Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, Britakini.com – Pegadaian menawarkan tiga pilihan produk emas dengan harga berbeda pada Kamis (29/10/2026). Ketiga produk tersebut terdiri dari Galeri24, Antam, dan UBS.

Berdasarkan daftar harga di situs resmi Pegadaian, harga emas Galeri24 mencapai Rp 2.499.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam berada di angka Rp 2.598.000 per gram. Adapun Pegadaian menjual emas UBS seharga Rp 2.524.000 untuk ukuran yang sama.

Perbedaan harga tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin membeli emas sesuai anggaran. Namun, calon pembeli sebaiknya memeriksa kembali harga melalui laman resmi Pegadaian sebelum bertransaksi. Pasalnya, Pegadaian dapat mengubah harga mengikuti perkembangan pasar.

Selain menawarkan harga berbeda, ketiga produk emas tersebut juga menyediakan pilihan berat yang beragam. Galeri24 menyediakan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. UBS menawarkan ukuran 0,5 gram sampai 500 gram. Sementara itu, Antam menyediakan pilihan hingga 100 gram.

Dengan pilihan tersebut, masyarakat dapat menentukan ukuran emas sesuai kebutuhan. Pembeli juga bisa menyesuaikan anggaran, baik untuk investasi maupun menyimpan aset dalam jangka panjang.

Daftar Harga Emas Pegadaian 29 Oktober 2026

Pegadaian menyediakan berbagai ukuran emas Galeri24, Antam, dan UBS. Berikut rincian harga masing-masing produk pada Kamis (29/10/2026).

1. Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.311.000
  • 1 gram: Rp 2.499.000
  • 2 gram: Rp 4.938.000
  • 5 gram: Rp 12.254.000
  • 10 gram: Rp 24.443.000
  • 25 gram: Rp 60.778.000
  • 50 gram: Rp 121.460.000
  • 100 gram: Rp 242.799.000
  • 250 gram: Rp 605.507.000
  • 500 gram: Rp 1.211.014.000
  • 1.000 gram: Rp 2.422.026.000

2. Harga Emas Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.350.000
  • 1 gram: Rp 2.598.000
  • 2 gram: Rp 5.134.000
  • 3 gram: Rp 7.676.000
  • 5 gram: Rp 12.759.000
  • 10 gram: Rp 25.462.000
  • 25 gram: Rp 63.526.000
  • 50 gram: Rp 126.972.000
  • 100 gram: Rp 253.864.000

3. Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.364.000
  • 1 gram: Rp 2.524.000
  • 2 gram: Rp 5.008.000
  • 5 gram: Rp 12.374.000
  • 10 gram: Rp 24.618.000
  • 25 gram: Rp 61.424.000
  • 50 gram: Rp 122.595.000
  • 100 gram: Rp 245.091.000
  • 250 gram: Rp 612.548.000
  • 500 gram: Rp 1.223.658.000

Harga Emas Dunia Turun, Investor Pantau Kebijakan The Fed

Sementara itu, pasar global mencatat penurunan harga emas pada perdagangan Rabu. Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran investor terhadap inflasi. Selain itu, pelaku pasar turut memperhatikan pernyataan Ketua Federal Reserve Amerika Serikat (AS), Kevin Warsh.

CNBC melaporkan pada Kamis (29/10/2026), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi US$ 4.039,39 per ons. Pada perdagangan yang sama, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember melemah 0,6 persen. Kontrak tersebut mengakhiri perdagangan pada level US$ 4.051,60 per ons.

Sebelumnya, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75–4 persen. Keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan mayoritas pelaku pasar.

Bank sentral AS memilih menunggu perkembangan inflasi dan data ekonomi tambahan. Investor juga memperhatikan situasi setelah pemilihan paruh waktu AS pada pekan berikutnya.

Keputusan tersebut membuat pelaku pasar terus memperhitungkan kemungkinan perubahan kebijakan moneter. Mereka juga mencermati setiap pernyataan pejabat The Fed untuk memperkirakan arah suku bunga berikutnya.

Pada awalnya, harga emas sempat menguat setelah Warsh menyampaikan penjelasan mengenai keputusan suku bunga. Namun, tekanan pasar kembali menurunkan harga logam mulia tersebut.

Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut memperburuk pergerakan emas. Kedua faktor tersebut membuat investor mempertimbangkan kembali daya tarik emas sebagai aset investasi.

Berbeda dengan obligasi, emas tidak memberikan imbal hasil berupa bunga. Karena itu, kenaikan imbal hasil obligasi dapat mendorong investor mengalihkan sebagian dananya dari emas ke instrumen berbunga.

Imbal Hasil Treasury AS Tekan Pergerakan Emas

Pedagang logam independen Tai Wong memperkirakan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS akan membatasi peluang penguatan harga emas.

Wong menilai pasar belum sepenuhnya menerima penjelasan Warsh mengenai keputusan mempertahankan suku bunga. Kondisi tersebut terlihat dari kenaikan imbal hasil Treasury jangka panjang.

Ia juga memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga dapat memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas. Meski demikian, Wong tidak memperkirakan investor akan melakukan aksi jual besar-besaran dalam waktu dekat.

Menurutnya, pasar masih memberikan ruang bagi emas untuk bertahan. Namun, kenaikan imbal hasil obligasi kemungkinan akan membatasi potensi penguatan logam mulia tersebut.

Di sisi lain, The Fed memberikan penilaian lebih baik terhadap kondisi ekonomi AS. Meski begitu, bank sentral tetap mengakui bahwa tingkat inflasi masih tinggi.

Dalam konferensi pers, Warsh menegaskan kesiapan The Fed untuk mengambil tindakan sesuai perkembangan ekonomi dan inflasi.

Pergerakan pasar obligasi juga menunjukkan tekanan terhadap emas. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 4,11 basis poin hingga mencapai 5,034 persen.

Sementara itu, perangkat FedWatch milik CME memperlihatkan peluang kenaikan suku bunga AS pada Desember sebesar 86 persen. Angka tersebut lebih rendah daripada perkiraan sebelumnya yang mencapai 88 persen sebelum The Fed mengumumkan keputusannya.

Investor Menanti Data Inflasi PCE Amerika Serikat

Kini, perhatian investor beralih ke laporan belanja konsumsi pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) AS. Data tersebut menjadi salah satu indikator penting yang digunakan pasar untuk membaca perkembangan inflasi.

Pasar menantikan rilis data PCE pada Kamis. Hasil laporan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai tekanan harga di Amerika Serikat.

Selain itu, investor akan menggunakan data tersebut untuk memperkirakan langkah kebijakan suku bunga The Fed berikutnya.

Pergerakan harga minyak, inflasi, dan imbal hasil obligasi AS masih menjadi faktor penting bagi pasar emas dunia. Oleh sebab itu, investor perlu mengikuti perkembangan indikator ekonomi tersebut sebelum menentukan strategi investasi.

Sementara itu, masyarakat yang ingin membeli emas di Pegadaian dapat membandingkan harga Galeri24, Antam, dan UBS berdasarkan berat serta anggaran yang tersedia. (ven*)

Baca Juga :  Wako Alfin Sepakat Perubahan RAPBD 2025 Tepat Sasaran

Editor : Vendra

Sumber Berita: Liputan6.com

Berita Terkait

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru
IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham
The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini
Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam
Inflasi AS Memanas, Harga Emas Tertekan Kenaikan Suku Bunga
IHSG Anjlok Tajam, Investor Waspadai Rupiah dan Saham
IHSG Melemah Tajam, Simak Peluang Investasi Saham Hari Ini
Daftar Harga Emas Pegadaian Terbaru Kamis 29 Oktober
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:00 WIB

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:00 WIB

IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:00 WIB

The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam

Berita Terbaru

IDX Commodity 20 menjadi indeks acuan baru bagi investor saham komoditas.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi perdagangan saham dan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:00 WIB

Rupiah menguat ke Rp18.123 per dolar AS setelah investor merespons sinyal dovish The Fed.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp 13.000 per gram pada Jumat (30/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam

Jumat, 30 Okt 2026 - 14:00 WIB