Emas Jadi Aset Berisiko Harga Turun Tajam 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas batangan menjadi instrumen investasi yang mengalami tekanan harga pada 2026

Emas batangan menjadi instrumen investasi yang mengalami tekanan harga pada 2026

Jakarta, Britakini.com – Para pakar kini melihat emas mulai bergerak sebagai aset berisiko pada 2026. Penurunan harga yang tajam terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan penguatan dolar AS.

Mengutip Kitco News, Minggu (5/4/2026), analis komoditas di HSBC Asset Management menilai pelaku pasar tidak lagi bisa mengandalkan asumsi lama. Sebelumnya, pelaku pasar meyakini konflik  dan ketidakpastian ekonomi akan mendorong harga emas naik. Namun, sepanjang Maret 2026, harga emas justru turun hingga 15%.

Analis HSBC menjelaskan bahwa konflik di Iran memicu pergerakan harga emas yang menyimpang dari ekspektasi pasar. Mereka melihat investor ritel dan pelaku pasar dengan leverage tinggi kini mendominasi kepemilikan emas. Saat tekanan pasar meningkat, kelompok ini langsung menjual emas untuk menutup posisi mereka.

Baca Juga :  Wisata China Meningkat, Hotel Ekonomi Jadi Pilihan

Penguatan dolar AS turut menekan harga emas dan menghambat minat beli dari investor di luar Amerika Serikat. Pada saat yang sama, bank sentral menaikkan suku bunga secara agresif, sehingga meningkatkan biaya peluang karena emas tidak menghasilkan imbal hasil.

Meski menghadapi tekanan, analis tetap memandang emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang menarik. Mereka menilai tren de-dolarisasi global akan terus menopang permintaan emas.

Analis HSBC juga mengingatkan bahwa emas pernah menghadapi situasi serupa pada 2022. Saat itu, dolar AS menguat dan suku bunga naik, tetapi emas tetap mampu mempertahankan nilainya. Kondisi ini menunjukkan bahwa emas masih memiliki prospek jangka panjang yang kuat.

Baca Juga :  Kapal Induk AS Dekati Iran, Ketegangan Memuncak

Pada perdagangan Kamis (2/4/2026), pelaku pasar kembali melepas emas sehingga harga turun tajam. Penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memicu tekanan tersebut.

Harga emas spot ditutup melemah 1,72% ke level US$ 4.676,28 per troy ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS turun 2,29% menjadi US$ 4.702,7 per troy ons.

(Ven*)

Berita Terkait

Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap
Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik
15 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI
Perjuangan Atlet Indonesia Berbuah Lima Emas Asian Games
PPPK Paruh Waktu Minta Formasi 2027 Merata
Mutasi 88 Perwira Polri, Cek Daftar Jabatan Baru
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:00 WIB

15 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI

Berita Terbaru

Rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (13/10/2026) seiring meningkatnya tekanan geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.574.000 per gram pada Selasa (13/10/2026).(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026, di tengah penguatan dolar AS dan penantian data inflasi.(Foto By AI)

Ekonomi

Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi aplikasi penghasil uang 2026 yang menawarkan koin dari aktivitas menonton video drama dan penarikan saldo melalui dompet digital. (Foto: redaksi/tribunsumbar.com)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Selasa, 13 Okt 2026 - 02:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 10 Oktober 2026 menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.(Foto : YouTube Al Arabiya/tribunnews.com)

Internasional

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Senin, 12 Okt 2026 - 22:00 WIB