Jakarta, Britakini.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin, 31 Agustus 2026. Tekanan pasar valuta asing kembali memengaruhi pergerakan rupiah pada awal pekan.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 55 poin atau 0,31% pada pukul 09.05 WIB. Pada perdagangan di pasar spot exchange, rupiah berada di level Rp17.748 per dolar AS.
Pergerakan tersebut menunjukkan pelemahan dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya. Selain memantau pasar spot, masyarakat juga bisa melihat kurs dolar AS yang berlaku di sejumlah bank besar.
BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI menetapkan kurs beli dan jual dolar AS dengan nilai yang berbeda. Perbedaan tersebut bergantung pada jenis transaksi dan layanan yang digunakan nasabah.
Kurs Dolar AS di BCA
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan beberapa kurs dolar AS untuk kebutuhan transaksi nasabah. Pada pukul 09.06 WIB, BCA menetapkan kurs beli Rp17.745 dan kurs jual Rp17.765 melalui layanan e-rate.
BCA juga menetapkan kurs melalui layanan TT counter. Dalam layanan tersebut, BCA mematok harga beli Rp17.550 dan harga jual Rp17.830 per dolar AS.
Untuk transaksi bank notes, BCA kembali menetapkan harga yang sama. Bank memasang harga beli Rp17.550 dan harga jual Rp17.830 per dolar AS.
Kurs Dolar AS di Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga menetapkan kurs dolar AS pada Senin pagi. Untuk layanan special rate, Bank Mandiri memasang harga beli Rp17.730 dan harga jual Rp17.760 per dolar AS.
Sementara itu, Bank Mandiri menetapkan harga beli Rp17.490 dan harga jual Rp17.790 melalui layanan TT counter.
Bank Mandiri juga menggunakan kurs tersebut untuk transaksi bank notes. Nasabah perlu memperhatikan jenis layanan sebelum melakukan transaksi karena setiap layanan dapat memiliki ketentuan kurs yang berbeda.
Kurs Dolar AS di BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turut memperbarui kurs dolar AS pada perdagangan Senin. Pada pukul 09.09 WIB, BRI menetapkan harga beli Rp17.608 dan harga jual Rp17.799 per dolar AS.
Perbedaan harga beli dan jual menunjukkan selisih nilai yang diterapkan bank dalam transaksi valuta asing. Karena itu, nasabah sebaiknya membandingkan kurs sebelum membeli atau menjual dolar AS.
Kurs Dolar AS di BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga menetapkan kurs dolar AS untuk transaksi nasabah. BNI menyediakan kurs melalui layanan TT counter dan bank notes.
Melalui TT counter, BNI menetapkan harga beli Rp17.500 dan harga jual Rp17.800 per dolar AS.
BNI juga menggunakan nilai tersebut untuk transaksi bank notes. Dengan begitu, nasabah dapat menjadikan kurs tersebut sebagai acuan saat melakukan transaksi dolar AS pada Senin pagi.
Rupiah Kembali Melemah
Pelemahan rupiah pada awal perdagangan membuat pergerakan dolar AS menjadi perhatian pelaku pasar. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi masyarakat dan pelaku usaha yang melakukan transaksi menggunakan valuta asing.
Setiap bank menetapkan kurs berdasarkan jenis layanan yang tersedia. Karena itu, nasabah sebaiknya mengecek kurs terbaru sebelum melakukan transaksi.
Pada pembukaan perdagangan Senin, rupiah berada di level Rp17.748 per dolar AS. Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini. (Ven*)









