8 Buah Rendah Gula Terbaik untuk Kesehatan Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buah delima yang kaya polifenol dan aman dikonsumsi anak.

Ilustrasi buah delima yang kaya polifenol dan aman dikonsumsi anak.

Jakarta, Britakini.comBanyak orang tua percaya bahwa semua buah selalu sehat karena rasanya manis alami. Anggapan ini membuat buah sering diberikan tanpa batas kepada anak. Namun, secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Buah memang mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan. Meski begitu, beberapa jenis buah menyimpan kadar gula yang cukup tinggi. Jika anak mengonsumsinya secara berlebihan, gula alami tetap dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Mengutip CNBC Make It, asupan gula berlebih dari buah dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma usus, memperlambat metabolisme, dan meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Karena itu, orang tua perlu lebih cermat memilih jenis buah yang dikonsumsi anak.

Dokter bedah jantung asal Palm Springs, California, dr. Steven Gundry, MD, menekankan pentingnya memilih buah rendah gula untuk kesehatan jangka panjang. Ia menyarankan masyarakat untuk mengutamakan buah yang rendah gula dan kaya polifenol.

“Sebagai dokter bedah jantung, saya selalu merekomendasikan buah dengan kadar gula rendah dan kandungan polifenol tinggi. Senyawa ini bekerja sebagai antioksidan kuat di dalam tubuh,” jelas dr. Gundry.

Ia juga membagikan daftar buah yang aman dan ideal untuk anak maupun orang dewasa.

Baca Juga :  Kadis Pendidikan Dampingi Wako Alfin Temui Wamendikdasmen RI

Berikut delapan buah rendah gula yang direkomendasikan:

1. Jeruk (Jeruk Bali, Keprok, dan Kumquat)

Buah jeruk mengandung gula rendah dan kaya vitamin C. Jeruk juga menyediakan flavonoid, sejenis polifenol yang membantu menjaga kesehatan bakteri baik di usus.

Dr. Gundry menyarankan agar tidak membuang bagian putih jeruk. Bagian ini justru menyimpan nutrisi paling padat dan bermanfaat.

2. Buah Beri (Blueberry dan Raspberry)

Blueberry dan raspberry cocok sebagai camilan sehat untuk anak. Kedua buah ini memiliki indeks glikemik rendah, kaya serat, dan tinggi polifenol. Pilih buah beri yang sedang musim agar nutrisinya lebih optimal.

3. Delima

Delima mengandung polifenol tinggi, termasuk punicalagin, yang mendukung kesehatan jantung dan regenerasi sel. Meski rasanya manis, kadar gulanya tetap relatif rendah. Biji delima juga menambah asupan serat untuk metabolisme anak.

4. Alpukat

Alpukat hampir tidak mengandung gula. Buah ini kaya lemak tak jenuh tunggal, serat, dan kalium. Kandungan tersebut membantu menjaga kesehatan jantung, membuat kenyang lebih lama, dan menstabilkan gula darah.

Baca Juga :  Hipertensi Usia Muda Tingkatkan Risiko Jantung dan Ginjal

“Alpukat adalah buah paling sempurna karena menyehatkan tanpa memicu lonjakan gula darah,” ujar dr. Gundry.

5. Kiwi

Kiwi menyediakan vitamin C, serat, dan antioksidan dalam jumlah tinggi dengan kadar gula yang rendah. Buah ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan pencernaan anak.

6. Pir

Pir memberi asupan cairan dan karbohidrat yang seimbang. Buah ini membantu penyerapan zat besi dan menjaga hidrasi tubuh. Kandungan seratnya yang tinggi juga efektif mencegah sembelit pada anak.

7. Pepaya

Pepaya memiliki rasa manis alami dengan kadar gula yang masih tergolong aman. Buah ini kaya vitamin dan mineral serta membantu melancarkan sistem pencernaan anak.

8. Markisa

Markisa mengandung gula lebih rendah dibandingkan banyak buah tropis lain. Buah ini kaya vitamin A, serat, dan polifenol. Anak dapat mengonsumsinya langsung atau sebagai campuran minuman sehat.

Dengan memilih buah-buahan tersebut, orang tua tetap dapat memberikan asupan segar dan bergizi kepada anak tanpa khawatir terhadap risiko kelebihan gula yang dapat mengganggu kesehatan metabolisme.

(VVR*)

Berita Terkait

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar
Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya
Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong
Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal
Cara Alami Efektif Menurunkan Kolesterol Secara Aman
Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya
Dokter Tegaskan Nyeri Leher Bukan Tanda Kolesterol Tinggi
Nyeri Leher Belakang Belum Tentu Tanda Kolesterol Tinggi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:00 WIB

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:00 WIB

Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:00 WIB

Cara Alami Efektif Menurunkan Kolesterol Secara Aman

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Tembus Rp2,73 Juta

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:00 WIB

Suplemen minyak ikan mengandung omega-3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan mengontrol kolesterol.( Foto : https://www.naturalfarm.id)

Kesehatan

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar

Senin, 15 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB