Sungai Penuh Raih Dua Penghargaan Kementerian Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wako Alfin SH bersama Jajaran Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Mendapat 2 Penghargaan di Kemenkes RI Jakarta.

Wako Alfin SH bersama Jajaran Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Mendapat 2 Penghargaan di Kemenkes RI Jakarta.

Britakini.com, Jakarta – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH  menerima Sertifikat Eliminasi Kusta dan Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan RI.Penghargaan sebuah bukti  Kota Sungai Penuh berhasil mencapai standar kesehatan sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH juga menekankan bahwa penghargaan ini harus menjadi motivasi.”Mari kita jadikan penghargaan ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan, memperkuat pencegahan penyakit, serta menjaga Sungai Penuh tetap sehat, maju, dan sejahtera,” ungkapnya.

Baca Juga :  SMSI Sungai Penuh Kerinci Bagikan 10 Ribu Masker

Lebih lanjut, Walikota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat.”Kesehatan adalah kebanggaan kita bersama. Dengan kerja sama dan kepedulian, kita mampu mencapai kualitas hidup yang lebih baik,” tambahnya.

Era Syafitri, S.Kep, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, saat dikonfirmasi mengatakan, keberhasilan ini lahir dari kerja keras Pemerintah  Kota Sungai penuh, Dinas Kesehatan,  bersama Pedukungan jajaran tenaga kesehatan, serta partisipasi masyarakat yang selalu menjaga kesehatan diri secara pribadi dan lingkungan.

Baca Juga :  SE Mendikdasmen Terbit, Dana BOSP Bisa Bayar PPPK

” Selain itu, kolaborasi dan kepedulian bersama juga mengantarkan Sungai Penuh meraih capaian gemilang ini”, ujar Era.

Era Syafitri yang  juga turut mendampingi Wali Kota menjelaskan,  bahwa proses penilaian berlangsung ketat dan berlapis. Tim Kementerian Kesehatan melakukan evaluasi, menilai pencapaian indikator, memverifikasi lapangan, hingga akhirnya mengesahkan sertifikat tersebut.

“Capaian ini adalah hasil nyata dari program pengendalian penyakit yang kami jalankan terus-menerus. Tim verifikasi lapangan meneliti secara detail, sehingga sertifikat ini benar-benar mencerminkan kondisi riil,” ujarnya.

Penulis : Eni Syamsir

Editor : Vendra

Sumber Berita: Inbrita.com

Berita Terkait

SAR Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang Selat Sunda
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan Baru
Kabar Baik Guru PPPK, Status Penuh Tahun 2027
AMP Bawa Aspirasi PPPK Paruh Waktu ke BKN
Guru PPPK Jadi PNS, Simak Aturan Terbarunya
Mendagri Minta Pemda Perkuat Empat Komponen Ekonomi
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Hari Ini
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Capai 15 Kilometer
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:00 WIB

SAR Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang Selat Sunda

Senin, 14 September 2026 - 19:00 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan Baru

Sabtu, 12 September 2026 - 19:00 WIB

Kabar Baik Guru PPPK, Status Penuh Tahun 2027

Jumat, 11 September 2026 - 17:00 WIB

AMP Bawa Aspirasi PPPK Paruh Waktu ke BKN

Jumat, 11 September 2026 - 13:00 WIB

Guru PPPK Jadi PNS, Simak Aturan Terbarunya

Berita Terbaru

Harga emas hari ini di Pegadaian, Kamis (17/9/2026), untuk Galeri 24, Antam, dan UBS.(Foto : Dok.Pengadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian 17 September 2026, Cek Lengkap

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:33 WIB

Daftar drama Korea terbaru 2026 menghadirkan beragam genre, mulai dari romantis hingga thriller.(Foto : Dok. IMDB)

Entertainment

Rekomendasi Drama Korea Terbaru 2026 Wajib Ditonton

Kamis, 17 Sep 2026 - 07:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid EV menjalani Journalist Test Drive dengan rute Yogyakarta-Solo dan sekitarnya.(foto : Dok. TAM/kompas.com)

Teknologi

Toyota Veloz Hybrid EV Raih Efisiensi 31,1 Km

Kamis, 17 Sep 2026 - 01:00 WIB

Tati Purwanti mengembangkan usaha Bubur Cirebon di Taiwan setelah sebelumnya bekerja sebagai PMI.(Foto: dok Istimewa/cnbcindonesia)

Ekonomi

Mantan PMI Indonesia Raup Omzet Jutaan dari Bubur Cirebon

Rabu, 16 Sep 2026 - 23:00 WIB

Harga emas Antam menguat Rp1.000 menjadi Rp2.593.000 per gram pada Rabu, 16 September 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat, Cek Rinciannya

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:00 WIB