ESDM Terapkan Campuran Bioetanol 5 Persen di SPBU 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengisian BBM dengan campuran bioetanol 5 persen di SPBU sebagai bagian dari kebijakan ESDM (Foto: Pertamina)

Ilustrasi pengisian BBM dengan campuran bioetanol 5 persen di SPBU sebagai bagian dari kebijakan ESDM (Foto: Pertamina)

Kebijakan Campuran Bioetanol 5 Persen

Jakarta, Britakini.comKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mewajibkan seluruh SPBU mencampurkan bioetanol sebesar 5% ke dalam bensin. Kebijakan ini akan berlaku mulai semester II 2026 melalui Keputusan Menteri ESDM. Dengan langkah ini, pemerintah mempercepat transisi energi nasional. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Tahap Awal di Pulau Jawa

Selanjutnya, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menjelaskan rencana implementasi kebijakan tersebut. Pada tahap awal, pemerintah memfokuskan pelaksanaan di Pulau Jawa. Hal ini karena Jawa memiliki infrastruktur distribusi yang lebih siap. Di sisi lain, konsumsi BBM di wilayah ini tergolong tinggi. Oleh karena itu, pemerintah menilai Jawa cocok menjadi lokasi awal.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Tak Bergerak, Emas Dunia Melonjak

Kewajiban untuk BBM Non-PSO

Sementara itu, Eniya menegaskan bahwa seluruh badan usaha BBM wajib menjalankan pencampuran bioetanol. Ketentuan ini mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 4 Tahun 2025. Namun demikian, pemerintah hanya menerapkan aturan ini pada BBM non-penugasan (non-PSO). Dengan demikian, kebijakan ini tidak berdampak pada BBM subsidi yang digunakan masyarakat.

Perluasan Distribusi dan Outlet

Berikutnya, pemerintah memanfaatkan jaringan gerai milik Pertamina untuk mendukung implementasi program. Selain itu, pemerintah juga menambah outlet bioetanol secara bertahap. Saat ini, Pertamina masih menguji pasar melalui produk Pertamax Green 95. Ke depan, pemerintah akan memperluas distribusi produk tersebut pada 2026. Seiring dengan itu, peningkatan akan mengikuti kesiapan pasokan dan infrastruktur.

Baca Juga :  BGN Efisiensi Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima

Dukungan Industri Bioetanol

Di samping itu, Eniya menyebut industri bioetanol dalam negeri terus berkembang. Sejumlah pabrik telah beroperasi di Indonesia. Bahkan, beberapa pabrik mampu memproduksi bioetanol fuel grade dengan kadar alkohol di atas 99%. Dengan perkembangan ini, pemerintah optimistis kebutuhan program mandatori dapat terpenuhi.

Penetapan Volume dan Evaluasi

Terakhir, Eniya menyampaikan bahwa tiga perusahaan akan terlibat dalam program mandatori ini. Nantinya, pemerintah akan menetapkan volume kebutuhan bioetanol melalui Keputusan Menteri. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan evaluasi secara berkala. Evaluasi tersebut mencakup kesiapan infrastruktur serta stabilitas pasokan. Lebih lanjut, pemerintah akan mengkaji dampaknya terhadap harga BBM. Dengan langkah tersebut, pemerintah berupaya menjaga efektivitas dan keberlanjutan program. (Ven*)

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 Juni 2026
Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak, Ini Rincian Lengkapnya
Rupiah Naik 0,20 Persen, Tekanan Dolar AS Mereda
harga emas hari ini 2 juni 2026 di pegadaian
DSI Resmi Kelola Ekspor SDA, Devisa Negara Naik
Penjualan Nissan Indonesia Merosot Tajam Hingga Tahun 2026
Dolar AS Menguat Tipis Rupiah Masih Tertekan Hari Ini
Harga Emas Antam Naik Ini 29 Mei 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:00 WIB

ESDM Terapkan Campuran Bioetanol 5 Persen di SPBU 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 Juni 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak, Ini Rincian Lengkapnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Naik 0,20 Persen, Tekanan Dolar AS Mereda

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

harga emas hari ini 2 juni 2026 di pegadaian

Berita Terbaru

Honda Brio dan Toyota Agya menjadi pilihan hatchback populer untuk kebutuhan harian di Indonesia.(Gambar dibuat oleh Claude AI)

Teknologi

Honda Brio vs Toyota Agya: Pilih Sesuai Kebutuhan

Jumat, 5 Jun 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi pengisian BBM dengan campuran bioetanol 5 persen di SPBU sebagai bagian dari kebijakan ESDM (Foto: Pertamina)

Ekonomi

ESDM Terapkan Campuran Bioetanol 5 Persen di SPBU 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 03:00 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan langkah efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Foto: Retno Ayuningrum)

Nasional

BGN Efisiensi Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:00 WIB

Harga emas Pegadaian terbaru 4 Juni 2026 Antam UBS Galeri24( Foto : Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 Juni 2026

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:00 WIB

Seorang dokter menunjukkan model anatomi ginjal kepada pasien saat konsultasi untuk menjelaskan fungsi dan risiko penyakit ginjal.(Foto : Getty Images/PonyWang)

Kesehatan

Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal

Kamis, 4 Jun 2026 - 03:00 WIB