Ribuan Pencari Kerja Berebut Lowongan Gaji Tinggi di Malaka

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pencari kerja mengantre panjang hingga hampir 2 kilometer saat mengikuti wawancara terbuka perusahaan semikonduktor di Malaka, Malaysia.(Foto : Ilustrasi CNN Indonesia/Hanna Azarya).

Ribuan pencari kerja mengantre panjang hingga hampir 2 kilometer saat mengikuti wawancara terbuka perusahaan semikonduktor di Malaka, Malaysia.(Foto : Ilustrasi CNN Indonesia/Hanna Azarya).

Jakarta, Britakini.comLebih dari 1.000 pencari kerja memadati sesi wawancara terbuka di Malaka, Malaysia, setelah perusahaan menawarkan gaji awal 3.500 ringgit atau sekitar Rp15 juta per bulan (kurs Rp4.306). Antusiasme tinggi para pelamar langsung memicu antrean panjang hingga hampir 2 kilometer.

Antrean Panjang Akibat Gaji Kompetitif

Perusahaan semikonduktor asal Jerman, Infineon Technologies, menggelar wawancara terbuka tersebut di sebuah hotel di negara bagian Malaka pada Minggu (14/6). Perusahaan menyediakan sekitar 500 lowongan untuk posisi operator produksi dan teknisi dengan gaji awal 3.500 ringgit per bulan atau sekitar US$1.100.

Para pelamar menunjukkan antusiasme besar dengan datang sejak pukul 05.00 pagi waktu setempat. Mereka berusaha mendapatkan kesempatan lebih awal agar bisa mengikuti proses seleksi. Banyak pelamar rela mengantre berjam-jam demi mengikuti wawancara secara langsung.

Baca Juga :  Pegadaian Naikkan Harga Emas Antam UBS Galeri 24

Antrean Mengular Picu Kekhawatiran

Foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan antrean panjang yang membentang dari lokasi wawancara hingga ke jalan raya utama. Kepadatan tersebut memicu kekhawatiran terkait keselamatan para pelamar karena area publik menjadi sangat ramai.

Melihat lonjakan pelamar, pihak Infineon segera mengambil langkah cepat. Perusahaan membagikan kode QR sekitar pukul 10.00 pagi agar pelamar bisa mengunggah resume secara daring. Perusahaan juga meminta pelamar pulang dan menunggu informasi lanjutan. Meski demikian, banyak pelamar tetap bertahan di lokasi meskipun harus menghadapi cuaca panas dan lembap.

Pejabat Daerah Turun Tangan

Peristiwa ini menarik perhatian pejabat daerah. Ketua Menteri Melaka, Ab Rauf Yusoh, bersama Wali Kota Melaka, Shadan Othman, langsung mendatangi lokasi. Mereka membagikan makanan dan minuman kepada para pelamar untuk membantu meringankan kondisi mereka.

Baca Juga :  Bisnis Sembako dan Gorengan di Kampung Menguntungkan

Shadan Othman juga menemui manajemen Infineon untuk meminta penjelasan. Ia mendorong perusahaan agar memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pelamar selama proses rekrutmen berlangsung.

Bukan Karena Tingginya Pengangguran

Anggota dewan eksekutif Malaka, Ngwe Hee Sem, menegaskan bahwa lonjakan jumlah pelamar tidak menunjukkan tingginya angka pengangguran. Ia menyebut tingkat pengangguran di Melaka hanya sekitar 2 persen dan termasuk rendah di Malaysia.

Ngwe menjelaskan bahwa tawaran gaji kompetitif menjadi faktor utama yang menarik minat pencari kerja. Ia menilai besarnya jumlah pelamar terjadi karena daya tarik peluang kerja yang baik, bukan karena lemahnya kondisi pasar tenaga kerja di wilayah tersebut. (Ven*)

Berita Terkait

Rupiah Menguat Didukung Kebijakan Keras Bank Indonesia
BI Resmi Batasi Pembelian Dolar AS Mulai Juli 2026
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Tembus Rp2,73 Juta
Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi
Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya
Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar
Harga Emas Dunia Bangkit Tipis Setelah Jatuh Tajam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Menguat Didukung Kebijakan Keras Bank Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:00 WIB

Ribuan Pencari Kerja Berebut Lowongan Gaji Tinggi di Malaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:00 WIB

BI Resmi Batasi Pembelian Dolar AS Mulai Juli 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Senin, 8 Juni 2026 - 19:00 WIB

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Berita Terbaru

Layar menampilkan pergerakan rupiah yang menguat terhadap dolar AS setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan.(Foto : Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Ekonomi

Rupiah Menguat Didukung Kebijakan Keras Bank Indonesia

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:00 WIB

Ribuan pencari kerja mengantre panjang hingga hampir 2 kilometer saat mengikuti wawancara terbuka perusahaan semikonduktor di Malaka, Malaysia.(Foto : Ilustrasi CNN Indonesia/Hanna Azarya).

Ekonomi

Ribuan Pencari Kerja Berebut Lowongan Gaji Tinggi di Malaka

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:00 WIB

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan kebijakan terbaru pembatasan pembelian dolar AS dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur, Jakarta, Kamis (18/6/2026).(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Ekonomi

BI Resmi Batasi Pembelian Dolar AS Mulai Juli 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 22:00 WIB

Wako Sungai Penuh Alfin menghadiri dan memberikan sambutan pada Wisuda XII IAIN Kerinci di Aula Digital Perpustakaan IAIN Kerinci, Kamis (18 Juni 2026).

Sungai Penuh

Wako Alfin Dorong Wisudawan IAIN Hadapi Era Digital

Kamis, 18 Jun 2026 - 17:00 WIB

Foto: dok. InJourney Airports

Nasional

InJourney Airports Hadirkan Keseruan Liburan Untuk Keluarga

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:00 WIB