RI Kurangi Ketergantungan Dollar AS, Transaksi LCT Melonjak 309%

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi transaksi Local Currency Transaction (LCT) yang digunakan Indonesia dalam perdagangan internasional tanpa melalui dollar AS. (Fhoto : Shutterstock/Travis182)

Ilustrasi transaksi Local Currency Transaction (LCT) yang digunakan Indonesia dalam perdagangan internasional tanpa melalui dollar AS. (Fhoto : Shutterstock/Travis182)

Makassar, Britakini.comIndonesia mulai mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS. Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi Local Currency Transaction (LCT) pada Januari–April 2026 mencapai 22,61 miliar dollar AS atau sekitar Rp400,19 triliun (kurs Rp17.700 per dollar AS).

BI mencatat nilai transaksi ini naik 309 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 7,33 miliar dollar AS. Peningkatan ini menunjukkan penggunaan mata uang lokal semakin luas dalam perdagangan dan transaksi lintas negara.

Direktur Departemen Pendalaman Pasar Keuangan BI, Ruth A. Cussoy Intama, menegaskan bahwa pertumbuhan LCT mencerminkan upaya kuat Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada dollar AS di tengah ketidakpastian global.

“Ini baru Januari sampai April. Kami berharap volumenya terus meningkat, termasuk jumlah pelakunya,” kata Ruth dalam media briefing di Makassar, Jumat (21/6/2026).

Baca Juga :  Alwi Farhan Tantang Chou Tien Chen Sengit Lagi

China Jadi Mitra Utama

Indonesia menjadikan China sebagai mitra utama dalam implementasi LCT dengan kontribusi 89 persen dari total transaksi. Jepang berkontribusi 6 persen, sementara Malaysia menyumbang 3 persen.

Ruth menjelaskan bahwa banyak negara mulai beralih ke mata uang lokal untuk meningkatkan efisiensi transaksi bilateral, terutama saat ketegangan perdagangan global meningkat.

Ia menambahkan bahwa sejumlah negara yang sebelumnya menunda kerja sama ini kini mulai mempercepat implementasinya.

“Mereka akhirnya memutuskan untuk mempercepat, sama seperti kita,” ujarnya.

Dollar AS Masih Digunakan

Indonesia tetap menggunakan dollar AS sebagai mata uang utama dalam sistem keuangan global. Namun, Indonesia memilih mata uang lokal untuk transaksi dengan mitra dagang utama karena lebih efisien.

Baca Juga :  Bamus DPRD Sungai Penuh Jadwalkan Pembahasan APBD 2027

“Kalau bisa langsung pakai mata uang domestik, kenapa harus lewat dollar AS? Proses itu membuat transaksi jadi tidak efisien,” tegas Ruth.

Mekanisme LCT

BI menerapkan LCT sebagai mekanisme transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal melalui bank yang ditunjuk, atau Appointed Cross Currency Dealer (ACCD), oleh masing-masing bank sentral.

Melalui skema ini, eksportir dan importir dapat bertransaksi langsung tanpa menggunakan dollar AS sebagai perantara.

Saat ini, Indonesia telah menerapkan LCT dengan Malaysia, Thailand, Jepang, China, Korea Selatan, dan Singapura. BI juga terus memperluas kerja sama ini ke negara lain, termasuk India dan Arab Saudi. (Ven*)

Berita Terkait

Deposito BRI BNI Mandiri, Cek Bunga Terbaru Agustus
Rupiah Anjlok, Ini Kurs Dolar Empat Bank Besar
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Cek Rinciannya
Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Kembali Turun
Kurs Dolar AS Hari Ini Turun ke Rp17.729
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp5.000
Harga Emas Antam Turun, Ini Daftar Terbarunya di Pegadaian
LPG 3 Kg Diperketat, Ini Data Penerima Subsidi Terbaru
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Deposito BRI BNI Mandiri, Cek Bunga Terbaru Agustus

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Cek Rinciannya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Kembali Turun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini Turun ke Rp17.729

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp5.000

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa memimpin rapat kerja gabungan pembahasan perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.(Foto : Humas Dprd Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan Anggaran APBD 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama pimpinan DPRD menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Pemkot dan DPRD Sungai Penuh Sepakati KUA PPAS 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Wali Kota Alfin Tinjau Progres Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

Sungai Penuh

SMPN 8 Sungai Penuh Dukung Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi deposito perbankan BUMN dan perbandingan bunga BRI, BNI, serta Bank Mandiri pada Agustus 2026.(Foto: deposito)

Ekonomi

Deposito BRI BNI Mandiri, Cek Bunga Terbaru Agustus

Senin, 31 Agu 2026 - 13:00 WIB