Jakarta, Britakini.com — Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) naik pada perdagangan hari ini di Jakarta.
Pada Rabu (1/4/2026), pelaku pasar menetapkan harga emas Antam di Rp 2.902.000 per gram. Pelaku pasar menaikkan harga emas sebesar Rp 75.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Selain itu, Antam juga menaikkan harga pembelian kembali (buyback) menjadi Rp 2.587.000 per gram. Kenaikan ini mencapai Rp 110.000 dari posisi kemarin.
Berikutnya, Antam merilis daftar lengkap harga emas Logam Mulia hari ini.
Harga Emas Hari Ini, 01 Apr 2026
| Berat | Harga Dasar (Rp) | Harga (+Pajak PPh 0,25%) (Rp) |
|---|---|---|
| 0.5 gr | 1,463,500 | 1,467,159 |
| 1 gr | 2,827,000 | 2,834,068 |
| 2 gr | 5,594,000 | 5,607,985 |
| 3 gr | 8,366,000 | 8,386,915 |
| 5 gr | 13,910,000 | 13,944,775 |
| 10 gr | 27,765,000 | 27,834,413 |
| 25 gr | 69,287,000 | 69,460,218 |
| 50 gr | 138,495,000 | 138,841,238 |
| 100 gr | 276,912,000 | 277,604,280 |
| 250 gr | 692,015,000 | 693,745,038 |
| 500 gr | 1,383,820,000 | 1,387,279,550 |
| 1000 gr | 2,767,600,000 | 2,774,519,000 |
Di sisi lain, sepanjang Maret, harga emas Antam justru mencatatkan koreksi sebesar Rp 233.000 atau 7,43%. Penurunan ini sejalan dengan pelemahan harga emas dunia.
Selanjutnya, harga emas dunia di pasar spot turun sekitar 12% selama bulan lalu. Bahkan, penurunan ini menjadi yang terdalam sejak 2008.
Sementara itu, konflik di Timur Tengah turut memberi tekanan besar pada harga emas. Sejak akhir Februari, Amerika Serikat dan Israel menghadapi Iran, dan hingga kini para pihak belum mencapai titik damai.
Akibatnya, situasi geopolitik tersebut mendorong lonjakan harga minyak. Dalam sebulan terakhir, harga minyak jenis Brent melonjak hingga 43,38%.
Kemudian, kenaikan ini memicu kekhawatiran terhadap lonjakan harga energi global. Para pelaku pasar pun memperkirakan inflasi akan meningkat. Oleh karena itu, bank sentral di berbagai negara menghadapi kesulitan untuk melonggarkan kebijakan moneter.
Pada akhirnya, ketidakpastian penurunan suku bunga acuan membuat emas menjadi kurang menarik. Investor cenderung menghindari emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil dan hanya menarik minat saat suku bunga berada di level rendah.
(Ven*)









