Harga Emas Antam Turun, Cek Rincian Terbarunya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas Antam mengalami penurunan Rp10.000 per gram pada Selasa (8/9/2026).(Foto : Ilustrasi by AI/Liputan6.com)

Harga emas Antam mengalami penurunan Rp10.000 per gram pada Selasa (8/9/2026).(Foto : Ilustrasi by AI/Liputan6.com)

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 pada Selasa 8 September 2026

Jakarta, Britakini.comHarga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali turun pada Selasa (8/9/2026). Data dari laman resmi Logam Mulia menunjukkan harga emas Antam turun Rp10.000 per gram.

Kini, Antam menjual emas dengan harga Rp2.627.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga emas Antam masih mencapai Rp2.637.000 per gram.

Antam juga menurunkan harga buyback sebesar Rp10.000. Kini, harga buyback berada di level Rp2.480.000 per gram.

Harga Buyback Emas Antam

Harga buyback menunjukkan nilai yang Antam bayarkan saat membeli kembali emas dari pemiliknya. Sebaliknya, harga jual menunjukkan harga yang konsumen bayar ketika membeli emas dari Antam.

Harga emas Antam dapat berubah setiap saat. Kondisi pasar dan berbagai faktor ekonomi global dapat memengaruhi pergerakannya.

Antam sebelumnya mencatat rekor harga emas tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis (29/1/2026). Saat itu, harga emas Antam mencapai Rp3.168.000 per gram.

Pada periode yang sama, Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.989.000 per gram.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Harga emas Antam berbeda sesuai ukuran pecahannya. Berikut daftar harga emas Antam pada Selasa (8/9/2026):

  • 0,5 gram: Rp1.363.500
  • 1 gram: Rp2.627.000
  • 2 gram: Rp5.194.000
  • 3 gram: Rp7.766.000
  • 5 gram: Rp12.910.000
  • 10 gram: Rp25.765.000
  • 25 gram: Rp64.287.000
  • 50 gram: Rp128.495.000
  • 100 gram: Rp256.912.000
  • 250 gram: Rp642.015.000
  • 500 gram: Rp1.283.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.567.600.000

Harga Emas Dunia Ikut Turun

Harga emas dunia juga melemah pada perdagangan Senin. Data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang kuat mendorong pasar untuk kembali memperkirakan arah suku bunga The Federal Reserve atau The Fed.

Baca Juga :  Yamaha Rilis BW'S Urban Explore, Skutik Petualang Eksklusif

Investor kini menunggu data inflasi AS. Data tersebut akan membantu pasar membaca arah kebijakan The Fed.

Mengutip CNBC pada Selasa (8/9/2026), harga emas spot turun 0,5% menjadi US$4.405,47 per ounce pada pukul 02.11 GMT.

Harga emas spot juga sudah turun 1% pada perdagangan Jumat sebelumnya.

Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turut melemah. Harganya turun 0,5% menjadi US$4.452,20 per ounce.

Data Ketenagakerjaan AS Tekan Harga Emas

Data pemerintah AS menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja meningkat tajam pada Agustus. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran tetap berada di angka 4,1%.

Data tersebut menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja AS mulai membaik. Sebelumnya, pasar tenaga kerja menghadapi sejumlah tekanan.

Perbaikan pasar tenaga kerja membuat peluang The Fed menaikkan suku bunga pada September tetap terbuka. Ekspektasi tersebut kemudian menekan harga emas.

Selanjutnya, investor akan mencermati sejumlah data ekonomi AS. Pemerintah AS akan merilis Producer Price Index (PPI) pada Kamis.

Setelah itu, AS akan mengumumkan data Consumer Price Index (CPI) pada Jumat.

Investor akan memperhatikan kedua data tersebut. Hasilnya dapat memengaruhi keputusan The Fed terkait suku bunga.

Analis: Data Inflasi Jadi Perhatian

Analis pasar utama KCM Trade, Tim Waterer, menilai data pekerjaan AS memberikan kejutan positif. Menurutnya, data tersebut langsung memberikan tekanan terhadap harga emas.

Baca Juga :  Pemerintah Segera Cairkan Gaji Ke-13 ASN Juni 2026

Namun, Waterer menilai data ketenagakerjaan belum cukup untuk memastikan kenaikan suku bunga pada September.

“Data pekerjaan tersebut memberikan kejutan positif yang jelas dan memberikan tekanan terhadap emas, tetapi belum sepenuhnya memastikan kenaikan suku bunga pada September,” ujar Waterer.

Menurut Waterer, pasar masih membutuhkan data CPI untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas.

“Bagian penting yang masih ditunggu akan hadir pekan ini melalui data CPI AS,” tambahnya.

Waterer juga menilai data inflasi akan memengaruhi keputusan The Fed. Jika inflasi meningkat, pasar dapat memperkuat perkiraan kenaikan suku bunga.

Kenaikan inflasi juga dapat mendorong imbal hasil lebih tinggi. Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas.

Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed

Data CME FedWatch Tool menunjukkan pasar melihat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan 15-16 September sebesar 58,4%.

Investor selama ini menggunakan emas sebagai salah satu aset lindung nilai terhadap inflasi. Namun, kenaikan suku bunga dapat mengurangi daya tarik emas.

Emas tidak memberikan bunga atau imbal hasil seperti obligasi. Karena itu, investor dapat memilih aset berbunga ketika suku bunga naik.

Pergerakan suku bunga The Fed akhirnya menjadi salah satu faktor penting bagi pasar emas. Kebijakan tersebut juga dapat memengaruhi pergerakan harga emas dunia dan harga emas Antam. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: Liputan6.com

Berita Terkait

Goldman Sachs Ungkap Prospek Harga Emas hingga 2027
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Cek Rinciannya
Harga Emas Antam dan Pegadaian Naik, Cek Harganya
Kurs Rupiah Tertekan, Ini Faktor yang Mempengaruhinya
Harga Emas Pegadaian 17 September 2026, Cek Lengkap
Mantan PMI Indonesia Raup Omzet Jutaan dari Bubur Cirebon
Harga Emas Antam Hari Ini Menguat, Cek Rinciannya
Rupiah Melemah ke Rp17.730 Jelang Keputusan The Fed
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

Goldman Sachs Ungkap Prospek Harga Emas hingga 2027

Minggu, 20 September 2026 - 18:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Cek Rinciannya

Sabtu, 19 September 2026 - 17:00 WIB

Harga Emas Antam dan Pegadaian Naik, Cek Harganya

Kamis, 17 September 2026 - 13:00 WIB

Kurs Rupiah Tertekan, Ini Faktor yang Mempengaruhinya

Kamis, 17 September 2026 - 09:33 WIB

Harga Emas Pegadaian 17 September 2026, Cek Lengkap

Berita Terbaru

Daftar mobil hybrid terlaris di Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2026 dengan Toyota Innova Zenix Hybrid sebagai model terlaris.(Foto: Muhammad Hafizh Gemilang/detik.com)

Teknologi

Daftar Mobil Hybrid Terlaris 2026, Toyota Masih Dominan

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi harga emas yang diproyeksikan Goldman Sachs mencapai US$5.400 per ons pada akhir 2027.(Foto : Dok. Freepik/kompas.com)

Ekonomi

Goldman Sachs Ungkap Prospek Harga Emas hingga 2027

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:00 WIB

Harga emas Antam hari ini (20/9/2026) terpantau stabil di level Rp 2.638.000 per gram, sementara harga buyback bertahan di Rp 2.473.000 per gram di tengah fluktuasi pasar global. (Foto: Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Cek Rinciannya

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:00 WIB

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 18-24 September 2026.(Foto : Ilustrasi Hujan.Nasmoco Dok/kompas.com)

Nasional

Potensi Hujan Lebat, BMKG Minta Warga Waspada

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi membuka Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026 di Lapangan M10 Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Sabtu (19/9/2026).

Kerinci

Festival Kopi Kerinci 2026 Dorong Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:00 WIB