Super Flu H3N2 Menyebar, Anak Jadi Kelompok Rentan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang anak mengalami batuk dan gejala flu di rumah, kelompok usia yang rentan terinfeksi super flu H3N2.

Seorang anak mengalami batuk dan gejala flu di rumah, kelompok usia yang rentan terinfeksi super flu H3N2.

Jakarta, Britakini.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 62 kasus varian baru influenza A (H3N2) subclade K atau super flu di Indonesia. Kasus ini tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Anak-anak Jadi Kelompok Paling Rentan

Super flu paling banyak menyerang anak usia 1–10 tahun, dengan proporsi 35 persen dari total kasus. Sementara itu, perempuan mendominasi 64 persen dari seluruh temuan. Kondisi ini mendorong pentingnya peran orang tua dalam melakukan pencegahan sejak dini.

IDAI Tekankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Nastiti Kaswandani, SpA, SubspRespi(K), menegaskan bahwa orang tua dapat melindungi anak melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Ia menyebut kebiasaan sederhana mampu menekan risiko penularan super flu.

Baca Juga :  STNK Digital Punya Kekuatan Hukum, Cara Menggunakannya

Langkah Pencegahan yang Perlu Dilakukan

Orang tua perlu membiasakan anak mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker, menjaga jarak dari orang sakit, serta menjalani imunisasi influenza, khususnya pada balita. Jika air dan sabun tidak tersedia, orang tua dapat menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif.

Selain itu, dr Nastiti menganjurkan anak untuk cukup istirahat, minum air putih, dan mengonsumsi makanan bergizi. Orang tua juga perlu segera membawa anak ke dokter jika kondisi memburuk atau muncul tanda bahaya. Ia menekankan pentingnya etika batuk dengan menutup mulut untuk mencegah penyebaran virus.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Hadiri Pergelaran Budaya Kenduri Sko 2026

Vaksin Influenza Tetap Efektif

Dr Nastiti mengimbau orang tua agar memberikan vaksin influenza secara rutin. Ia memastikan vaksin yang tersedia masih efektif meski varian subclade K lebih menular. Vaksin influenza mampu menurunkan angka kematian dan rawat inap hingga 70–75 persen pada anak, serta 30–40 persen pada orang dewasa.

Ia menjelaskan bahwa bayi dapat menerima vaksin influenza mulai usia 6 bulan, dengan dua dosis awal berjarak empat minggu, lalu satu dosis setiap tahun.

(VVR*)

Berita Terkait

7 Makanan Kaya Kalsium untuk Tulang Sehat
Pelari Amatir Wajib Kenali Tanda Jantung Mulai Bermasalah
Lari dan Jogging Jadi Cara Mudah Menjaga Kebugaran
Kursi Ergonomis Kantor, Pilihan Nyaman untuk Kerja Produktif
Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan
Telur Bikin Bisul? Ini Fakta Menurut Ahli
Waspada Kabut Asap, Ini Gejala ISPA yang Perlu Dikenali
Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:00 WIB

7 Makanan Kaya Kalsium untuk Tulang Sehat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Pelari Amatir Wajib Kenali Tanda Jantung Mulai Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 03:00 WIB

Lari dan Jogging Jadi Cara Mudah Menjaga Kebugaran

Senin, 28 September 2026 - 01:00 WIB

Kursi Ergonomis Kantor, Pilihan Nyaman untuk Kerja Produktif

Jumat, 25 September 2026 - 02:00 WIB

Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

Harga BYD Racco di Sri Lanka Capai Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Ingatkan Hujan Ringan dan Potensi Awan Cumulonimbus

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Stabil, Simak Daftar Harga Terbaru

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB