Buaya Serang Bocah 6 Tahun di Sungai Kuantan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buaya di sungai. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batang Kuantan menyusul kasus serangan buaya terhadap seorang anak.

Ilustrasi buaya di sungai. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batang Kuantan menyusul kasus serangan buaya terhadap seorang anak.

Kuantan Singingi, Britakini.com — Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun nyaris kehilangan nyawa setelah seekor buaya menyerangnya saat mandi di Sungai Batang Kuantan, Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi. Berkat tindakan cepat sang ibu, korban berhasil selamat dari serangan satwa liar tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu sore, 14 Januari 2026. Saat kejadian, korban berinisial SN pergi ke Sungai Batang Kuantan bersama nenek, ibu, dan adiknya untuk mandi. Sungai tersebut memang kerap dimanfaatkan warga sekitar untuk beraktivitas sehari-hari.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Permana menjelaskan, serangan terjadi sesaat setelah korban masuk ke dalam air. Seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menggigit paha kiri korban. Serangan mendadak itu sempat membuat keluarga panik.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Sepuluh Perampok Gudang Smelter Timah Bangka

Melihat anaknya diserang buaya, ibu korban langsung bergerak cepat tanpa ragu. Ia menarik tubuh korban sekuat tenaga hingga gigitan buaya terlepas. Keberanian dan kesigapan ibu korban menjadi faktor utama yang menyelamatkan nyawa anak tersebut.

Setelah berhasil melepaskan korban dari serangan buaya, keluarga segera membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Tim medis langsung membersihkan luka dan menjahit bagian paha kiri korban sebanyak 10 jahitan.

“Alhamdulillah korban selamat. Saat ini korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani pengawasan medis,” kata AKBP Hidayat Permana dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :  Ternak Impor Australia Tiba di Indonesia Jalani Karantina

Kapolres juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan agar meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta orang tua mengawasi anak-anak secara ketat saat berada di sekitar sungai.

Menurutnya, warga sebaiknya mengurangi aktivitas mandi, bermain, atau mencuci di sungai, terutama pada sore dan malam hari, karena buaya biasanya lebih aktif pada waktu tersebut. Keselamatan warga, khususnya anak-anak, harus menjadi prioritas utama.

Pihak kepolisian telah melakukan pendataan kejadian dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait. Langkah ini bertujuan untuk memberikan imbauan kamtibmas, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mencegah terulangnya kejadian serangan buaya di wilayah tersebut.

(Ven*)

Berita Terkait

Gerakan 3S Antar Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional
Guru Jambi Gagal Umrah, Rugi Rp116 Juta Diduga Tertipu Travel
Polisi Tangkap Sepuluh Perampok Gudang Smelter Timah Bangka
Wawako Azhar Sambut dan Dampingi Jamaah Haji Sungai Penuh
SPPG 01 Pondok Tinggi Rayakan HUT Pertama
Wali Kota Sungai Penuh Umumkan Sapi Kurban Presiden Prabowo
Wali Kota Alfin Tutup Turnamen Voli Wali Kota Cup
Pemkot Sungai Penuh Perketat Kotak Amal dengan QR Barcode
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gerakan 3S Antar Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:00 WIB

Guru Jambi Gagal Umrah, Rugi Rp116 Juta Diduga Tertipu Travel

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Polisi Tangkap Sepuluh Perampok Gudang Smelter Timah Bangka

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:00 WIB

Wawako Azhar Sambut dan Dampingi Jamaah Haji Sungai Penuh

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:00 WIB

SPPG 01 Pondok Tinggi Rayakan HUT Pertama

Berita Terbaru

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan pernyataan kepada media soal potensi PHK akibat relokasi pabrik.(Foto: Liputan6.com/Arief Rachman Hakim)

Ekonomi

Ribuan Pekerja Terancam PHK Imbas Relokasi ke Vietnam

Rabu, 24 Jun 2026 - 03:00 WIB

Pergerakan harga emas Pegadaian hari ini menunjukkan UBS dan Galeri24 naik, sementara Antam stagnan pada Selasa (23/6/2026).(foto ; CNBC Indonesia/Trisusilo)

Ekonomi

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini Galeri24 Naik Tipis

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi CPNS. Foto: Kemenkumham

Jambi

Pemkot Jambi Usulkan 330 Formasi CPNS Tahun 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi aplikasi penghasil uang yang menawarkan saldo DANA sebagai hadiah bagi pengguna. ( Foto AI)

Teknologi

Cara Dapat Saldo DANA Gratis dari Aplikasi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 00:00 WIB