Bank Sentral Dongkrak Permintaan Emas Global 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Jakarta, Britakini.comWorld Gold Council (WGC) mencatat permintaan emas tetap bertahan sepanjang kuartal kedua 2026. Permintaan investasi yang stabil, lonjakan pembelian bank sentral, dan kekuatan pasar Asia berhasil menutup pelemahan konsumsi perhiasan serta arus keluar ETF.

Mengutip Kitco News pada Jumat (31/7/2026), WGC melalui laporan Gold Demand Trends menegaskan bahwa investasi emas fisik masih menunjukkan kekuatan tinggi.

Permintaan Emas Tetap Stabil

Sepanjang kuartal kedua 2026, pasar global mencatat permintaan emas batangan dan koin sebesar 307 ton. Angka ini relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meski lebih rendah dari tren pembelian pada kuartal pertama.

Tekanan Pasar dan Dampak Suku Bunga

Saat ini, pasar emas menghadapi tekanan jual yang signifikan. Konflik di Iran memicu krisis energi global, meningkatkan kekhawatiran inflasi, dan mendorong bank sentral memperketat kebijakan moneter.

Ekspektasi kenaikan suku bunga turut mendorong imbal hasil obligasi naik. Kondisi ini meningkatkan biaya peluang bagi investor untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga :  Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis

Dominasi China di Pasar Ritel

Di tengah tekanan tersebut, China tetap memimpin pasar investasi emas ritel global. Permintaan emas batangan dan koin di China mencapai 107 ton pada kuartal kedua dan 314 ton sepanjang semester pertama 2026. Capaian ini menjadi rekor terkuat dalam sejarah pasar emas negara tersebut.

Analis WGC melihat investor mulai bersikap lebih hati-hati saat menghadapi koreksi harga dan fase konsolidasi. Meski demikian, investor tetap memanfaatkan penurunan harga untuk membeli emas dan terus menempatkannya sebagai aset strategis.

Lonjakan Pembelian Bank Sentral

Bank-bank sentral global terus meningkatkan pembelian emas. Sepanjang kuartal kedua 2026, mereka mengakumulasi 289 ton emas, melonjak lebih dari lima kali lipat dibandingkan kuartal pertama yang hanya mencapai 57 ton.

Polandia memimpin sebagai pembeli terbesar dengan tambahan 51 ton. Sementara itu, bank sentral China menambah 33 ton cadangan emas, mencatat pembelian triwulanan terbesar sejak akhir 2023.

Baca Juga :  RI Kurangi Ketergantungan Dollar AS, Transaksi LCT Melonjak 309%

Prospek Cadangan Emas Global

WGC juga menyoroti hasil Survei Cadangan Emas Bank Sentral terbaru. Sebanyak 89% responden memperkirakan cadangan emas global akan meningkat dalam satu tahun ke depan, sementara 45% berencana menambah kepemilikan emas mereka.

Analis WGC menilai permintaan emas dari bank sentral akan terus berlanjut meski tidak merata. Secara keseluruhan, sentimen bank sentral terhadap emas tetap sangat kuat.

Outlook Paruh Kedua 2026

WGC memproyeksikan permintaan investasi akan menjadi penggerak utama pasar emas hingga paruh kedua 2026. Investor Asia dan transaksi over-the-counter (OTC) akan memainkan peran yang semakin besar.

Selain itu, aliran ETF emas akan tetap sensitif terhadap pergerakan imbal hasil riil, arah kebijakan moneter, dan kekuatan dolar AS. (Ven*)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Terbaru, Cek Laku Emas Hari Ini
Strategi KDMP Wonokerto Tingkatkan Omzet hingga Rp260 Juta
BCA Luncurkan Tabungan Emas, Investasi Mulai Rp10.000
Rupiah Tertekan, Ini Prediksi Dolar AS Hari Ini
Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto, Investor Wajib Tahu
Rupiah Tertekan, Dolar AS Pulih, Investor Waspada
Harga Emas Antam Naik, Buyback Tembus Rp2,5 Juta
Rupiah Tertekan, Pasar Nantikan Inflasi AS dan MSCI
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Terbaru, Cek Laku Emas Hari Ini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Strategi KDMP Wonokerto Tingkatkan Omzet hingga Rp260 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

BCA Luncurkan Tabungan Emas, Investasi Mulai Rp10.000

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Tertekan, Ini Prediksi Dolar AS Hari Ini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto, Investor Wajib Tahu

Berita Terbaru

Toyota bZ4X menjadi salah satu mobil listrik yang mendapat subsidi hingga 1,3 juta yen di Tokyo.(Foto: Agung Pambudhy/Detik.com)

Teknologi

Harga Toyota bZ4X Turun Drastis Berkat Subsidi Tokyo

Minggu, 16 Agu 2026 - 23:00 WIB

Warga berkumpul di tenda pengungsian pascagempa.(Foto : ANTARA FOTO/MEGA TOKAN)

Nasional

Akses Jalan NTT Dibuka, Listrik Pulih Pascagempa

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:00 WIB

Harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas kembali menjadi perhatian masyarakat pada Minggu, 16 Agustus 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Perhiasan Terbaru, Cek Laku Emas Hari Ini

Minggu, 16 Agu 2026 - 19:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Semumu, Minggu (16/08/2026).

Sungai Penuh

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Renungan Suci Kemerdekaan

Minggu, 16 Agu 2026 - 17:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa menghadiri pengukuhan Paskibraka Kota Sungai Penuh Tahun 2026 di Gedung Nasional, Sabtu (15/8/2026).

Sungai Penuh

Hutri Randa Tekankan Disiplin kepada Paskibraka Sungai Penuh

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:00 WIB