Kanker Ginjal Meningkat, Kenali Gejala dan Risiko Sejak Dini

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menunjukkan organ ginjal dan area yang berpotensi mengalami kanker ginjal pada tubuh manusia

Ilustrasi menunjukkan organ ginjal dan area yang berpotensi mengalami kanker ginjal pada tubuh manusia

Jakarta, Britakini.com – Jumlah pengidap kanker ginjal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Data GLOBOCAN menunjukkan bahwa kanker ginjal menyumbang 4,8 persen dari seluruh kasus kanker pada laki-laki di dunia. Angka ini menempatkan kanker ginjal sebagai jenis kanker ketujuh yang paling banyak dialami laki-laki.

Peningkatan ini tidak hanya terjadi pada jumlah kasus, tetapi juga pada usia pengidap. Kini, kanker ginjal mulai menyerang kelompok usia yang lebih muda. Penyakit ini berkembang secara perlahan dan jarang menimbulkan gejala pada stadium awal, sehingga banyak orang tidak menyadarinya.

Dokter spesialis urologi dari FK-KMK UGM, Dr dr Ahmad Zulfan Hendri SpU(K), menegaskan bahwa kanker ginjal bukan penyakit menular. Ia menjelaskan bahwa kanker ini berasal dari clear cell atau sel jernih yang terlihat transparan di bawah mikroskop. Meski penyebab pastinya belum diketahui, ia menyebut gaya hidup berisiko sebagai pemicu utama.

Baca Juga :  Kabar Pengurangan PPPK Picu Kekhawatiran, BKN Beri Penjelasan

Faktor Keturunan dan Risiko Tersembunyi

Riwayat keluarga meningkatkan risiko seseorang terkena kanker ginjal hingga dua kali lipat. Selain itu, penderita gangguan fungsi ginjal kronis juga memiliki risiko yang lebih tinggi.

Banyak orang terlambat menyadari penyakit ini karena kanker ginjal tidak menunjukkan gejala khas pada tahap awal. Akibatnya, pasien sering datang ke fasilitas kesehatan saat kondisi sudah memasuki stadium lanjut.

“Kanker ini tidak menunjukkan gejala khas di awal. Karena itu, banyak pasien datang saat kondisinya sudah parah, sehingga peluang hidupnya lebih rendah,” ujar dr Ahmad.

Gejala yang Sering Terabaikan

Seiring perkembangan penyakit, tubuh mulai menunjukkan beberapa tanda, seperti:

  • Urine bercampur darah
  • Muncul benjolan atau rasa tidak nyaman di area pinggang
  • Nyeri atau pegal yang sering disalahartikan sebagai kelelahan
Baca Juga :  Kebiasaan Saat Lebaran Sebabkan Berat Badan Mudah Naik

Dr Ahmad menyarankan masyarakat, terutama yang memiliki faktor risiko, untuk rutin menjalani pemeriksaan seperti USG dan medical check-up minimal satu kali dalam setahun. Pemeriksaan ini membantu dokter mendeteksi tumor sejak dini.

Jika dokter menemukan tumor dengan ukuran di bawah 7 cm, pasien dapat menjalani operasi sebagai langkah pengobatan utama. Namun, jika kanker sudah menyebar, dokter akan memberikan terapi untuk menekan pertumbuhan sel kanker dan memperpanjang harapan hidup pasien.

“Kanker bersifat semi-darurat. Kita harus bergerak cepat. Jika pasien tidak rutin kontrol, risiko penyebaran sel tumor akan semakin besar,” tegasnya.

(Ven*)

Berita Terkait

Manfaat Daun Sereh untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Ikan Asin Memang Mengandung Kolesterol, Ini Penjelasannya
Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Kesehatan Ginjal Tubuh
Khasiat Daun Pepaya untuk Kesehatan Tubuh Sehari-hari
Manfaat Konsumsi Jahe Pagi untuk Kesehatan Tubuh
Susu Protein Tinggi untuk Otot: Panduan Lengkap Terbaik
Air Kunyit Mentah Bantu Jaga Kesehatan Tubuh Alami
Hipertensi Usia Muda Tingkatkan Risiko Jantung dan Ginjal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00 WIB

Manfaat Daun Sereh untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Selasa, 28 April 2026 - 23:59 WIB

Ikan Asin Memang Mengandung Kolesterol, Ini Penjelasannya

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Kesehatan Ginjal Tubuh

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

Khasiat Daun Pepaya untuk Kesehatan Tubuh Sehari-hari

Rabu, 22 April 2026 - 16:00 WIB

Manfaat Konsumsi Jahe Pagi untuk Kesehatan Tubuh

Berita Terbaru

Dukcapil mendorong instansi menghentikan fotokopi e-KTP dan beralih ke pembacaan chip digital

Teknologi

Pemerintah Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Lindungi Data Pribadi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:00 WIB

Maya Novefri Handayani ditunjuk Bupati Kerinci Monadi sebagai Plt Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti tahun 2026.

Kerinci

Monadi Tunjuk Maya Novefri Pimpin Perumda Tirta Sakti

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:00 WIB

Honda Dio 110 2026 hadir dengan warna baru dan konsumsi BBM tembus 55,6 km/liter, cocok untuk mobilitas harian.

Teknologi

Honda Dio 110 2026 Skutik Irit 55 Km

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Toyota Calya terbaru hadir dengan desain stylish, lampu smoked, dan tampilan lebih modern

Teknologi

Toyota Calya Terbaru Tampil Stylish, Cocok untuk Mobil Keluarga

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB