Ana/Trias Lolos Perempatfinal Malaysia Open 2026 Dramatis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Lumpur, Britakini.com – Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, akhirnya menuntaskan penantian panjang mereka atas pasangan andalan tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Dengan permainan berani dan penuh determinasi, Ana/Trias meraih kemenangan dramatis yang sekaligus mengantar mereka ke babak perempatfinal Malaysia Open 2026.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (8/1/2026) siang WIB, Ana/Trias tampil solid sejak awal laga. Mereka menumbangkan unggulan kedua turnamen itu lewat duel ketat dua gim langsung dengan skor 26-24 dan 21-17.

Kemenangan ini memiliki makna lebih dari sekadar tiket ke babak delapan besar. Ana/Trias akhirnya membalas kekalahan pahit yang mereka alami dari Pearly/Thinaah di final SEA Games 2025. Hasil ini juga mengubah catatan pertemuan kedua pasangan menjadi 1-4.

Dendam SEA Games Jadi Sumber Motivasi

Ana mengakui bahwa kekalahan di final SEA Games tahun lalu masih membekas dalam ingatannya. Namun, alih-alih menjadi beban, pengalaman pahit itu justru memacu semangat mereka saat kembali berhadapan dengan wakil Malaysia di kandang lawan.

“Kami masih sangat ingat final SEA Games kemarin. Saat itu kami sudah unggul 3–4 poin di gim ketiga, tapi mereka bisa menyusul dan menang. Rasa sakit itu kami simpan dan kami jadikan motivasi agar hal yang sama tidak terulang,” ujar Ana dalam keterangan resmi PBSI.

Baca Juga :  Raymond/Nikolaus Jadi Harapan Indonesia di Semifinal All England

Ana menegaskan bahwa kesiapan mental menjadi kunci utama untuk menghadapi tekanan besar dari atmosfer Axiata Arena yang dipenuhi pendukung tuan rumah.

“Alhamdulillah kami bisa bermain sesuai rencana. Sejak awal kami sudah menyiapkan pola permainan. Walau tekanannya besar karena mereka main di depan publik sendiri, kami memilih fokus pada permainan kami,” jelasnya.

Berani Ambil Risiko di Poin Kritis

Pertandingan berjalan sangat menegangkan, terutama di gim pertama yang harus ditentukan lewat adu setting. Dalam situasi genting tersebut, Ana/Trias memilih bermain lebih agresif dan berani mengambil risiko.

“Setelah mereka menyamakan kedudukan, kami sepakat untuk main lebih nekat. Di poin-poin krusial kami tidak boleh ragu. Kalau terlalu aman, justru bisa berbahaya,” kata Ana.

Pada gim kedua, Ana/Trias semakin percaya diri. Mereka memanfaatkan kondisi lapangan dengan baik dan terus menekan lawan.

Baca Juga :  Mossad Dukung Protes Ekonomi Demonstran Iran Meluas

“Di gim kedua kami berada di posisi menang angin, jadi lebih nyaman untuk menyerang dan menjaga tekanan,” tambahnya.

Peran Penting Instruksi Coach Karel Mainaky

Trias menilai kemenangan ini juga tidak lepas dari peran besar sang pelatih, Karel Mainaky. Dari pinggir lapangan, Coach Karel terus memberi instruksi dan menjaga fokus mereka sepanjang pertandingan.

“Di gim pertama kami sempat unggul jauh 11-1 saat interval, lalu tempo permainan agak menurun. Coach Karel terus mengingatkan kami untuk tetap fokus dan tidak mengendur,” ungkap Trias.

Menurut Trias, keberhasilan merebut gim pertama saat adu setting menjadi titik balik kepercayaan diri mereka.

“Di momen kejar-kejaran poin itu, kami hanya fokus mengejar bola. Selama shuttlecock belum jatuh, kami harus terus berjuang. Alhamdulillah kami bisa ambil gim pertama, lalu bermain lebih lepas di gim kedua. Akhirnya kami bisa pecah telur juga lawan mereka,” tutup Trias dengan penuh semangat.

Pada babak perempatfinal, Ana/Trias bersiap menghadapi tantangan berat berikutnya. Mereka berpotensi berjumpa pasangan kuat asal China atau Jepang.

(VVR*)

Berita Terkait

Indonesia Raih Lima Emas, Lampaui Target Asian Games
Lima Gol Baker Hancurkan Pertahanan Bangladesh
Indonesia Kalahkan Singapura 2-0 di SUGBK
Ester Wardoyo Pastikan Indonesia Juara Grup Uber Cup
Indonesia Gagal Lolos Usai Tumbang 1-4 dari Prancis
17 Debutan Indonesia Siap Tampil di Kejuaraan Asia
Putri Kusuma Wardani final ajang Swiss Open 2026
Lee Zii Jia Tumbang di Babak Pertama Swiss Open
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Raih Lima Emas, Lampaui Target Asian Games

Jumat, 2 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Lima Gol Baker Hancurkan Pertahanan Bangladesh

Jumat, 25 September 2026 - 22:00 WIB

Indonesia Kalahkan Singapura 2-0 di SUGBK

Rabu, 29 April 2026 - 08:00 WIB

Ester Wardoyo Pastikan Indonesia Juara Grup Uber Cup

Rabu, 29 April 2026 - 07:00 WIB

Indonesia Gagal Lolos Usai Tumbang 1-4 dari Prancis

Berita Terbaru

Harga emas Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.574.000 per gram pada Selasa (13/10/2026).(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026, di tengah penguatan dolar AS dan penantian data inflasi.(Foto By AI)

Ekonomi

Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi aplikasi penghasil uang 2026 yang menawarkan koin dari aktivitas menonton video drama dan penarikan saldo melalui dompet digital. (Foto: redaksi/tribunsumbar.com)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Selasa, 13 Okt 2026 - 02:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 10 Oktober 2026 menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.(Foto : YouTube Al Arabiya/tribunnews.com)

Internasional

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Senin, 12 Okt 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi aplikasi penghasil uang 2026 yang menawarkan koin dari aktivitas menonton video drama.(Foto: redaksi)

Ekonomi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Senin, 12 Okt 2026 - 02:00 WIB