Jakarta, Britakini.com – Umat Islam kerap melaksanakan puasa Isra Miraj sebagai amalan sunnah menjelang akhir bulan Rajab. Peristiwa Isra Miraj menjadi momen agung ketika Rasulullah SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha atas kehendak Allah SWT.
Dalam buku Dahsyatnya Puasa Sunah karya Amirulloh Syarbini dan Iis Nur’aeni Afgandi, penulis menjelaskan bahwa puasa berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan syarat tertentu. Islam membagi puasa menjadi dua jenis, yaitu puasa wajib dan puasa sunnah.
Islam mewajibkan puasa hanya pada bulan Ramadan. Sementara itu, umat Islam dapat menjalankan puasa sunnah kapan saja sesuai ketentuan syariat. Namun, Islam juga melarang puasa pada hari-hari tertentu.
Aisyah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Rasulullah SAW melarang dua jenis puasa, yaitu puasa pada Hari Raya Idul Fitri dan puasa pada Hari Raya Idul Adha.”
(HR Muslim)
Lalu, bagaimana hukum puasa Isra Miraj? Apakah amalan ini sah menurut syariat Islam?
Puasa Isra Miraj Diperbolehkan dalam Islam
Umat Islam biasa menjalankan puasa Isra Miraj pada 27 Rajab karena banyak ulama meyakini peristiwa Isra Miraj terjadi pada tanggal tersebut.
Dalam buku Fiqh Al-Shiyam susunan Yusuf Qardhawi (terjemahan Danis Wijaksana), dijelaskan bahwa umat Islam memandang Isra Miraj sebagai peristiwa penting secara syariat. Pada peristiwa inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah sholat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
Umat Islam menjalankan puasa Isra Miraj sebagai bentuk rasa syukur atas peristiwa besar tersebut. Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa berpuasa pada tanggal 27 Rajab, maka Allah SWT mencatatnya seperti orang yang berpuasa selama 60 bulan.”
Dengan demikian, Islam tidak melarang puasa pada hari Isra Miraj. Artinya, umat Islam boleh dan sah menjalankan puasa Isra Miraj pada 27 Rajab. Terlebih lagi, bulan Rajab termasuk bulan mulia yang dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah.
Niat Puasa Isra Miraj
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah Ta‘ala.”
Manfaat Mengerjakan Puasa Isra Miraj
Buku Doa Amalan di Bulan Rajab, Sya‘ban, dan Ramadhan terbitan Tim Zahra menjelaskan beberapa keutamaan puasa di bulan Rajab, termasuk puasa Isra Miraj.
1. Setara Puasa Sebulan Penuh
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa sehari di bulan Rajab bernilai seperti puasa sebulan penuh.
“Barang siapa berpuasa satu hari pada bulan Rajab, maka seakan-akan ia berpuasa selama sebulan.”
(HR At-Thabrani)
2. Mendapatkan Nikmat Surga
Rasulullah SAW juga menyampaikan keutamaan lain berupa kenikmatan surga.
“Di surga terdapat sungai bernama Rajab. Airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rajab, maka Allah akan memberinya minum dari sungai tersebut.”
(HR Baihaqi)
3. Tertutupnya Pintu Neraka
Ibnu Abbas RA meriwayatkan sabda Rasulullah SAW:
“Barang siapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia seperti berpuasa sebulan. Barang siapa berpuasa tujuh hari, maka Allah menutup tujuh pintu neraka baginya. Barang siapa berpuasa delapan hari, maka Allah membuka delapan pintu surga untuknya. Barang siapa berpuasa sepuluh hari, maka Allah mengganti keburukannya dengan kebaikan.”
(HR Baihaqi)
Jadwal Puasa Isra Miraj 2026
Para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai tanggal pasti terjadinya Isra Miraj. Kitab al-Isra’ wa al-Mi‘raj karya Ibnu Hajar Al-Asqalani dan Jalaluddin As-Suyuthi menjelaskan bahwa tidak ada satu kesepakatan tunggal tentang waktunya.
Namun, mayoritas ulama—mengikuti pendapat Allamah al-Manshurfury—menyatakan bahwa Isra Miraj terjadi pada malam 27 Rajab, malam ketika Rasulullah SAW menerima kewajiban sholat lima waktu.
Berdasarkan Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Oleh karena itu, umat Islam dapat melaksanakan puasa Isra Miraj pada hari tersebut.
(VVR*)









