IRGC Klaim Bakar Kapal Tanker Amerika di Teluk

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal tanker milik Amerika Serikat dilaporkan terbakar usai serangan rudal yang diklaim dilancarkan IRGC di Teluk Persia.

Kapal tanker milik Amerika Serikat dilaporkan terbakar usai serangan rudal yang diklaim dilancarkan IRGC di Teluk Persia.

Teheran, Britakini.comPerang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin memanas setelah Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan serangan rudal ke kapal tanker milik AS di perairan Teluk Persia. Serangan tersebut menyebabkan kapal tanker itu terbakar.

IRGC menyampaikan pernyataan melalui televisi pemerintah Teheran, seperti dilaporkan AFP, Kamis (5/3/2026). Dalam pernyataannya, IRGC menyebut rudal mereka menghantam kapal tanker AS di sebelah utara Teluk Persia.

“Kapal itu saat ini terbakar,” tegas IRGC.

Namun hingga kini, belum ada pihak independen yang mengonfirmasi kebenaran klaim tersebut.

Pada saat yang sama, IRGC menyatakan bahwa mereka telah menguasai sepenuhnya perairan Selat Hormuz. Selat ini menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia dan menjadi jalur utama pengiriman minyak dan gas dunia.

Baca Juga :  Onic Bangkit Dramatis Kalahkan Boostgate di M7

IRGC juga memperingatkan bahwa setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz berisiko terkena serangan rudal atau drone mereka.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi terhadap Iran pada Sabtu (28/2). Sebagai balasan, Iran menyerang berbagai target di Israel serta pangkalan militer AS di negara-negara kawasan Teluk menggunakan rudal dan drone.

Selain itu, IRGC mengklaim telah menyerang kapal militer AS di Samudra Hindia, yang berjarak ratusan kilometer dari perbatasan Iran. Saat itu, kapal perusak AS sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika ketika rudal Ghadr-380 dan Talaeieh menghantamnya.

Baca Juga :  Top Up Free Fire Murah Aman 24 Jam

IRGC menyebut serangan tersebut sebagai “serangan dahsyat” karena mereka menargetkan kapal yang berada lebih dari 600 kilometer dari pantai selatan Iran.

Menurut intelijen IRGC, serangan itu memicu kebakaran besar di kapal perusak dan kapal tanker yang sedang beroperasi bersama. Asap tebal pun membumbung tinggi di atas lautan.

Hingga saat ini, pemerintah AS belum memberikan tanggapan atas berbagai klaim serangan yang disampaikan Iran.

(Ven*)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

BCA Luncurkan Tabungan Emas, Investasi Mulai Rp10.000

Jumat, 14 Agu 2026 - 19:00 WIB

Rupiah diprediksi melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026.(Foto : Bisnis/Himawan L Nugraha)

Ekonomi

Rupiah Tertekan, Ini Prediksi Dolar AS Hari Ini

Jumat, 14 Agu 2026 - 09:00 WIB

Muhammadiyah menerbitkan fatwa tentang aset kripto.(Foto: Shutterstock/detik.com)

Ekonomi

Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto, Investor Wajib Tahu

Jumat, 14 Agu 2026 - 01:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi Alva, Cikarang, Bekasi.(Foto : Eva/detikcom)

Nasional

Prabowo Dorong Industri Motor Listrik Nasional Indonesia

Kamis, 13 Agu 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi rupiah dan dolar AS saat nilai tukar rupiah mengalami pelemahan.( Foto : Ilustrasi AI )

Ekonomi

Rupiah Tertekan, Dolar AS Pulih, Investor Waspada

Kamis, 13 Agu 2026 - 13:00 WIB