Emas Dunia Melejit Tajam Di Tengah Konflik Timur Tengah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik pergerakan harga emas dunia yang melonjak tajam didorong aksi beli investor dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Grafik pergerakan harga emas dunia yang melonjak tajam didorong aksi beli investor dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Jakarta, Britakini.comHarga emas dunia melonjak tajam pada perdagangan Jumat (27/3/2026) setelah sempat terkoreksi di awal pekan. Investor memanfaatkan penurunan harga untuk melakukan aksi beli di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah.

Harga emas spot naik 2,6% ke level US$ 4.492,74 per ons troi. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman April juga menguat 2,55% menjadi US$ 4.521,3 per ons troi.

Investor Manfaatkan Koreksi Harga

Investor langsung merespons penurunan harga emas dengan aksi borong. Mereka melihat koreksi sebagai peluang masuk yang menarik.

Senior Market Strategist RJO Futures, Daniel Pavilonis, menyebut harga emas sempat turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average). Kondisi tersebut mendorong minat beli karena memberikan sinyal teknikal yang menarik.

Harga Sempat Sentuh Level Terendah

Pada awal pekan, harga emas sempat menyentuh level terendah dalam empat bulan di posisi US$ 4.097,99 per ons troi. Namun, tekanan tersebut tidak bertahan lama karena pasar segera berbalik arah.

Aksi beli yang meningkat berhasil mendorong harga emas kembali naik secara signifikan hingga akhir pekan.

Arah Emas Bergantung Konflik Timur Tengah

Pavilonis memperkirakan harga emas akan naik secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan. Namun, ia menegaskan bahwa arah pasar sangat bergantung pada perkembangan konflik Iran.

Baca Juga :  Harga Emas Dunia Melemah di Tengah Ketegangan Global

Jika ketegangan mereda, investor kemungkinan beralih ke aset berisiko. Sebaliknya, jika konflik memburuk, permintaan emas sebagai aset aman akan meningkat.

Harga Minyak Tetap Tinggi

Di sisi lain, harga minyak dunia masih bertahan di atas US$ 110 per barel. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperpanjang tenggat waktu bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Iran menolak proposal damai dari AS, sehingga ketegangan di kawasan tetap tinggi dan memicu kekhawatiran pasar global.

Dampak Konflik ke Inflasi Global

Konflik yang memasuki pekan keempat terus meluas di Timur Tengah dan mulai memengaruhi ekonomi global. Lonjakan harga energi dan pupuk mendorong kenaikan inflasi.

Tekanan inflasi ini membuat pelaku pasar semakin waspada terhadap arah kebijakan ekonomi global.

Ekspektasi Kebijakan The Fed Berubah

Kenaikan inflasi mengubah ekspektasi kebijakan moneter. Pelaku pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga The Fed semakin besar.

Kondisi ini biasanya menekan harga emas karena meningkatkan biaya peluang dalam memegang aset tanpa imbal hasil. Data CME Group FedWatch Tool menunjukkan pasar telah menghapus ekspektasi penurunan suku bunga pada 2026.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Siap Sambut Verifikasi Kota Sehat 2025

Prospek Emas Masih Positif

Meski menghadapi tekanan jangka pendek, prospek emas tetap positif dalam jangka menengah. Bank investasi Commerzbank menaikkan proyeksi harga emas hingga akhir tahun menjadi US$ 5.000 per ons troi.

Sebelumnya, bank tersebut memproyeksikan harga di level US$ 4.900 per ons troi. Mereka menilai koreksi harga saat ini hanya bersifat sementara.

Prediksi Penurunan Suku Bunga Kembali

Commerzbank memperkirakan konflik Iran akan berakhir pada musim semi. Jika kondisi membaik, tekanan inflasi berpotensi mereda.

Situasi tersebut membuka peluang bagi The Fed untuk kembali menurunkan suku bunga pada akhir tahun, dengan total pemangkasan sekitar 75 basis poin hingga pertengahan tahun depan.

Logam Mulia Lain Ikut Menguat

Selain emas, logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan. Harga perak spot naik 2,5% menjadi US$ 69,76 per ons.

Platinum menguat 1,93% ke US$ 1.867,82 per ons, sementara paladium naik 1,36% menjadi US$ 1.382,8 per ons.

(Ven*)

Berita Terkait

Ronaldo Diduga Ucap Bismillah Sebelum Cetak Gol
Iran AS Berpacu Cari Awak Jet Tempur Jatuh
Rupiah Melemah Dipicu Sentimen Global dan Harga Minyak
Harga emas Antam naik hari ini dipicu sentimen global
Indonesia Raih Komitmen Investasi Jepang Senilai Rp380 Triliun
Tampilan Baru Suzuki Burgman 400 2026 Lebih Premium
Emas Antam Menguat Signifikan di Akhir Maret 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 22:00 WIB

Ronaldo Diduga Ucap Bismillah Sebelum Cetak Gol

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WIB

Rupiah Melemah Dipicu Sentimen Global dan Harga Minyak

Kamis, 2 April 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam naik hari ini dipicu sentimen global

Senin, 30 Maret 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Raih Komitmen Investasi Jepang Senilai Rp380 Triliun

Senin, 30 Maret 2026 - 18:00 WIB

Tampilan Baru Suzuki Burgman 400 2026 Lebih Premium

Berita Terbaru

Ilustrasi gim Free Fire (18/8/2025). Klaim kode FF 5 April 2026 sekarang.

Hiburan

Kode Redeem Free Fire Terbaru 5 April 2026

Minggu, 5 Apr 2026 - 05:00 WIB

Foto: REUTERS/Hamad I Mohammeddescription

Internasional

Ronaldo Diduga Ucap Bismillah Sebelum Cetak Gol

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:00 WIB

Kaldu tulang hasil rebusan lama sebagai sumber kolagen alami

Kesehatan

Rahasia Kolagen Alami: Cara Membuat dan Meningkatkannya

Sabtu, 4 Apr 2026 - 21:00 WIB

Tampilan karakter dan item eksklusif dari kode redeem Free Fire terbaru hari ini.

Hiburan

30 Kode Redeem Free Fire 4 April 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 20:00 WIB