Kurma dan Buah Pilihan untuk Energi Saat Berbuka

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurma medjool segar dengan tekstur lembut dan warna cokelat pekat tersaji dalam mangkuk kayu.

Kurma medjool segar dengan tekstur lembut dan warna cokelat pekat tersaji dalam mangkuk kayu.

Jakarta, Britakini.comBerbuka puasa tidak sekadar menghilangkan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momen penting untuk mengembalikan energi tubuh setelah berpuasa lebih dari 12 jam. Pemilihan makanan, terutama buah-buahan, membantu memulihkan energi dan menjaga kesehatan selama Ramadan.

Guru besar Fakultas Ekologi Manusia di IPB University, ProfKatrin Roosita menjelaskan bahwa saat berpuasa tubuh kehilangan asupan energi, terutama glukosa yang menjadi sumber energi utama bagi otak. Ketika cadangan glikogen di hati menipis, tubuh menggunakan asam lemak sebagai sumber energi alternatif dan menghasilkan keton yang dapat menjadi energi.

Saat berbuka, tubuh perlu segera mengisi kembali energi melalui karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa. Buah-buahan menjadi sumber yang baik karena mengandung gula alami tersebut.

Baca Juga :  Harga BBM Berpotensi Naik Ikuti Tren Minyak Dunia

Nabi Muhammad SAW menganjurkan mengonsumsi kurma sebagai makanan berbuka karena kurma kaya fruktosa dan sesuai dengan sunnah beliau.

Fruktosa memiliki keunggulan karena tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis sehingga membuat penderita diabetes lebih aman dibandingkan gula tebu atau makanan olahan.

Selain itu, kandungan air yang tinggi pada buah seperti semangka, melon, dan pepaya membuatnya sangat dianjurkan.

Buah-buahan ini tidak hanya menyediakan fruktosa, tetapi juga air, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Pepaya mengandung beta-karoten yang merupakan provitamin A dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sebaliknya, beberapa buah sebaiknya dikonsumsi dengan hati-hati saat perut kosong. Jeruk nipis yang sangat asam dapat mengganggu lambung. Durian mengandung gula tinggi yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah, sedangkan nangka berserat tinggi dan bisa menimbulkan kembung. Salak sebaiknya dikonsumsi secara bijak, termasuk lapisan putih pada kulit arinya.

Baca Juga :  Pemkot Sungaipenuh Bangun TPST RKE Sesuai Aturan.

Mengonsumsi buah dua hingga tiga porsi per hari (100–150 gram) membantu memenuhi kebutuhan glukosa, fruktosa, serat, vitamin, dan mineral. Meskipun waktu makan selama Ramadan lebih singkat, kita tetap memperhatikan asupan gizi agar tubuh tetap sehat dan bugar selama beribadah.

(Tim*)

Berita Terkait

Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya
Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong
Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal
Cara Alami Efektif Menurunkan Kolesterol Secara Aman
Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya
Dokter Tegaskan Nyeri Leher Bukan Tanda Kolesterol Tinggi
Nyeri Leher Belakang Belum Tentu Tanda Kolesterol Tinggi
Kenali Perbedaan Serangan Jantung dan Masuk Angin Sejak Dini
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:00 WIB

Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:00 WIB

Cara Alami Efektif Menurunkan Kolesterol Secara Aman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:00 WIB

Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya

Berita Terbaru

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB

Teknologi

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar

Senin, 8 Jun 2026 - 15:00 WIB