Harga Emas Global Diprediksi Terus Menguat 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi emas batangan yang mencerminkan proyeksi penguatan harga emas global pada 2026 akibat meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia.

Ilustrasi emas batangan yang mencerminkan proyeksi penguatan harga emas global pada 2026 akibat meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia.

Jakarta, Britakini.com — Analis memperkirakan harga emas global akan kembali menguat pada 2026 seiring berlanjutnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi dunia. Sepanjang 2025, harga emas melonjak sekitar 65 persen, dan para analis memproyeksikan tren kenaikan tersebut masih akan berlanjut.

Sejumlah analis global memprediksi harga emas dunia berpeluang menembus level US$4.500–5.000 per ons. Bahkan, dalam skenario tertentu, harga emas bisa mencapai US$6.000 per ons. Jika nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.500–16.900 per dolar AS, harga emas domestik berpotensi menyentuh Rp2,9 juta per gram pada 2026.

Risiko Global dan Aksi Bank Sentral Dorong Harga Emas

Berbagai faktor utama mendorong penguatan harga emas. Ketegangan geopolitik global terus meningkat, sementara arah kebijakan ekonomi dunia masih penuh ketidakpastian. Di saat yang sama, bank sentral di berbagai negara secara aktif menambah kepemilikan emas untuk memperkuat cadangan devisa.

Selain itu, investor kembali mengandalkan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) untuk melindungi portofolio dari gejolak pasar.

Baca Juga :  33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Januari 2026

Strategi Investasi Emas Masih Belum Tepat

Meski prospek emas terlihat positif, banyak masyarakat belum menerapkan strategi investasi emas secara tepat. Sebagian investor membeli emas hanya karena mengikuti tren tanpa menetapkan tujuan keuangan yang jelas. Ada pula investor yang mengincar keuntungan jangka pendek, membeli emas saat harga tinggi, lalu menjualnya ketika harga turun.

Pola tersebut justru berisiko menggerus potensi keuntungan investasi emas.

Pilih Jenis dan Gramasi Emas Sesuai Tujuan Investasi

Investor perlu mempertimbangkan jenis dan gramasi emas sebelum berinvestasi. Emas fisik dengan gramasi kecil umumnya memiliki selisih harga jual dan beli yang lebih besar. Sebaliknya, emas digital menawarkan efisiensi lebih tinggi untuk investasi bertahap dengan nominal kecil hingga menengah karena harga yang transparan dan fleksibilitas akumulasi.

Untuk investasi bernilai besar, investor disarankan memilih emas fisik dengan pecahan di atas 1 troy ounce atau sekitar 31,1 gram. Ukuran ini menjadi standar perdagangan emas internasional dan dinilai lebih optimal dari sisi biaya.

Baca Juga :  PLN Sumbar Ada Promo Tambah Daya ,Hemat Hingga Jutaan

Platform Digital Permudah Akses Investasi Emas

Brand Manager LAKUEMAS, Esther Napitupulu, menyatakan bahwa platform digital dapat membantu masyarakat memulai investasi emas secara bertahap dan terencana.

“Melalui platform LAKUEMAS, investor bisa mulai berinvestasi emas sejak sekarang, mulai dari emas digital hingga pengelolaan investasi emas yang terintegrasi dalam satu ekosistem,” ujar Esther.

Emas Digital Tetap Aman dan Bernilai Jangka Panjang

Emas digital merupakan emas fisik murni 24 karat yang dicatat dan diperdagangkan secara digital. Lembaga kustodian resmi menyimpan emas tersebut sehingga investor tetap mendapatkan jaminan keamanan meskipun tidak memegang emas secara langsung.

Selain mudah diakses, emas memiliki karakteristik yang relatif stabil, likuid, dan mampu menjaga nilai terhadap inflasi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, emas tetap relevan sebagai salah satu instrumen investasi di tengah dinamika ekonomi global.

(VVR*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Emas Dunia Melonjak
Harga Emas Pegadaian Bergerak Variatif UBS Turun Antam Naik
Rupiah Berpotensi Melemah di Tengah Tekanan Dolar AS
Harga Emas Antam Turun Tertekan Konflik Timur Tengah
Rupiah Tembus 17.400 BI Intervensi Redam Tekanan
Pemerintah Siapkan Insentif Rp5 Juta Motor Listrik Baru
Antam Pertahankan Harga Emas di Level Rp2,79 Juta
Tekanan Global Dorong Rupiah Melemah, Dolar AS Naik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Emas Dunia Melonjak

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Bergerak Variatif UBS Turun Antam Naik

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:00 WIB

Rupiah Berpotensi Melemah di Tengah Tekanan Dolar AS

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Antam Turun Tertekan Konflik Timur Tengah

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB

Rupiah Tembus 17.400 BI Intervensi Redam Tekanan

Berita Terbaru

Sekda Sungai Penuh Alpian bersama jajaran Pemkot memantau langsung pelaksanaan Uji Kepatutan dan Kelayakan calon Dewan Pengawas Perumda Tirta Khayangan di LPPM Universitas Jambi, Sabtu (9/5/2026).

Daerah

Sekda Sungai Penuh Kawal UKK Dewan Pengawas

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi guru saat mengajar siswa di ruang kelas sebagai gambaran aktivitas pembelajaran di sekolah negeri

Pendidikan

Pemerintah Tegaskan Guru Honorer Tetap Boleh Mengajar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan kerja di Miangas, Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026).

Nasional

Prabowo Kunjungi Miangas, Presiden Kedua Setelah Jokowi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:00 WIB

Suzuki Eeco Star Edition hadir dengan aksen baru dan harga terjangkau untuk pasar India

Teknologi

Suzuki Eeco Star Edition Meluncur, Murah dan Lebih Stylish

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:00 WIB

Emas batangan Antam menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat.

Ekonomi

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Emas Dunia Melonjak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB