Rupiah Melemah Tipis di Tengah Tekanan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan rupiah diperkirakan fluktuatif dan berpotensi melemah dipengaruhi sentimen global dan domestik

Pergerakan rupiah diperkirakan fluktuatif dan berpotensi melemah dipengaruhi sentimen global dan domestik

Jakarta, Britakini.comRupiah berpotensi bergerak fluktuatif dan cenderung melemah ke kisaran Rp17.220–Rp17.260 per dolar AS pada perdagangan Senin (27/4/2026).

Pergerakan Terakhir Rupiah

RTI Infokom mencatat rupiah menguat 0,33% atau naik 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026). Di saat yang sama, indeks dolar AS ikut naik tipis 0,04% ke posisi 98,81.

Tekanan Sentimen Global

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi melihat pasar masih menekan rupiah meski sempat menguat. Rupiah sempat turun hingga Rp17.300 per dolar AS sebelum akhirnya kembali menguat saat penutupan.

Konflik antara AS dan Iran terus mendorong harga minyak dunia naik. Kenaikan ini membebani fiskal Indonesia sebagai negara pengimpor minyak. Dalam perkembangan terbaru, Iran memilih mundur dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.

Baca Juga :  Kasus PJU Kerinci Aldi Ketua LSM Semut Merah Tantang Kejari

Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. Ia juga menyebut Israel dan Lebanon sepakat memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu. Namun, pasar belum merespons positif kabar tersebut.

Kondisi Domestik dan Fiskal

Di dalam negeri, pemerintah menghadapi tekanan fiskal akibat lonjakan harga energi. Meski begitu, pemerintah tetap menjaga kepercayaan pasar dengan memastikan APBN tetap kuat.

Harga minyak dunia kini sudah menembus asumsi makro APBN 2026, yakni di atas US$100 per barel. Namun, pemerintah masih mampu menahan kenaikan harga BBM bersubsidi tanpa menguras anggaran.

Baca Juga : 

Peran Saldo Anggaran Lebih (SAL)

Ibrahim menegaskan pemerintah belum menggunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp423 triliun untuk menutup subsidi energi. Kondisi ini menunjukkan ruang fiskal masih aman.

Proyeksi Rupiah

Dengan berbagai tekanan tersebut, Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak naik-turun tetapi cenderung melemah hari ini.

Ia memproyeksikan rupiah berada di kisaran Rp17.220–Rp17.260 per dolar AS pada Senin (27/4). Untuk sepekan ke depan, rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp17.180–Rp17.400 per dolar AS. (Ven*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi
Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya
Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar
Harga Emas Dunia Bangkit Tipis Setelah Jatuh Tajam
Harga Pangan Turun Hari Ini, Bawang dan Minyak Naik
Update Harga Emas Antam Hari Ini, Stabil Tanpa Perubahan
Kapan Wajib Zakat Emas dan Cara Hitungnya Lengkap
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Senin, 8 Juni 2026 - 19:00 WIB

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Dunia Bangkit Tipis Setelah Jatuh Tajam

Senin, 8 Juni 2026 - 09:00 WIB

Senin, 8 Juni 2026 - 03:00 WIB

Harga Pangan Turun Hari Ini, Bawang dan Minyak Naik

Berita Terbaru

Suplemen minyak ikan mengandung omega-3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan mengontrol kolesterol.( Foto : https://www.naturalfarm.id)

Kesehatan

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar

Senin, 15 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB

Teknologi

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB