Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Turun Variatif

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pengunjung membeli emas batangan di Pegadaian saat harga emas berfluktuasi

Sejumlah pengunjung membeli emas batangan di Pegadaian saat harga emas berfluktuasi

Jakarta, Britakini.com — Pada Rabu, 22 April 2026, harga emas di Galeri 24 bergerak bervariasi. Galeri 24 menjual emas Antam, UBS, Galeri 24, dan Antam Retro dengan ukuran 0,5–1.000 gram. Investor dapat memilih berbagai ukuran sesuai kebutuhan dan tujuan investasi.

Harga emas Galeri 24 1 gram naik ke Rp2.873.000 dari Rp2.859.000. Kenaikan ini menunjukkan minat beli yang tetap kuat. Harga emas Antam 1 gram juga meningkat ke Rp2.996.000 dari Rp2.954.000, sehingga tetap menjadi acuan utama bagi pelaku pasar.

Baca Juga :  Walikota Sambut Rider CRF Nusantara dan Mancanegara

Sebaliknya, harga emas UBS 1 gram turun ke Rp2.902.000 dari Rp2.918.000. Harga emas Antam Retro 1 gram juga melemah ke Rp2.944.000 dari Rp2.959.000. Penurunan ini mencerminkan adanya tekanan harga di sebagian produk emas.

Secara umum, harga emas hari ini menunjukkan pergerakan campuran. Emas Galeri 24 dan Antam mencatat kenaikan, sedangkan UBS dan Antam Retro mengalami penurunan. Kondisi ini membuat investor perlu lebih cermat dalam menentukan waktu pembelian.

Untuk ukuran lain, harga emas Galeri 24 berada di kisaran Rp1.507.000 hingga Rp2.784.153.000, dengan buyback Rp1.347.000–Rp2.668.417.000. Harga emas Antam berkisar Rp1.550.000–Rp293.501.000, dengan buyback Rp1.346.000–Rp267.894.000.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire Terbaru 28 Maret 2026

Sementara itu, harga emas UBS berada di Rp1.569.000–Rp1.407.336.000, dengan buyback Rp1.346.000–Rp1.332.875.000. Adapun emas Antam Retro dijual di kisaran Rp1.584.000–Rp285.139.000, dengan buyback Rp1.346.000–Rp267.894.000.

Perbedaan harga beli dan buyback tetap menjadi faktor penting dalam transaksi emas. Selisih ini memengaruhi potensi keuntungan saat investor menjual kembali emasnya. Karena itu, investor sebaiknya mempertimbangkan strategi jangka panjang agar dapat memaksimalkan imbal hasil di tengah fluktuasi harga. (Ven*)

Berita Terkait

Stok Beras Nasional Aman 15 Bulan Hadapi El Nino Ekstrem
BI Jelaskan Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.300
Stok Melimpah, Indonesia Optimistis Tanpa Impor Beras 2026
Tekanan Inflasi Dorong Masyarakat Ubah Strategi Investasi
Harga Emas Antam Turun Rp52.000 di Pegadaian Hari Ini
Pajak Tahunan Toyota Veloz Hybrid 2026 Indonesia
Harga Emas Dunia Melemah Dua Hari Beruntun
Tarif Listrik PLN April 2026 Tetap Stabil Tanpa Kenaikan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:00 WIB

Stok Beras Nasional Aman 15 Bulan Hadapi El Nino Ekstrem

Kamis, 23 April 2026 - 16:00 WIB

BI Jelaskan Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.300

Kamis, 23 April 2026 - 13:00 WIB

Tekanan Inflasi Dorong Masyarakat Ubah Strategi Investasi

Kamis, 23 April 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp52.000 di Pegadaian Hari Ini

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Pajak Tahunan Toyota Veloz Hybrid 2026 Indonesia

Berita Terbaru

Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz tetap berlangsung di bawah pengawasan ketat militer di tengah konflik dan ancaman ranjau laut.

Internasional

AS Butuh Enam Bulan Bersihkan Ranjau Selat Hormuz

Kamis, 23 Apr 2026 - 18:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh menandatangani MoU kerja sama dengan Universitas Adiwangsa Jambi disaksikan jajaran pejabat daerah.

Uncategorized

Pemkot Sungai Penuh Kerja Sama dengan Universitas Adiwangsa

Kamis, 23 Apr 2026 - 17:51 WIB

Andi Amran Sulaiman saat meninjau gudang beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).

Nasional

Stok Beras Nasional Aman 15 Bulan Hadapi El Nino Ekstrem

Kamis, 23 Apr 2026 - 17:00 WIB

Tampak gedung Bank Indonesia di Jakarta yang menjadi pusat pengambilan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Nasional

BI Jelaskan Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.300

Kamis, 23 Apr 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi serangan siber yang menggambarkan dugaan penggunaan backdoor dan botnet untuk melumpuhkan jaringan

Internasional

Iran Ungkap Dugaan Serangan Siber AS ke Jaringan

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:00 WIB