aparat Ancam Tindakan Tegas

Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pemerintahannya akan mendengarkan “tuntutan yang sah” dari para demonstran.

Namun, Jaksa Agung Mohammad Movahedi-Azad memperingatkan bahwa negara akan memberikan respons tegas terhadap setiap upaya menciptakan ketidakstabilan.

Penangkapan Demonstran

Aparat keamanan Iran melakukan sejumlah penangkapan selama demonstrasi berlangsung.

Ketua Mahkamah Agung Provinsi Lorestan, Saeed Shahvari, mengumumkan penahanan beberapa demonstran di kota Azna dan Delfan, meski tidak menyebutkan jumlahnya.

Penyerangan Markas Polisi

Media Iran melaporkan bahwa massa menyerang markas polisi di Azna. Insiden tersebut menyebabkan tiga orang tewas dan 17 orang terluka.

Kantor berita Fars menyebut sekelompok perusuh memanfaatkan kerumunan demonstrasi untuk menyerang markas dengan senjata tajam dan benda panas.

Peringatan Keras dari Donald Trump

Di tengah situasi ini, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan terbuka kepada Iran melalui Truth Social.

Trump menyatakan Amerika Serikat siap bertindak jika Iran membunuh demonstran damai.

Baca Juga : 

Sikap Resmi Pemerintah AS

Departemen Luar Negeri AS juga menyampaikan keprihatinan melalui platform X. Lembaga itu menegaskan bahwa menuntut hak dasar bukanlah kejahatan dan meminta Iran menghentikan penindasan.

Iran Balas Tuduhan AS

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menolak pernyataan Trump. Ia menyebut klaim kepedulian AS tidak sejalan dengan sejarah tindakan negara tersebut terhadap Iran.

Baghaei menyinggung kudeta 1953, penembakan pesawat sipil Iran pada 1988, serta dukungan AS terhadap Saddam Hussein.

Dugaan Campur Tangan Asing

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menilai sikap Trump sebagai indikasi keterlibatan AS dalam protes.

Ia memperingatkan bahwa campur tangan Amerika dapat memicu kekacauan regional dan merugikan kepentingan AS sendiri.

Ancaman Balasan dari Elite Iran

Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Shamkhani, menegaskan bahwa Iran tidak akan mentoleransi intervensi asing dalam bentuk apa pun.

Ia menyebut keamanan nasional Iran sebagai garis merah.

Solidaritas dari Zahedan

Di kota Zahedan, jamaah salat Jumat pada 3 Januari meneriakkan slogan protes sebagai bentuk solidaritas terhadap demonstran di kota lain.

Mereka menyerukan tuntutan hak rakyat dan mengecam kepemimpinan negara.

Kritik Tokoh Agama

Pemimpin salat Jumat Zahedan, Mawlavi Abdul Hamid Esmailzahi, menyatakan bahwa kehidupan rakyat Iran telah mencapai titik buntu.

Ia menegaskan bahwa rakyat berhak melakukan protes damai dan aparat tidak boleh menggunakan kekerasan.

Penolakan Program Kupon

Esmailzahi juga mengkritik rencana pembagian kupon oleh pemerintah. Ia menilai kebijakan tersebut tidak menyentuh akar masalah ekonomi.

Ia meminta pejabat mendengarkan kehendak rakyat secara nyata.

Kritik Anggaran dari Mehdi Karroubi

Mehdi Karroubi, mantan ketua parlemen Iran, mengecam alokasi anggaran besar untuk institusi keagamaan dan pemerintah.

Ia menyebut praktik tersebut sebagai pemborosan dan perampokan kekayaan negara di tengah krisis ekonomi. (VVR*)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Tembus Rp2,73 Juta

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:00 WIB

Suplemen minyak ikan mengandung omega-3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan mengontrol kolesterol.( Foto : https://www.naturalfarm.id)

Kesehatan

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar

Senin, 15 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB