Tata Cara Doa Sebelum dan Sesudah Membaca Surat Yasin untuk Orang Tua yang Telah Meninggal
Jakarta, Britakini.com — Umat Islam di Indonesia sering membaca Surat Yasin untuk orang tua yang telah meninggal sebagai bentuk bakti seorang anak kepada orang tua. Dalam pelaksanaannya, seorang Muslim menjalankan amalan ini secara runtut, mulai dari doa pembuka, pembacaan Surat Yasin, hingga doa penutup.
Doa Pembuka atau Tawasul
Sebelum membaca Surat Yasin, seorang Muslim melakukan tawasul untuk menghadiahkan doa kepada Nabi Muhammad SAW, para sahabat, ulama, dan orang-orang saleh.
Ia membaca doa pembuka berikut:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
إِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ شَيْءٌ لِلَّهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ
Bismillahirrahmanirrahim. Ila hadhratin nabiyyi shallallahu ‘alaihi wasallama wa alihi wa shahbihi syai’un lillahi lahumul Fatihah.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, ia menghadiahkan Al-Fatihah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, dan para sahabatnya karena Allah.
Setelah itu, ia melanjutkan dengan doa:
ثُمَّ إِلَى حَضْرَةِ إِخْوَانِهِ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ وَالْأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ…
Tsumma ila hadhrati ikhwanihi minal anbiya’i wal mursalin wal awliya’i wasy syuhada’i wash shalihin…
Artinya: Kemudian ia menghadiahkan doa kepada para nabi, rasul, wali, syuhada, orang saleh, ulama, dan seluruh kaum mukminin.
Kemudian ia melanjutkan doa khusus:
ثُمَّ إِلَى جَمِيعِ أَهْلِ الْقُبُورِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ… وَخُصُوصًا آبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا
Tsumma ila jami’i ahlil quburi minal muslimina wal muslimat… wa khushusan aba’ina wa ummahatina…
Artinya: Ia menghadiahkan doa kepada seluruh ahli kubur kaum muslimin, khususnya kepada orang tua yang telah meninggal dunia.
Pembacaan Surat Yasin
Setelah menyelesaikan doa pembuka, ia membaca Surat Yasin dari ayat 1 sampai 83 dengan penuh kekhusyukan. Ia membaca ayat-ayat tersebut dengan tenang dan tartil.
Selain itu, ia meniatkan bacaan tersebut untuk dihadiahkan kepada orang tua yang telah wafat, serta mengharap rahmat Allah SWT.
Doa Setelah Membaca Surat Yasin
Setelah selesai membaca Surat Yasin, ia membaca doa penutup berikut:
سُبْحَانَ الْمُفَرِّجِ عَنْ كُلِّ مَهْمُومٍ
سُبْحَانَ الْمُنَفِّسِ عَنْ كُلِّ مَكْرُوبٍ وَمَدِينٍ
سُبْحَانَ مَنْ جَعَلَ خَزَائِنَهُ بَيْنَ الْكَافِ وَالنُّونِ
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Ya Mufarrijal hammi farrij, ya Mufarrijal hammi farrij, ya Mufarrijal hammi farrij…
Farrij ‘anni hammi wa ghummi farajan ‘ajilan birahmatika ya Arhamar Rahimin.
Artinya: Ia memuji Allah yang melapangkan kesusahan, menghilangkan kesedihan, dan menolong setiap hamba yang dalam kesulitan. Ia juga memohon agar Allah melapangkan segala kesedihannya dengan rahmat-Nya.
Ia kemudian menutup doa dengan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Penutup
Secara umum, ia menjalankan rangkaian amalan ini dalam tiga tahap, yaitu doa pembuka (tawasul), pembacaan Surat Yasin, dan doa penutup. Dengan demikian, ia menjadikan amalan ini sebagai bentuk doa, cinta, dan bakti kepada orang tua yang telah meninggal dunia.
(vvr)
Penulis : Vendra
Editor : vendra
Sumber Berita: detik.com









