Penjualan Nissan Indonesia Merosot Tajam Hingga Tahun 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik menunjukkan penurunan penjualan mobil Nissan di Indonesia dalam enam tahun terakhir.(Nissan. Foto: Ari Saputra)

Grafik menunjukkan penurunan penjualan mobil Nissan di Indonesia dalam enam tahun terakhir.(Nissan. Foto: Ari Saputra)

Jakarta, Britakini.com – Penjualan Nissan di Indonesia terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Berikut rangkuman tren penjualannya selama enam tahun terakhir.

Nissan Pernah Masuk 10 Besar

Enam tahun lalu, Nissan masih masuk dalam daftar 10 besar mobil terlaris di Indonesia. Saat itu, merek mobil asal China belum banyak meramaikan pasar. Hanya Wuling yang mewakili pabrikan China di posisi tersebut. Nissan dan Wuling pun bersaing ketat dan bergantian menempati posisi kesembilan dan kesepuluh.

Penurunan Dimulai Sejak 2020

Seiring waktu, posisi Nissan terus melemah. Nissan tidak menghadirkan banyak produk baru, sementara merek-merek asal China semakin agresif masuk ke pasar. Kondisi ini membuat Nissan keluar dari daftar 10 besar.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan tren penurunan tajam sejak 2020. Pada 2020, Nissan menjual 7.408 unit secara retail. Pada 2021, penjualan turun menjadi 6.185 unit. Memasuki 2022, penjualan kembali merosot tajam menjadi 3.529 unit.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Stabil, Simak Daftar Harga Terbaru

Penjualan Terus Turun hingga 2025

Pada 2023, Nissan hanya mencatat penjualan 1.824 unit sepanjang tahun. Tren penurunan berlanjut pada 2024 dengan 1.427 unit, lalu turun lagi menjadi 941 unit pada 2025.

Saat itu, Nissan menjual beberapa model seperti Livina, Serena e-Power, Kicks e-Power, Leaf, X-Trail e-Power, Terra, dan Magnite.

Tahun 2026 Belum Pulih

Memasuki 2026, Nissan belum menunjukkan tanda pemulihan. Selama Januari hingga April 2026, Nissan hanya menjual 144 unit secara retail. Rata-rata penjualan bulanan bahkan tidak mencapai 50 unit. Padahal, enam tahun lalu, Nissan mampu menjual lebih dari 500 unit per bulan.

Data Penjualan Nissan 2020–2026

Berikut data penjualan Nissan di Indonesia:

  • Jan–Apr 2026
    Wholesales: 106 unit
    Retail sales: 144 unit
  • 2025
    Wholesales: 1.041 unit
    Retail sales: 941 unit
  • 2024
    Wholesales: 1.377 unit
    Retail sales: 1.427 unit
  • 2023
    Wholesales: 1.639 unit
    Retail sales: 1.824 unit
  • 2022
    Wholesales: 2.413 unit
    Retail sales: 3.529 unit
  • 2021
    Wholesales: 3.177 unit
    Retail sales: 6.185 unit
  • 2020
    Wholesales: 10.849 unit
    Retail sales: 7.408 unit
Baca Juga :  Pompa Angin Elektrik Portable Terbaik untuk Perjalanan Aman

Indomobil: Nissan Harus Segera Berbenah

Board of Director Indomobil Group, Andrew Nasuri, menilai Nissan kurang agresif di pasar Indonesia. Ia menyebut keputusan prinsipal tidak sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.

“Nissan harus berubah. Mobil Jepang masih punya peluang besar. Produk dan engineering Nissan sebenarnya bagus, tetapi mereka salah langkah sehingga Indomobil ikut terdampak. Sekarang Nissan harus menyusun strategi comeback, dan kami sudah memberikan masukan kepada prinsipal,” ujar Andrew. (Ven*)

Berita Terkait

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru
IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham
The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini
Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24
Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam
Inflasi AS Memanas, Harga Emas Tertekan Kenaikan Suku Bunga
IHSG Anjlok Tajam, Investor Waspadai Rupiah dan Saham
IHSG Melemah Tajam, Simak Peluang Investasi Saham Hari Ini
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:00 WIB

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:00 WIB

IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:00 WIB

The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam

Berita Terbaru

IDX Commodity 20 menjadi indeks acuan baru bagi investor saham komoditas.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

20 Saham IDX Commodity 20, Peluang Investasi Terbaru

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi perdagangan saham dan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Berpeluang Rebound, Simak Strategi Trading Enam Saham

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:00 WIB

Rupiah menguat ke Rp18.123 per dolar AS setelah investor merespons sinyal dovish The Fed.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

The Fed Beri Sinyal Dovish, Rupiah Menguat Hari Ini

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun? Cek Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp 13.000 per gram pada Jumat (30/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Ikut Turun Tajam

Jumat, 30 Okt 2026 - 14:00 WIB