Britakini.com, Sungai Penuh – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, terus mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Keduanya aktif menuntaskan persoalan kota melalui langkah nyata dan terarah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada Senin (3/11/2025), Wali Kota Alfin didampingi Sekda Alfian menerima pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sungai Penuh di ruang kerjanya. Dalam pertemuan itu, Alfin berdiskusi terbuka mengenai arah pembangunan serta menanggapi berbagai kritik yang berkembang di masyarakat.
Alfin menegaskan bahwa pemerintah tidak anti terhadap kritik. Ia justru mengajak masyarakat dan media untuk menyampaikan kritik konstruktif agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran.
“Kami butuh dorongan masyarakat dan media melalui kritik yang membangun supaya program pembangunan berjalan efektif,” ujar Alfin.
Fokus pada Lingkungan dan Pengelolaan Sampah
Permasalahan sampah mendapat perhatian khusus dari Alfin. Ia memimpin langsung pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan Renah Kayu Embun (RKE) untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang efisien dan ramah lingkungan.
“Sampah bisa menjadi sumber ekonomi baru jika kita kelola dengan benar,” tegasnya.
Tanggulangi Banjir dan Perbaiki Infrastruktur
Untuk mengatasi persoalan banjir, Alfin menurunkan alat berat dan memimpin pengerukan Sungai Batang Bungkal agar aliran air kembali lancar. Pemerintah juga memperbaiki drainase di sejumlah titik rawan banjir untuk mengurangi risiko genangan.
Dorong Ekonomi Lokal Lewat Revitalisasi Pasar
Di sektor ekonomi, Alfin dan Azhar menata ulang Pasar Beringin Jaya menjadi pasar modern yang lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli. Pemerintah memperbaiki infrastruktur, meningkatkan kebersihan, serta menyediakan fasilitas pendukung agar aktivitas perdagangan berjalan lancar.
“Kami ingin pedagang berkembang, pembeli nyaman, dan ekonomi Sungai Penuh semakin hidup,” kata Alfin.
Bangun Kolaborasi untuk Kota yang Lebih Baik
Alfin menekankan bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat tercapai jika masyarakat ikut menjaga hasilnya. Ia mengajak warga untuk merawat fasilitas umum dan infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya bertahan lama.
“Tujuan kami sederhana: masyarakat hidup bahagia dan sejahtera di kota yang terus maju,” tutupnya.
(VVR*)









