BNN Ungkap Produksi Vape Narkoba Senilai Rp18 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNN memperlihatkan barang bukti ribuan cartridge vape berisi liquid narkoba jenis etomidate yang diproduksi dua WNA di sebuah apartemen Jakarta Selatan.

Petugas BNN memperlihatkan barang bukti ribuan cartridge vape berisi liquid narkoba jenis etomidate yang diproduksi dua WNA di sebuah apartemen Jakarta Selatan.

Jakarta, Britakini.comBadan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dua warga negara asing (WNA) berinisial MK dan TKG karena memproduksi 3.000 vape berisi liquid narkoba di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan. Dari hasil kejahatan tersebut, pelaku meraup omzet hingga Rp 18 miliar.

Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Pemberantasan BNN RI, Brigjen Aldrin Hutabarat, menjelaskan bahwa kedua pelaku berperan membawa narkotika jenis etomidate. Mereka menyuntikkan cairan etomidate ke dalam cartridge vape.

“Berdasarkan interogasi sementara, kedua pelaku membawa bahan narkotika jenis etomidate. Mereka mengisi sekitar 1,5 hingga 2 mililiter cairan ke setiap cartridge vape,” kata Brigjen Aldrin saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).

Satu cartridge dapat dikonsumsi hingga lima orang

BNN menemukan 3.000 cartridge vape yang siap edar. Brigjen Aldrin menyebut satu cartridge dapat dikonsumsi oleh 3 hingga 5 orang. Artinya, pengungkapan kasus ini mencegah penyalahgunaan narkoba oleh hingga 15.000 orang.

Baca Juga :  Wako Alfin Komitmen Pembangunan Meritokrasi Bersama BKN

“Satu vape dapat dipakai sampai lima orang. Jika dikalikan 3.000 cartridge, maka kami telah menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa anak bangsa,” ujarnya.

Pelaku menjual satu vape seharga Rp 4 juta hingga Rp 6 juta. BNN menghitung total peredaran tersebut mencapai Rp 18 miliar.

Pengungkapan Berawal dari Penyelidikan Bea Cukai

Kasus ini terungkap pada Kamis (15/1) pukul 16.20 WIB di sebuah apartemen kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Selama satu pekan, BNN dan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menyelidiki TKG yang membawa koper dan ransel mencurigakan.

Petugas mengikuti TKG hingga ke apartemen lantai 23. Di lokasi tersebut, MK sudah menunggu dan diketahui telah tinggal sejak Selasa (13/1). BNN dan Bea Cukai langsung melakukan penggeledahan.

Petugas menemukan 6 bungkus plastik berisi cartridge vape. Setiap bungkus berisi 500 cartridge, sehingga total mencapai 3.000 cartridge.

Baca Juga :  Sugiono Perintahkan Evakuasi 15 WNI dari Iran

BNN Sita Hampir Lima Liter Etomidate

Selain cartridge, BNN menyita jerigen berisi 4.919,5 mililiter cairan etomidate. Petugas mengambil 10 mililiter sampel untuk diuji di Puslab BNN Lido.

“Kami langsung mengirim sampel ke laboratorium. Setelah pengukuran, volume cairan mencapai hampir 5 liter etomidate,” jelas Brigjen Aldrin.

Aksi Dikendalikan Bos Berinisial A

BNN mengungkap bahwa kedua WNA tersebut menjalankan aksi atas perintah seorang pengendali berinisial A. Saat ini, BNN masih memburu pelaku tersebut.

“Kedua pelaku ini hanya menjalankan perintah dari bos mereka berinisial A. Kami masih mendalami peran dan identitasnya,” kata Aldrin.

Terancam Hukuman Mati

BNN menjerat kedua tersangka dengan UU Narkotika dan KUHP terbaru. Atas perbuatannya, mereka terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara maksimal 20 tahun.

(Ven*)

Berita Terkait

BGN Efisiensi Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima
Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos
Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Prima SPBU di Denpasar
Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Mudah Cepat
PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun
SAPA UMKM: Fitur, Cara Daftar, dan Peluang Usaha
Pertamina Dorong Energi Bersih Indonesia Berkelanjutan
Idul Adha 2026 Diperkirakan Berlangsung Pada 27 Mei
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Efisiensi Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:00 WIB

Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Prima SPBU di Denpasar

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Mudah Cepat

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Tembus Rp2,73 Juta

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:00 WIB

Suplemen minyak ikan mengandung omega-3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan mengontrol kolesterol.( Foto : https://www.naturalfarm.id)

Kesehatan

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar

Senin, 15 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB