Jakarta, Britakini.com — Harga emas 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami pergerakan fluktuatif sepanjang 30 Maret hingga 4 April 2026. Meski harga sempat naik turun, emas tetap mencatat kenaikan Rp50.000 per gram dalam sepekan.
Data dari situs Logam Mulia menunjukkan harga emas Antam dibuka pada Senin (30/3) di level Rp2.807.000 per gram. Pada Selasa, harga naik menjadi Rp2.827.000 per gram. Tren penguatan berlanjut pada Rabu (1/4) saat harga mencapai Rp2.902.000 per gram.
Kenaikan berlanjut pada Kamis (2/4) ketika harga menyentuh Rp2.922.000 per gram. Angka tersebut menjadi level tertinggi selama sepekan. Setelah mencapai puncak, harga mulai terkoreksi.
Pada Jumat (3/4), harga turun ke Rp2.857.000 per gram dan bertahan hingga Sabtu (4/4). Penurunan ini menahan laju kenaikan, tetapi tidak menghapus keuntungan yang sudah terbentuk sejak awal pekan.
Selain itu, harga buyback juga mengalami kenaikan. Dalam sepekan, Antam menaikkan harga buyback sebesar Rp89.000 per gram, dari Rp2.488.000 menjadi Rp2.577.000 per gram. Harga ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas mereka.
Pemerintah juga menerapkan aturan pajak untuk transaksi buyback. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, petugas mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% untuk transaksi di atas Rp10.000.000. Petugas langsung memotong pajak tersebut saat transaksi berlangsung.
Kondisi ini menunjukkan emas tetap menjadi instrumen investasi yang menarik. Meski harga bergerak fluktuatif dalam jangka pendek, tren kenaikan mingguan masih memberi peluang bagi investor.
(Ven*)









