Laba Bank BSN Naik 40 Persen, Aset Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank BSN mencatat pertumbuhan laba dan pembiayaan hingga Juli 2026.(Foto : Dok. BSN)

Bank BSN mencatat pertumbuhan laba dan pembiayaan hingga Juli 2026.(Foto : Dok. BSN)

Bank BSN Catat Pertumbuhan Kinerja hingga Juli 2026

Jakarta, Britakini.com – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja positif hingga Juli 2026. Bank BSN membukukan laba kotor Rp643,6 miliar atau tumbuh 40 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Bank BSN mencatat pertumbuhan tersebut pada tahun pertama setelah melakukan transformasi kelembagaan. Pada periode yang sama, aset Bank BSN mencapai Rp81,1 triliun atau tumbuh 22,2 persen YoY.

Bank BSN juga meningkatkan pembiayaan menjadi Rp62 triliun. Angka tersebut tumbuh 25,7 persen YoY. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp64,1 triliun atau tumbuh 14,8 persen YoY.

Bank BSN Perkuat Bisnis Syariah

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, mengapresiasi pencapaian Bank BSN.

Nixon menilai Bank BSN mampu mencatat pertumbuhan yang kuat dalam waktu singkat. Menurutnya, pencapaian tersebut memperkuat posisi Bank BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan transformasi kelembagaan mendorong pertumbuhan kinerja bank. Bank BSN melakukan transformasi setelah mengakuisisi Bank Victoria Syariah dan melakukan spin-off Unit Usaha Syariah BTN pada Desember 2025.

Baca Juga :  Kronologi Penusukan Pemuda di Sungai Penuh

Alex menjelaskan bahwa Bank BSN tidak hanya mengubah struktur kelembagaan. juga terus menciptakan nilai tambah dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.

Bank BSN Perkuat Pembiayaan Rumah

Bank BSN terus mengandalkan pembiayaan perumahan untuk mendorong ekspansi bisnis. Hingga Juli 2026, Bank BSN telah menyalurkan KPR Subsidi kepada 33.222 unit rumah.

Bank BSN menargetkan penyaluran KPR Subsidi sebanyak 69.636 unit rumah hingga akhir 2026.

Hingga Juli 2026, Bank BSN mencatat outstanding KPR Subsidi sebesar Rp37,95 triliun. Nilai tersebut tumbuh 24,18 persen YoY.

Bank BSN juga mencatat outstanding KPR Non-Subsidi sebesar Rp18,64 triliun. Angka tersebut tumbuh 18,56 persen YoY.

Selain itu, Bank BSN mencatat realisasi KPR Non-Subsidi sebesar Rp2,68 triliun. Realisasi tersebut tumbuh 21,42 persen YoY.

Bale Syariah Perluas Layanan Digital

Bank BSN terus memperluas layanan melalui platform digital Bale Syariah by BSN. Hingga Juli 2026, platform tersebut telah memiliki lebih dari 225 ribu pengguna aktif.

Baca Juga :  Harga Perak Antam Bangkit, Naik ke Rp48.850 per Gram

Para pengguna Bale Syariah juga telah melakukan lebih dari 2 juta transaksi. Total volume transaksi mencapai Rp4,88 triliun.

Nixon meminta Bank BSN menjaga pertumbuhan pembiayaan perumahan. Ia juga mendorong Bank BSN memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Bank BSN Dorong Pembiayaan UMKM

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mendorong Bank BSN meningkatkan kontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia secara khusus meminta Bank BSN memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Haedar menilai Bank BSN memiliki posisi strategis untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu memperkuat ekonomi umat.

Haedar juga meminta Bank BSN memperkuat kolaborasi dengan Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah, dan ’Aisyiyah.

Ia berharap kolaborasi tersebut menghasilkan program ekonomi yang konkret. Selain itu, program tersebut harus mudah dijangkau masyarakat dan tepat sasaran.

Dengan pertumbuhan laba, aset, pembiayaan, dan layanan digital, Bank BSN terus memperkuat bisnis syariah. Bank BSN juga berupaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat melalui sektor perumahan dan UMKM. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: iNBrita.com

Berita Terkait

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi
Harga Emas Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru
Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Akibat Inflasi Amerika Serikat
Daftar Tarif Listrik PLN Oktober 2026 untuk Semua Golongan
Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed
Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam
Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:00 WIB

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Akibat Inflasi Amerika Serikat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Daftar Tarif Listrik PLN Oktober 2026 untuk Semua Golongan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed

Berita Terbaru

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB

Yadea GT80 mengandalkan baterai ganda untuk mengejar jarak tempuh lebih dari 180 km dalam sekali pengisian daya.(Foto : Ist)

Teknologi

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:00 WIB

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB