Venezuela Dilanda Serangan, Nasib Presiden Tak Diketahui Masih

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Venezuela tampil di hadapan pendukungnya saat sebuah acara politik, dengan konfeti berhamburan di latar belakang.

Presiden Venezuela tampil di hadapan pendukungnya saat sebuah acara politik, dengan konfeti berhamburan di latar belakang.

Caracas, Britakini.com Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyatakan bahwa pemerintah belum mengetahui keberadaan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores setelah Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan ke wilayah ibu kota Caracas pada Sabtu (3/1) dini hari.

Klaim Serangan Besar-besaran AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa AS telah melakukan serangan besar-besaran terhadap Venezuela. Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah menangkap Presiden Maduro dan istrinya, lalu menerbangkan mereka ke luar negeri.

Pemerintah Venezuela Tuntut Bukti Kehidupan Maduro

Menanggapi klaim tersebut, Rodriguez menuntut pemerintah AS segera memberikan bukti bahwa Presiden Maduro dan Cilia Flores masih hidup, sekaligus menjelaskan lokasi keberadaan mereka saat ini.

“Kami menuntut bukti kehidupan segera dari pemerintahan Presiden Donald Trump terkait keselamatan Presiden Maduro dan Ibu Negara,” tegas Rodriguez saat berbicara melalui sambungan telepon dengan stasiun televisi pemerintah VTV.

Rodriguez juga menyampaikan bahwa serangan AS telah menewaskan pejabat pemerintah, personel militer, dan warga sipil Venezuela. Namun, ia belum menyebutkan jumlah pasti korban jiwa akibat serangan tersebut.

Baca Juga :  Iran Buka Lagi Wilayah Udara Usai Penutupan

Ledakan Guncang Caracas dan Wilayah Sekitarnya

Warga Caracas mendengar sedikitnya tujuh ledakan keras dan suara pesawat terbang rendah pada dini hari. Sejumlah video yang beredar memperlihatkan kepulan asap tebal membubung dari berbagai lokasi di ibu kota.

Media lokal Venezuela, termasuk Efecto Cocuyo dan Tal Cual Digital, melaporkan bahwa ledakan juga terjadi di negara bagian La Guaira, di sebelah utara Caracas. Selain itu, warga di wilayah pesisir Venezuela dan kota Higuerote di negara bagian Miranda turut melaporkan suara ledakan serupa.

Caracas Tuduh Washington Lakukan Agresi Militer

Pemerintahan Maduro kemudian menuduh Amerika Serikat melakukan agresi militer serius dan berbahaya terhadap Venezuela. Dalam pernyataan resminya, pemerintah menyebut bahwa serangan AS menghantam Caracas serta negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.

Baca Juga :  Unjuk Rasa Iran Memanas, Eropa dan Teheran Bersitegang

Menteri Pertahanan: AS Serang Permukiman Warga

Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez menyampaikan pernyataan melalui video di media sosial. Ia menuduh AS mengebom kawasan permukiman warga dalam gelombang serangan udara tersebut.

Menurut Lopez, helikopter tempur AS menembakkan rudal dan roket ke wilayah yang dihuni warga sipil.

“Pasukan AS yang menyerbu telah mencederai kedaulatan kami. Mereka menyerang kawasan permukiman dengan rudal dan roket dari helikopter tempur,” ujar Lopez.

Ia mengonfirmasi bahwa instalasi militer Fort Tiuna di Caracas menjadi salah satu sasaran serangan. Lopez menambahkan bahwa pihak berwenang masih mengumpulkan data jumlah korban tewas dan luka.

Venezuela Kerahkan Seluruh Kekuatan Pertahanan

Sebagai respons, Lopez mengumumkan bahwa Venezuela mengerahkan seluruh kekuatan pertahanan darat, udara, laut, sungai, dan rudal untuk menghadapi serangan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Venezuela akan melawan setiap kehadiran pasukan asing di wilayahnya.
“Invasi ini merupakan penghinaan terbesar yang pernah dialami bangsa ini,” tegasnya.

(VVR*)

Berita Terkait

Tiwi/Fadia Buka German Open 2026 dengan Kemenangan
Suzuki DR160X 2026 Tampil Makin Agresif Modern
Achraf Hakimi Hadapi Proses Hukum di Prancis
Prabowo Kunjungan ke Yordania Perkuat Hubungan Bilateral
Sesko Jadi Penentu Kemenangan Dramatis MU atas Everton
Iran Peringatkan Eskalasi, Diplomasi Jadi Kunci di Jenewa
Tiwi/Fadia Awali Langkah di German Open 2026
Iran Ancam Balas Serangan AS Secara Tegas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:00 WIB

Tiwi/Fadia Buka German Open 2026 dengan Kemenangan

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:05 WIB

Suzuki DR160X 2026 Tampil Makin Agresif Modern

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:00 WIB

Achraf Hakimi Hadapi Proses Hukum di Prancis

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:00 WIB

Prabowo Kunjungan ke Yordania Perkuat Hubungan Bilateral

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:00 WIB

Sesko Jadi Penentu Kemenangan Dramatis MU atas Everton

Berita Terbaru

Ilustrasi pasangan romantis, simbol ramalan cinta 12 zodiak Kamis 26 Februari 2026. ( foto pexels)

Hiburan

Cinta dan Dinamika Zodiak Kamis 26 Februari

Kamis, 26 Feb 2026 - 02:00 WIB

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengembalikan shuttlecock saat menghadapi pasangan Denmark pada babak 32 besar German Open 2026 di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr, Selasa (24/2/2026).

Internasional

Tiwi/Fadia Buka German Open 2026 dengan Kemenangan

Kamis, 26 Feb 2026 - 01:00 WIB

Suzuki DR160X 2026 hadir dalam beberapa pilihan warna dengan desain agresif dan lampu depan full LED.

Internasional

Suzuki DR160X 2026 Tampil Makin Agresif Modern

Kamis, 26 Feb 2026 - 00:05 WIB

Bek PSG, Achraf Hakimi, akan menjalani persidangan kasus dugaan pemerkosaan. (Foto: Nicolas Gaudin/Eurasia Sport Images/Getty Images)

Internasional

Achraf Hakimi Hadapi Proses Hukum di Prancis

Rabu, 25 Feb 2026 - 03:00 WIB

Pesawat Garuda Indonesia PK-GIF yang membawa Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara Angkatan Udara Kerajaan Yordania Marka, Kota Amman, Yordania, Selasa (24/2/2026).

Internasional

Prabowo Kunjungan ke Yordania Perkuat Hubungan Bilateral

Rabu, 25 Feb 2026 - 03:00 WIB