Empat Film Pendek Indonesia Siap Tayang di Cannes

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sineas dan penyelenggara memaparkan program Next Step Studio dalam konferensi pers di Jakarta menjelang Cannes Critics’ Week 2026.

Sineas dan penyelenggara memaparkan program Next Step Studio dalam konferensi pers di Jakarta menjelang Cannes Critics’ Week 2026.

Jakarta, Britakini.comEmpat film pendek kolaborasi sineas Indonesia dan Asia Tenggara siap menembus panggung internasional. Para kreator akan menayangkan karya tersebut di Cannes’ Critics’ Week 2026 setelah mengembangkan proyek selama lebih dari dua tahun melalui program Next Step Studio.

Program Kolaborasi Lintas Negara

Next Step Studio resmi hadir di Indonesia setelah berjalan selama satu dekade. Penyelenggara memilih delapan sutradara—empat dari Indonesia dan empat dari Asia Tenggara—untuk menggarap empat film pendek.

Program ini tidak hanya mengasah kualitas artistik. Penyelenggara juga mendorong para sutradara untuk bekerja sama, membangun ide bersama, dan mengesampingkan ego.

Proses Panjang ke Indonesia

Produser Yulia Evina Bhara membawa program ini ke Indonesia. Ia menghabiskan lebih dari dua tahun untuk meyakinkan berbagai pihak.

Baca Juga :  Dapatkan Kode Redeem Mobile Legends Januari 2026

Ia melihat Indonesia memiliki banyak talenta dan cerita kuat yang layak tampil di tingkat global.

Dukungan Internasional

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, mendukung program ini sebagai bagian dari kerja sama budaya Indonesia–Prancis. Ia menilai program ini menunjukkan kepercayaan terhadap talenta muda Indonesia.

Irini Dewi Wanti dari Kementerian Kebudayaan juga mendukung inisiatif ini. Ia menilai program ini membuka akses sineas muda ke jaringan global sekaligus memperkuat diplomasi budaya.

Empat Film, Empat Cerita

Para sutradara memulai kolaborasi secara daring. Mereka bertukar ide, menyusun konsep, lalu mengembangkan naskah bersama.

Baca Juga :  Petai Mentah dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh Alami

Mereka menghasilkan empat film pendek:
“Anissa”, “Holy Crowd”, “Mothers Are Mothering”, dan “The Original Wound”.

“Anissa” mengisahkan anak tunanetra yang ingin tampil di panggung. Film ini menonjolkan keberanian untuk bermimpi.

“Holy Crowd” mengangkat satire tentang absurditas sosial sehari-hari.

“Mothers Are Mothering” mengembangkan cerita arisan menjadi kisah sci-fi dengan nuansa komedi gelap.

“The Original Wound” menyoroti konflik keluarga dalam suasana duka.

Bidik Penonton Global

Para sineas mengangkat isu lokal dengan pendekatan universal agar mudah dipahami penonton dunia. Mereka menargetkan penayangan di Cannes sebagai pintu masuk ke pasar global.

Setelah itu, mereka berencana menayangkan film-film tersebut untuk publik Indonesia. (Ven*)

Berita Terkait

Kode Redeem FF 11 Mei 2026 Terbaru untuk Hadiah Gratis
Bude Puji Pilih Berbagi Nasi Gratis Demi Keberkahan
Perjalanan Vanilla Hijab Dari Ujian Menuju Kesuksesan
Caca, Bocah SD Cianjur, Santai Main Ular King Koros
Pilihan Smartwatch Olahraga Terbaik 2026 untuk Semua Kebutuhan
Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran Tetap Waspada
Pilihan Ikan Hias Mudah Dirawat untuk Pensiunan
Pinkan Mambo Sukses Raup Uang dari Live TikTok
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:00 WIB

Empat Film Pendek Indonesia Siap Tayang di Cannes

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:00 WIB

Bude Puji Pilih Berbagi Nasi Gratis Demi Keberkahan

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00 WIB

Perjalanan Vanilla Hijab Dari Ujian Menuju Kesuksesan

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:00 WIB

Caca, Bocah SD Cianjur, Santai Main Ular King Koros

Kamis, 23 April 2026 - 23:00 WIB

Pilihan Smartwatch Olahraga Terbaik 2026 untuk Semua Kebutuhan

Berita Terbaru

Grace Natalie menyampaikan klarifikasi soal unggahan video ceramah Jusuf Kalla dalam konferensi pers di Jakarta.

Nasional

Grace Natalie Tegaskan Video JK Bukan Atas Nama PSI

Senin, 11 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kirmanto, anak petani asal Pemalang, kini bekerja di PT Nestlé Indonesia setelah lulus cumlaude dari UNU Yogyakarta.

Nasional

Anak Petani Pemalang Tembus Nestlé, Kisah Kirmanto

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS pada perdagangan terbaru

Ekonomi

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Rp17.405

Senin, 11 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas Antam hari ini turun menjadi Rp2.819.000 per gram.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20 Ribu

Senin, 11 Mei 2026 - 18:00 WIB