IHSG Melemah 1,3%, Saham BBCA dan ANTM Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG melemah pada perdagangan Rabu (28/10/2026), sementara saham BBCA dan ANTM menguat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

IHSG melemah pada perdagangan Rabu (28/10/2026), sementara saham BBCA dan ANTM menguat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, Britakini.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Rabu (28/10/2026). Pelemahan ini terjadi ketika bursa saham Asia justru menguat. Pada saat yang sama, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah bergerak di kisaran Rp 18.149 hingga Rp 18.164. Tekanan jual membuat mayoritas sektor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona merah.

Mengutip data RTI, IHSG membuka perdagangan dengan penurunan 0,32% ke level 5.249. Tekanan jual kemudian mendorong indeks turun lebih dalam. Pada pukul 09.02 WIB, IHSG melemah 1,2% ke level 5.202. Penurunan berlanjut hingga pukul 09.13 WIB, saat indeks terkoreksi 1,3% ke posisi 5.195.

Indeks LQ45 juga melemah 1,34% ke level 525,72. Pada awal perdagangan, seluruh indeks saham acuan mencatat penurunan.

Mayoritas Saham Melemah pada Awal Perdagangan

Tekanan jual mendominasi perdagangan saham pada awal sesi. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.226,67 dan level terendah 5.190,30.

Data perdagangan menunjukkan 343 saham melemah, sedangkan 158 saham menguat. Sebanyak 162 saham lainnya mempertahankan harga sebelumnya.

Pelaku pasar mencatat 101.337 transaksi dengan volume perdagangan mencapai 2 miliar saham. Nilai transaksi pada awal perdagangan mencapai Rp 882,4 miliar. Sementara itu, kurs dolar AS terhadap rupiah menyentuh Rp 18.164.

Sektor Infrastruktur Catat Penurunan Terdalam

Tekanan jual menekan hampir seluruh sektor saham. Namun, sektor kesehatan berhasil bergerak melawan tren pasar dengan mencatat kenaikan 0,15%.

Baca Juga :  Laba Bank BSN Naik 40 Persen, Aset Menguat

Sektor infrastruktur memimpin penurunan setelah melemah 2,17%. Sektor industri menyusul dengan koreksi 1,75%, sedangkan sektor konsumen nonsiklikal turun 1,19%.

Sektor energi juga melemah 0,99%. Sektor transportasi turun 0,89%, sementara sektor konsumen siklikal dan properti masing-masing terkoreksi 0,71%.

Di sektor keuangan, tekanan jual mendorong indeks sektor turun 0,51%. Sementara itu, sektor teknologi mencatat penurunan paling tipis di antara sektor yang melemah, yakni 0,13%.

Pergerakan Saham TPIA, BBCA, ANTM, dan BBNI

Sejumlah saham unggulan menunjukkan pergerakan berbeda ketika IHSG melemah. Saham BBCA dan ANTM berhasil mencatat kenaikan harga. Sebaliknya, saham BBNI bergerak melemah, sedangkan TPIA mempertahankan harga yang sama dengan penutupan sebelumnya.

TPIA Bertahan di Harga Rp 1.360

Saham TPIA bertahan di level Rp 1.360 per saham pada awal perdagangan. Saat membuka sesi, saham ini sempat menguat 30 poin hingga mencapai harga tersebut.

Sepanjang perdagangan awal, TPIA bergerak dalam rentang Rp 1.345 hingga Rp 1.420 per saham. Investor mencatat 3.641 transaksi dengan volume mencapai 368.115 saham.

Aktivitas tersebut menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 51,1 miliar.

BBCA Menguat 0,61% ke Rp 4.940

Saham BBCA menguat 0,61% ke level Rp 4.940 per saham. Sejak pembukaan perdagangan, saham bank tersebut sudah menunjukkan penguatan sebesar 20 poin ke harga Rp 4.920.

Baca Juga :  Komisi X Dukung Prabowo Bangun 300 Ribu Jembatan

Pada awal sesi, BBCA sempat menyentuh level tertinggi Rp 4.990 dan level terendah Rp 4.920 per saham.

Investor memperdagangkan 548.391 saham BBCA melalui 4.835 transaksi. Total nilai transaksi saham tersebut mencapai Rp 272,2 miliar.

ANTM Naik 1,08% ke Rp 2.800

Saham ANTM turut menguat ketika mayoritas saham bergerak melemah. Harga saham perusahaan tambang tersebut naik 1,08% ke level Rp 2.800 per saham.

Pada awal perdagangan, ANTM bertambah 10 poin dari harga penutupan sebelumnya hingga mencapai Rp 2.780. Selanjutnya, saham ini bergerak dalam rentang Rp 2.770 hingga Rp 2.830 per saham.

Data perdagangan mencatat 2.686 transaksi dengan volume mencapai 147.222 saham. Nilai transaksi ANTM tercatat sebesar Rp 41,3 miliar.

BBNI Turun 0,60% ke Rp 3.300

Berbeda dengan BBCA dan ANTM, saham BBNI melemah 0,60% ke level Rp 3.300 per saham. Saham bank tersebut membuka perdagangan pada harga Rp 3.310, sama dengan harga penutupan sebelumnya.

Selama perdagangan awal, BBNI bergerak pada rentang Rp 3.280 hingga Rp 3.330 per saham. Investor mencatat 1.498 transaksi dengan volume perdagangan mencapai 55.626 saham.

Total nilai transaksi BBNI mencapai Rp 18,4 miliar. (ven*)

Editor : Vendra

Sumber Berita: Liputan6.com

Berita Terkait

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru
IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham
The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini
Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24
Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam
Inflasi AS Memanas, Harga Emas Tertekan Kenaikan Suku Bunga
IHSG Anjlok Tajam, Investor Waspadai Rupiah dan Saham
IHSG Melemah Tajam, Simak Peluang Investasi Saham Hari Ini
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:00 WIB

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:00 WIB

IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:00 WIB

The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam

Berita Terbaru

IDX Commodity 20 menjadi indeks acuan baru bagi investor saham komoditas.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi perdagangan saham dan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:00 WIB

Rupiah menguat ke Rp18.123 per dolar AS setelah investor merespons sinyal dovish The Fed.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp 13.000 per gram pada Jumat (30/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam

Jumat, 30 Okt 2026 - 14:00 WIB