Sungai Penuh, Britakini.com — ASN Luhah Rio Jayo menunjukkan kekompakan dan komitmen dalam mensukseskan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh 2026 melalui pertemuan pada 17 Januari 2026 di Mushala Nurus Sabah, Rio Jayo. Kegiatan adat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, serta melestarikan nilai adat dan budaya daerah.
Ninik Mamak Luhah Rio Jayo, Rio Anshari, SE, menegaskan bahwa seluruh pihak harus menjaga Kenduri Sko sebagai amanah adat. Ia mengajak seluruh unsur masyarakat, terutama ASN dan generasi muda, untuk berperan aktif serta menjaga marwah adat istiadat.
“Kenduri Sko merupakan warisan leluhur yang mengandung nilai persatuan, tanggung jawab, dan kebersamaan. Seluruh pihak harus bekerja sama dan menjaga ketertiban agar pelaksanaannya berjalan sukses dan bermartabat,” tegas Rio Anshari, SE.
Ketua Panitia Kenduri Sko Luhah Rio Jayo, Dpt Vendra Veda Rida, menyampaikan bahwa panitia terus mematangkan persiapan dengan melibatkan ASN dan seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya dukungan bersama demi kelancaran kegiatan.
“Kami mengajak seluruh ASN dan masyarakat Luhah Rio Jayo untuk mendukung penuh kegiatan ini. Kekompakan dan gotong royong menjadi kunci agar seluruh rangkaian Kenduri Sko yang akn dilaksanakan pada bulan juli 2026 berjalan lancar, aman, dan sesuai adat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari 6 Luhah Sungai Penuh, ASN Luhah Rio Jayo aktif terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Mereka bekerja sama dengan lembaga adat, tokoh masyarakat, dan panitia guna memastikan Kenduri Sko 2026 berjalan dengan baik.
Masyarakat berharap Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh 2026 dapat semakin memperkuat nilai adat, kebersamaan, dan identitas budaya daerah serta mewariskannya kepada generasi mendatang.
(VVR*)









