Tesla Kembangkan SUV Listrik Murah Kompak untuk Perkotaan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tesla menyiapkan SUV listrik kompak dengan harga lebih terjangkau untuk pasar global

Tesla menyiapkan SUV listrik kompak dengan harga lebih terjangkau untuk pasar global

Jakarta, Britakini.com – Tesla tengah menyiapkan SUV listrik terbaru dengan ukuran lebih kompak dan harga lebih terjangkau. Pabrikan asal Amerika Serikat ini merancang model tersebut tanpa memakai platform dari Model Y atau Model 3.

Mengutip ArenaEV, Tesla mengembangkan mobil listrik murah ini sebagai model baru untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Karena itu, Tesla menghadirkan SUV ini dengan dimensi yang lebih ringkas dibanding Model Y.

Tesla menetapkan panjang mobil ini sekitar 4,28 meter. Ukuran ini jauh lebih pendek dibanding Model Y yang mendekati 4,8 meter. Dengan ukuran tersebut, Tesla menargetkan kendaraan ini sebagai pilihan praktis untuk penggunaan di perkotaan.

Baca Juga :  Samsung Galaxy S26 FE Meluncur, Harga Mulai Rp12 Juta

Selain itu, Tesla memangkas bobot kendaraan untuk meningkatkan efisiensi. Tesla menggunakan motor listrik tunggal dan baterai berkapasitas lebih kecil untuk mencapai tujuan tersebut. Langkah ini membantu Tesla menekan biaya produksi sekaligus menjaga efisiensi energi.

Dari sisi harga, Tesla memproyeksikan SUV ini akan dijual lebih murah dibanding Model 3, yang saat ini menjadi varian entry-level di beberapa pasar global.

Sebagai perbandingan, Tesla menjual Model 3 di kisaran US$ 34.000 hingga US$ 37.000, atau sekitar Rp 544 juta hingga Rp 592 juta. Dengan demikian, Tesla berpeluang menjadikan model baru ini sebagai produk paling terjangkau di lini mereka.

Baca Juga :  Anggoro Eko Cahyo Resmi Menjabat Direktur Utama Bank Syariah Indonesia

Untuk tahap awal, Tesla berencana memproduksi kendaraan ini di pabrik Shanghai, China. Setelah itu, Tesla akan memperluas produksi ke Amerika Serikat dan Eropa sesuai dengan perkembangan pasar dan permintaan global.

Saat ini, Tesla masih mengembangkan proyek SUV kompak tersebut dan belum mengumumkan jadwal peluncurannya. Meski begitu, Tesla ingin kembali bersaing di segmen mobil listrik terjangkau, terutama saat kompetitor menawarkan harga yang lebih rendah. (Ven*)

Berita Terkait

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro
Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya
BYD Atto 1 Terlaris, Toyota Avanza Terus Membuntuti
Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru
Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin
BYD Atto 1 Terbaru Diprediksi Berharga Rp260 Juta
5 Aplikasi Penghasil Uang Bisa Cair ke DANA
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:00 WIB

BYD Atto 1 Terlaris, Toyota Avanza Terus Membuntuti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama

Selasa, 13 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB